Ketika Para Seniman Ajak Masyarakat Atasi Covid-19 Lewat Pertunjukan Di Dunia Maya

Ketika Para Seniman Ajak Masyarakat Atasi Covid-19 Lewat Pertunjukan Di Dunia Maya

Unggahan Najwa Shihab di Instagram pribadinya, dia mengajak musisi-musisi Tanah Air untuk berpartisipasi dalam kegiatan amal Konser Musik #dirumahaja Solidaritas Lawan Corona © Instagram @NajwaShihab

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Beruntung rasanya hidup di Indonesia. Di tengah situasi tanggap darurat akibat pandemi Covid-19 ini. Banyak pihak yang mengulurkan tangan untuk saling menguatkan. Tak cuma bantuan sosial, penyemangat berupa hiburan pun mewarnai lini masa media sosial. Sejumlah pesohor ambil bagian dalam konser atau penampilan daring lewat berbagai platform. Selain ingin menghibur, mereka ingin menghimbau agar masyarakat tetap berada di rumah dan menjaga kesehatan untuk mengurangi penyebaran virus Corona.

Ambil contoh konser amal bertajuk “#dirumahaja: Solidaritas Lawan Corona pada 25-28 Maret. Sejumlah musisi papan atas Tanah Air menggelar konser musik yang digagas Narasi TV. Ide konser amal ini bergulir setelah pendiri Narasi TV Najwa Shihab mengunggah video gabungan musisi Indonesia yang menyanyikan lagu Rumah Kita karya God Bless.

“Di tengah kondisi ini penting bagi kita untuk saling menguatkan juga saling menghibur, jadi saya meminta teman-teman saya untuk membuat [video] ini,” kata Najwa membuka video tersebut.

Video yang menampilkan 30 lebih musisi Indonesia itu viral dan mendapat respons positif dari masyarakat. Najwa menjelaskan bahwa video itu adalah bagian dari rangkaian konser musik #dirumahaja: Solidaritas Lawan Corona.

Dia menambahkan bahwa gelaran musik ini merupakan kolaborasi bersama untuk membantu penanganan virus Corona. Sejumlah musisi di video yang Najwa unggah akan tampil secara langsung dari kediaman mereka masing-masing dan disiarkan di saluran YouTube serta akun Instagram Narasi TV.

Pada 25-27 Maret acara dimulai pukul 18.30-20.00 WIB, sementara pada 28 Maret, hari puncak penyelenggaraan, acara dimulai sejak pukul 13.00-21.30 WIB. Secara bergantian para musisi kebanggaan Tanah Air itu tampil membawakan lagu-lagu karya mereka.

Penampilan Didi Kempot dalam Konser Musik #dirumahaja Solidaritas Lawan Corona | Google Image

Puncaknya ditutup oleh musisi campur sari asal Solo, Jawa Tengah, Didi Kempot. Didi Kempot tampil sekitar pukul 22.00 WIB. Musisi yang mendapat julukan The Godfather of Broken Heart itu, sukses menggoyang Najwa Shihab dan para Sobat Ambyar—julukan untuk fans Didi Kempot. Didi juga turut mengimbau kepada masyarakat dan para penggemarnya untuk senantiasa menjaga kesehatan agar terhindar dari virus Corona.

"Untuk mencegah Covid-19, kita harus mencuci tangan. Meski di rumah, kita harus semangat sambil mencari rezeki. Jaga jarak, mari kita tumpas mata rantai virus Covid-19 di negara kita tercinta, kita lawan bersama-sama. Buat masyarakat, Sobat Ambyar, sisihkan rezeki Anda dengan membantu, agar keadaan kembali seperti semula. Saya yakin, Anda peduli dengan acara pada malam ini," ucap Didi Kempot.

Harapannya, selain sebagai ajang pengumpulan donasi dari masyarakat. Konser amal kolaborasi para musisi itu, mampu menjadi hiburan bagi masyarakat yang saat ini diimbau untuk bekerja dari rumah. Dipantau dari laman Kitabisa.com, hingga saat artikel ini ditulis, konser musik #dirumahaja: Solidaritas Lawan Corona, telah berhasil mengumpulkan donasi lebih dari Rp 11 miliar.

Bukan Hanya Musisi

Selain dari musisi, kepedulian juga hadir dari para pelawak tunggal yang tergabung dalam komunitas Stand Up Indonesia. Kepedulian mereka bukan dengan cara menggalang dana, tapi memberikan semangat dan hiburan bagi masyarakat dengan membuat konten video lucu.

