Startup Fintech Cashlez Resmi IPO

Startup Fintech Cashlez Resmi IPO
info gambar utama

Cashlez, Startup payment gateway dan mPOS resmi melantai di Bursa Efek Indonesia dan menjadi perusahaan ke-27 yang melantai di bursa tahun ini.

“Sebagai startup pembayaran fintech pertama yang terdaftar sekaligus alumni program inkubator Bursa Efek Indonesia, kami sangat berharap bahwa PT Cashlez Worldwide Indonesia.Tbk akan menjadi referensi untuk startup lain yang belum terdaftar di bursa untuk melantai ke pasar modal,” ungkap I Gede Nyoman Yetna selaku Assessment Director IDX mengatakan dikutip dari lansiran Tech in Asia.

Dengan kode saham “CASH”, Cashlez melakukan penawaran perdana Rp350 per lembar saham, dengan target penggalangan dana mencapai Rp87,5 miliar.

Saham CASH sempat naik mencapai Rp380 per lembar di hari pertamanya, berbanding terbalik dengan kondisi indeks saham gabungan yang menurun, Jakarta Composite Index (JCI) sempat anjlok hingga ke masuk zona merah akibat sentimen ketidakpastian di tengah pasar modal.

“Melalui IPO ini, kami dapat terus berinovasi dalam mengembangkan bisnis dan salah satunya adalah akuisisi STI yang menurut kami sangat strategis untuk pertumbuhan bisnis kami,” ujar Tee Teddy Setiawan, Presiden Direktur Cashlez, dikutip dari lansiran Daily Social.

Jadi Emiten ke-27 di 2020, Cashlez Worldwide Indonesia Resmi Melantai di Bursa. Foto: Cashlez
info gambar

STI berdiri sejak 2005 memiliki pengalaman menangani proses integrasi berbagai layanan kartu pembayaran berbasis Radio Frequency Identification (RFI) dari produsen Jerman, Korea Selatan, sampai Taiwan.

Teddy sebelumnya menyampaikan bahwa proses akuisisi tersebut sangat diperlukan untuk membangun aspek front-end Cashlez ke depannya.

Cashlez berencana melakukan ekspansi dengan cara meningkatkan jumlah mitra pedagang yang memakai platform mereka dari 7.000 menjadi 10.000 UKM sepanjang 2020.

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Indah Gilang Pusparani lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Indah Gilang Pusparani.

Terima kasih telah membaca sampai di sini