Akademi Edukreator, Membangun Dunia Pendidikan Baru!

Akademi Edukreator, Membangun Dunia Pendidikan Baru!

Akademi Edukreator © Youtube Kok Bisa?

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Konten kreator media sains dan edukasi Channel Youtube 'Kok Bisa' bekerja sama dengan YouTube Learning, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia (Kemdikbud), dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), menyelenggarakan Akademi Edukreator untuk membangun dunia pendidikan yang baru!

Konten edukasi di Indonesia masih sedikit sekali jika dibandingkan dengan konten yang kurang mendidik, negatif, dan tidak bermutu. "Faktanya, tahun lalu aja, Kominfo menerima lebih dari 430 ribu aduan konten negatif!," dikutip dari postingan Youtube Kok Bisa.

Hal tersebut merupakan respon dari Kok Bisa untuk menyelenggarakan Akademi Edukreator ini, yang akan berupa konten video edukasi berkualitas tinggi secara gratis dengan memberikan mereka pengetahuan dan praktik terbaik di YouTube.

“Akademi Edukreator akan memiliki fase untuk menginspirasi, melatih dan mengapresiasi para kreator. Dengan harapan untuk menginspirasi dan menghubungkan sesama pegiat pendidikan, kami akan mengadakan diskusi publik pada tanggal 6 Mei dengan beragam komunitas tentang bagaimana kita dapat bersama membangun dunia pendidikan baru di Indonesia, ” jelas Gerald Bastian, Co-founder Kok Bisa, dikutip dari lansiran Bisnis.

Data Kemendikbud menunjukan bahwai pada Neraca Pendidikan Nasional 2019 terdapat lebih dari 51 juta siswa dan 3 juta guru harus untuk memperluas proses belajar mengajar dari luring ke daring.

“Kami berharap gerakan ini dapat menginspirasi, melatih, dan mengapresiasi para kreator, guru, dan profesional se-Indonesia untuk mempelajari cara terbaik bagaimana membagikan ilmunya dengan membuat konten video edukasi,” ujar Gerald dikutip dari lansiran Bisnis.

Kemendikbud pun mengakui bahwa konten edukasi digital masih terbilang terbatas, hanya berkisar di angka 4 persen saja.

"Satu setengah bulan setelah anak-anak belajar di rumah, kita baru sadar bahwa konten pendidikan terbatas," ujar Hasan Chabibie, Plt. Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi Kemendikbud, dikutip dari lansiran Bisnis.

Walaupun gratis Akademi Edukreator akan menghadirkan para 18 pembicara inspiratif, Mulai dari para Menteri seperti Nadiem Makarim dan Sri Mulyani, artis Chelsea Islan dan Nicholas Saputra, Youtuber Jerome Polin, dan lain-lain.

"Output-nya mulai dari mereka punya channel sampai bikin konten yang berkualitas. Pengajarnya juga sangat beragam dari Kok Bisa, YouTube Learning, Kemendikbud, bahkan teman-teman dari LIPI," ujar Gerald dikutip dari lansiran Kumparan.

Gerald Bastian melanjutkan nantinya program Akademi Edukreator dibuka pada Rabu (6/5/2020) lewat live streaming diskusi publik di channel Youtube Kok Bisa?, Kemendikbud, dan Televisi Edukasi.

Channel Youtube Kok Bisa. Foto: Youtube Kok Bisa?
Channel Youtube Kok Bisa. Foto: Youtube Kok Bisa?

Peserta yang mendaftar lewat website akademiedukreator.com nantinya diberikan pengetahuan seputar menulis skrip, riset, animasi, hingga monetisasi.

Konferensi pendidikan sekaligus peluncuran program Akademi Edukreator akan disiarkan LIVE di YouTube Kok Bisa, dan bisa juga ditonton LIVE di YouTube Kemdikbud dan TV Edukasi. Catat waktunya: Rabu, 6 Mei 2020, 14.00—18.00 WIB

Program Akademi Edukreator pun diperkirakan berjalan mulai Juni dan berakhir dengan apresiasi pada November.

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga100%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Pelajaran Hidup yang Bisa Kita Ambil dari Didi Kempot Sebelummnya

Pelajaran Hidup yang Bisa Kita Ambil dari Didi Kempot

Apakah TNI AL Perlu Mengoperasikan Kapal Induk? Selanjutnya

Apakah TNI AL Perlu Mengoperasikan Kapal Induk?

Indah Gilang  Pusparani
@indahgilang

Indah Gilang Pusparani

http://www.indahgilang.com

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.