Terinspirasi dari video kumpulan musisi yang dibuat oleh Najwa Shihab. Adjis Doa Ibu, membuka video tersebut menirukan kalimat Najwa Shihab. Dengan gaya banyolan khas stand up comedy, Ernest Prakasa, Boris Bokir, Rigen, dan pelawak tunggal lainnya meneruskan. Mereka menyampaikan terima kasih kepada tenaga medis yang telah berjuang dan mengajak masyarakat untuk lebih peduli dalam memutus mata rantai penularan virus Corona.

Video kepedulian para pelawak tunggal terhadap kondisi tanggap darurat pandemi Covid-19 | Instagram @standupindonesia

Tidak hanya berkelompok, Bintang Emon salah satu komedian yang ada di video itu, juga viral dengan unggahan video di akun sosial medianya sendiri. Video tersebut berjudul #DPOCorona. Dalam video itu, Bintang seakan-akan sedang memarahi masyarakat yang tidak peduli dalam pencegahan virus Corona. Dia mengimbau kepada masyarakat untuk lebih patuh terhadap anjuran social distancing, agar virus Corona tidak semakin menyebar luas.

Video itu mendapat sambutan positif. Bahkan komposer papan atas Addie MS menyampaikan kekagumannya dengan video yang Bintang buat itu. “Ini siapa ya? Gw mulai ngefans ama doi nih. Dengerin deh pesennya,” tulis Addie MS di akun Twitternya @addiems, yang sudah ditwit ulang 40 ribu kali, dan disukai sebanyak 93 ribu lebih.

Kesuksesan video itu mendorong Bintang kembali membuat konten berikutnya. Lewat akun Instagram pribadinya, @bintangemon, dia kembali mengunggah video yang diberi judul #DPOCorona2. Dalam video itu, Bintang mengucapkan terima kasih kepada tenaga medis yang telah berjuang menangani pasien Covid-19.

“Teruntuk dokter dan rekan tenaga medis terima kasih telah berjuang demi kami. Terima kasih telah bekerja tak kenal waktu sampai-sampai belum nyobain Tiktok mamah muda,” celoteh Bintang dengan gaya humor khasnya.

Selain ucapan terima kasih kepada tenaga medis, Bintang memperingatkan masyarakat agar tidak egois dalam penggunaan alat pelindung diri (APD). Dia juga meminta para penimbun masker supaya tidak mematok harga yang terlalu mahal. “Segitunya lu nyari duit ya. Lu kalo mau kaya, ikut Super Deal, bos. Jangan mahalin harga masker ini lagi banyak yang perlu,” ujar Bintang.

Unggahan video #DPOCorona2 di akun pribadi Bintang Emon | Instagram @bintangemon

Mengulang kesuksesan sebelumnya, baru 20 jam diunggah, video #DPOCoronoa2 sudah ditonton lebih dari 1,6 juta kali dan mendapatkan komentar 16,7 ribu lebih komentar.

Pelawak tunggal lain yang memberi hiburan gratis kepada masyarakat saat masa tanggap darurat ini adalah Pandji Pragiwaksono. Lewat akun Instagram @pandji.pragiwaksono, dia mengadakan sayembara bertajuk LYLA (Lucu Ya Lucu Aja) Show. Pandji mengatakan, siapa pun yang memiliki materi lawak dan bisa membuatnya tertawa, akan diberi hadiah.

LYLA Show akan terus ada setiap malam, jam 8.00 malam, sampai urusan Corona dan social disntancing, atau pun physical distancing ini selesai. Kalau lu punya joke , lu pengen hadiah dari gue, kita ketemu live di Instagram gue @pandji.pragiwaksono jam delapan malam,” imbau Pandji.

Banyak kepedulian yang muncul dari masyarakat dalam masa tanggap darurat Covid-19 ini dengan cara-cara yang kreatif. Bahkan para pesohor, musisi, dan seniman papan tatas melakukan apa pun yang mereka bisa demi meringankan beban masyarakat dan pemerintah.

Masyarakat juga bisa menunjukkan kepeduliannya dengan cara berdiam diri di rumah, bagi mereka yang memiliki kesempatan itu. Untuk saat ini, meminjam istilah Najwa Shihab, soliter adalah solider. Semoga kondisi darurat ini segera berakhir.

Sumber: Beritasatu.com | CNNIndonesia.com | Kitabisa.com

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga100%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Minuman Tradisional Nusantara; Jakarta dan Jawa Barat Sebelummnya

Minuman Tradisional Nusantara; Jakarta dan Jawa Barat

Guru Besar UGM Sebut Pandemi Covid-19 Jadi Momentum Berhenti Merokok Selanjutnya

Guru Besar UGM Sebut Pandemi Covid-19 Jadi Momentum Berhenti Merokok

Pandu Hidayat
@armandu

Pandu Hidayat

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.