Unik! Deretan Brand Lokal Ini Rilis Masker Kain

Unik! Deretan Brand Lokal Ini Rilis Masker Kain

Deretan Brand Lokal yang Rilis Produk Masker Kain, Unik dan Stylish! © Instagram @therealdisastr

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Kontribusi brand lokal di Indonesia dalam memerangi penyebaran Covid-19 sangat terasa lewat berbagai langkah yang dilakukan. Salah satunya ialah industri fashion yang ikut serta mencegah penyebaran Covid-19, dengan merilis produk masker kain.

Kontribusi yang diberikan juga bukan hanya merilis dan menjual produknya saja, tapi juga mendonasikan hasil penjualan untuk membantu para tim medis dan masyarakat yang memang membutuhkan masker.

Apa saja brand lokal tersebut? Berikut daftarnya.

Sejauh Mata Memandang

Masker kain Sejauh Mata Memandang l Sumber foto: Instagram @therealdisastr
Masker kain Sejauh Mata Memandang l Foto: Instagram @therealdisastr

Dengan memanfaatkan sisa bahan produksi, Sejauh Mata Memandang selaku brand lokal memproduksi masker kain yang ramah lingkungan. Selain itu, bersama dengan Yayasan Dian, Tulus Company, dan Mata Studio, brand fashion yang eco-friendly ini menyisihkan pendapatan dari setiap pembelanjaan produk untuk pembelian masker medis, guna melawan pandemi Covid-19 yang disalurkan melalui WeCare.ID.

Cotton Ink

Masker kain Cotton Ink l Sumber foto: Instagram @carlinedarjanto
Masker kain Cotton Ink l Foto: Instagram @carlinedarjanto

Melalui Instagram-nya, Carline Darjanto selaku CEO & Founder Cotton Ink menginfokan jika brand fashion yang berdiri sejak 2008 ini memproduksi masker kain. Harga yang ditawarkan pun cukup murah, yaitu Rp50.000 per pack berisikan 4 masker buah masker dengan motif yang berbeda-beda di tiap pack-nya.

Masker kain yang diproduksi oleh Cotton Ink ini memiliki 3 model, yaitu tie-up, earloop, dan headloop. Selain itu, masker yang diproduksi oleh Cotton Ink juga memiliki 2 lapisan yang di tengahnya bisa diselipkan tisu atau masker kesehatan untuk perlindungan diri ekstra.

Bateeq

Masker kain Bateeq l Sumber foto: Instagram @shopatbateeq
Masker kain Bateeq l Foto: Instagram @shopatbateeq

Dari nama brand-nya, Kawan GNFI tentu tahu kalau masker kain yang diproduksi ini memiliki motif batik yang keren-keren. Bahan yang digunakan juga dibuat dari 100% katun atau katun polyster, sehingga nyaman untuk digunakan.

Masker kain yang diproduksi oleh Bateeq memiliki 2 lapisan sehingga bisa diselipkan tisu atau masker kesehatan untuk perlindungan diri yang lebih maksimal. Harga yang ditawarkan juga murah, lho! Mulai dari Rp20.000 sampai Rp25.000 per pack dengan isi 5 buah masker.

Jika Kawan GNFI membeli masker kain Bateeq ini, Kawan GNFI turut serta membantu Bateeq untuk menyumbangkan masker kepada Palang Merah Indonesia (PMI) dan partner dari UKM Bateeq.

BINZU

Masker kain BINZU l Sumber foto: Instagram @bybinzu
Masker kain BINZU l Foto: Instagram @bybinzu

Brand fashion lokal lainnya yang merilis masker kain adalah BINZU. Masker kain BINZU diproduksi secara manual dengan menggunakan teknik pewarnaan shibori yang membuat corak masker kain BINZU menjadi unik dan stylish.

Oh ya, BINZU menggunakan pewarna alami Indigo sehingga aman untuk dicuci dan digunakan berulang kali. Selain itu, masker yang diproduksi BINZU juga memiliki 2 lapisan yang bisa diselipkan tisu atau masker kesehatan untuk perlindungan diri lebih ekstra.

GHEA Studio

Masker kain GHEA Studio l Sumber foto: Instagram @gheafashionstudio
Masker kain GHEA Studio l Foto: Instagram @gheafashionstudio

Brand fashion milik Ghea Panggabean ini juga merilis masker kain dengan bahan kain dan motif khas GHEA. Tidak hanya bisa membuat Kawan GNFI menjadi tampil lebih keren, tapi juga turut serta menyelamatkan lingkungan.

Bahan yang digunakan oleh GHEA Studio adalah katun atau satin yang didesain reversible atau bolak-balik. GHEA Studio juga bekerja sama dengan Gelang Harapan, di mana setiap penjualan masker kain GHEA akan didonasikan untuk Alat Pelindung Diri (APD) bagi tim medis.

Nah, itulah 5 brand fashion lokal yang memproduksi masker kain selama masa pandemi ini. Masih ada banyak brand fashion lokal lainnya yang memproduksi masker kain, selain 5 brand di atas.

Dengan membeli masker kain tersebut, Kawan GNFI tidak hanya melindungi diri sendiri, tapi juga turut melindungi orang lain. Keren, ya! Yuk, kita turut berkontribusi nyata untuk brand lokal dengan membeli produk-produk mereka!

Berbicara tentang kontribusi nyata untuk brand lokal, Young On Top memiliki sebuah acara Inspira Webinar with JNE: ‘Kontribusi Nyata untuk Brand Lokal’ bersama Eri Palgunadi selaku Vice President of Marketing JNE, pada Jumat, 15 Mei 2020 pukul 16.00 WIB. Berikut detai acaranya:

Inspira Webinar with JNE - Eri Palgunadi
Poster Inspira Webinar with JNE

Acaranya GRATIS dan Kawan GNFI juga bisa mendapatkan e-certificate, lho! Acara tersebut akan dipandu dengan Arto Biantoro selaku Brand Activist, yang tentunya akan membuat webinar semakin seru dalam membahas topiknya.

Yuk, registrasi sekarang juga di youngontop.com/webinarjne. Jangan lupa ajak teman, pacar, sahabat, keluarga dan rekan Kawan GNFI, supaya ngabuburit makin produktif.

Jika Kawan GNFI ingin membaca artikel seru dan inspiratif lainnya, silakan kunjungi youngontop.com, atau ikuti media sosial mereka di @youngontop.*

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga100%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Sejarah Hari Ini (15 Mei 1962) - Pengajuan Tarif Bemo Sebelummnya

Sejarah Hari Ini (15 Mei 1962) - Pengajuan Tarif Bemo

Apakah TNI AL Perlu Mengoperasikan Kapal Induk? Selanjutnya

Apakah TNI AL Perlu Mengoperasikan Kapal Induk?

Young On Top
@young_on_top

Young On Top

youngontop.com

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.