Sejarah Hari Ini (20 April 1999) - Dumai Resmi Jadi Kota

Sejarah Hari Ini (20 April 1999) - Dumai Resmi Jadi Kota
info gambar utama

Nama Dumai menurut cerita rakyat tentang Puteri Tujuh, berasal dari kata di lubuk dan umai (sejenis binatang landak) yang mendiami lubuk tersebut.

Karena sering diucapkan cepat, lama kelamaan kata-kata tersebut bertaut menjadi d´umai dan selanjutnya menjadi dumai.

Pada 1930-an, Dumai merupakan suatu dusun nelayan kecil yang terdiri atas beberapa rumah nelayan.

Penduduknya bertambah ketika Jepang mendatangkan romusha (pekerja paksa zaman Jepang) dari Jawa.

Seiring waktu, Dumai yang awalnya sebuah desa berubah statusnya.

Lewat Undang-Undang No. 16 Tahun 1999 tanggal 20 April 1999, Dumai yang terletak di Provinsi Riau resmi berstatus kota.

Sebelumnya, Dumai - yang terletak 188 kilometer dari ibu kota Provinsi Riau, Pekanbaru - berstatus kota administratif di dalam Kabupaten Bengkalis.

Taman Bukit Gelanggang
info gambar

Pada awal pembentukannya, kota Dumai hanya memiliki total penduduk 15.699 jiwa.

Meningkatnya perekonomian salah satunya di sektor kelautan berdampak pada laju pertumbuhan penduduk.

Menurut laporan Badan Pusat Statistik (BPS) 2019, pada 2018 kota Dumai memiliki jumlah penduduk 302.292 jiwa, meningkat 1,90% dari tahun 2017.

Meskipun ditetapkan menjadi kota pada 20 April, hari jadi Dumai jatuh tujuh hari setelahnya.

Pada 27 April 1999 menjadi awal masa jabatan Wali Kota Dumai pertama yang dipegang Zainuddin Abdullah.

Referensi: Riau.go.id | Dumaikota.go.id | Badan Pusat Statistik, "Kota Dumai dalam Angka 2019"

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini