Startup Fintech Cashlez Resmi IPO

Startup Fintech Cashlez Resmi IPO

Public expose Cashlez © Cashlez

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Cashlez, Startup payment gateway dan mPOS resmi melantai di Bursa Efek Indonesia dan menjadi perusahaan ke-27 yang melantai di bursa tahun ini.

“Sebagai startup pembayaran fintech pertama yang terdaftar sekaligus alumni program inkubator Bursa Efek Indonesia, kami sangat berharap bahwa PT Cashlez Worldwide Indonesia.Tbk akan menjadi referensi untuk startup lain yang belum terdaftar di bursa untuk melantai ke pasar modal,” ungkap I Gede Nyoman Yetna selaku Assessment Director IDX mengatakan dikutip dari lansiran Tech in Asia.

Dengan kode saham “CASH”, Cashlez melakukan penawaran perdana Rp350 per lembar saham, dengan target penggalangan dana mencapai Rp87,5 miliar.

Saham CASH sempat naik mencapai Rp380 per lembar di hari pertamanya, berbanding terbalik dengan kondisi indeks saham gabungan yang menurun, Jakarta Composite Index (JCI) sempat anjlok hingga ke masuk zona merah akibat sentimen ketidakpastian di tengah pasar modal.

“Melalui IPO ini, kami dapat terus berinovasi dalam mengembangkan bisnis dan salah satunya adalah akuisisi STI yang menurut kami sangat strategis untuk pertumbuhan bisnis kami,” ujar Tee Teddy Setiawan, Presiden Direktur Cashlez, dikutip dari lansiran Daily Social.

Jadi Emiten ke-27 di 2020, Cashlez Worldwide Indonesia Resmi Melantai di Bursa. Foto: Cashlez
Jadi Emiten ke-27 di 2020, Cashlez Worldwide Indonesia Resmi Melantai di Bursa. Foto: Cashlez

STI berdiri sejak 2005 memiliki pengalaman menangani proses integrasi berbagai layanan kartu pembayaran berbasis Radio Frequency Identification (RFI) dari produsen Jerman, Korea Selatan, sampai Taiwan.

Teddy sebelumnya menyampaikan bahwa proses akuisisi tersebut sangat diperlukan untuk membangun aspek front-end Cashlez ke depannya.

Cashlez berencana melakukan ekspansi dengan cara meningkatkan jumlah mitra pedagang yang memakai platform mereka dari 7.000 menjadi 10.000 UKM sepanjang 2020.

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Fakta-fakta tentang Taman Nasional Betung Kerihun di Kalimantan Sebelummnya

Fakta-fakta tentang Taman Nasional Betung Kerihun di Kalimantan

Apakah TNI AL Perlu Mengoperasikan Kapal Induk? Selanjutnya

Apakah TNI AL Perlu Mengoperasikan Kapal Induk?

Indah Gilang  Pusparani
@indahgilang

Indah Gilang Pusparani

http://www.indahgilang.com

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.