Rumah Sakit Darurat Corona Pulau Galang Resmi Dioperasikan

Rumah Sakit Darurat Corona Pulau Galang Resmi Dioperasikan

RS Corona Pulau Galang © Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Rumah Sakit Darurat Penanganan Corona (Covid-19) yang berlokasi di Kelurahan Sijantung, Kecamatan Galang, Pulau Galang, Kepulauan Riau (Kepri), resmi mulai beroperasi hari ini, Senin (6/4/2020).

Peresmian rumah sakit ini dilakukan langsung oleh Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Pangkogabwilhan I) Laksamana Madya TNI Yudo Margono.

"Iya hari ini mulai operasi, belum ada pasien," ucap Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I, Laksamana Madya Yudo Margono dilaporkan Okezone.

“Untuk saat ini, rumah sakit ini belum bisa melayani pasien, karena pihak pengelola rumah sakit masih melakukan penyesuaian, termasuk uji fungsi berbagai peralatan medis dan uji tugas tenaga medis tersebut di setiap bagian yang dipersiapkan,” kata Tjetjep dilansir oleh Kompas.

Walaupun belum ada pasien, tetapi rumah sakit ini sudah mensiagakan petugas dari berbagai unsur gabungan dari TNI, Polri, Kemenkes, dan relawan yang seluruhnya berjumlah 241 orang.

RS Corona di Pulau Galang. Foto: Kompas.com/Hadi Maulana
RS Corona di Pulau Galang. Foto: Kompas.com/Hadi Maulana

Rumah Sakit Darurat Covid-19 ini akan diprioritaskan untuk menangani para pasien yang baru pulang dari luar negeri atau pekerja migran dan juga menangani pasien dalam kategori ringan dan sedang.

Rumah Sakit ini memiliki 3 Zona, yaitu Zona A untuk fasilitas penunjang bagi para dokter dan paramedis.

Sementara, Zona B untuk fasilitas medis, tempat isolasi, dan observasi pasien yang dirawat.

Sedangkan Zona C untuk area cadangan untuk pengembangan fasilitas lain di area rumah sakit yang sekaligus akan dijadikan pusat riset.

"Hal ini nantinya menjadi tanggungan pemerintah daerah, yakni pemerintah Provinsi Kepri dan Pemerintah Kota Batam, bahkan struktur organisasi rumah sakit telah dibentuk oleh Pangdam I/Bukit Barisan," kata Tjetjep kepada Kompas.

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga100%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Perjuangan Perempuan Indonesia dari Masa ke Masa Sebelummnya

Perjuangan Perempuan Indonesia dari Masa ke Masa

Guru Besar UGM Sebut Pandemi Covid-19 Jadi Momentum Berhenti Merokok Selanjutnya

Guru Besar UGM Sebut Pandemi Covid-19 Jadi Momentum Berhenti Merokok

Indah Gilang  Pusparani
@indahgilang

Indah Gilang Pusparani

http://www.indahgilang.com

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.