Berprestasi, Anak Bangsa Indonesia Bangun Negeri dengan Teknologi

Berprestasi, Anak Bangsa Indonesia Bangun Negeri dengan Teknologi

Alamanda Shantika © medium.co

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Sebagai anak bangsa Indonesia, sudah seharusnya kita bergerak membangun negeri melalui kontribusi yang bisa kita berikan semaksimal mungkin untuk kemajuan tanah air tercinta. Seperti empat anak bangsa Indonesia di bawah ini yang berkontribusi untuk negeri melalui teknologi.

Cerita dan pengalaman mereka tentunya bisa menjadi inspirasi untuk Kawan GNFI. Siapa saja empar anak bangsa Indonesia yang membangun negeri dengan teknologi?

Alamanda Shantika, Founder & President Director BINAR Academy

Anak Muda Indonesia yang Bangun Negeri dengan Teknologi - Alamanda Shantika
Alamanda Shantika l Foto: medium.co

BINAR Academy merupakan akademi non-formal di bidang programming yang ingin menciptakan banyak programmer profesional, dan membuka peluang bagi siapapun yang ingin belajar programming.

Berdiri sejak 2016, BINAR Academy telah hadir di beberapa kota di Indonesia dan menyalurkan lulusannya ke berbagai perusahaan ternama. Salah satu latar belakang mengapa Alamanda mendirikan BINAR Academy adalah saat ia masih bekerja di Gojek dan menyadari talenta di bidang digital di Indonesia yang masih terbatas.

Maka dari itu, melalui BINAR, Alamanda ingin menciptakan talenta baru yang mampu menguasai dunia digital, salah satunya melalui programming.

Crystal Widjaja, Former VP of Business Intelligence & Fraud at Gojek

Anak Muda Indonesia yang Bangun Negeri dengan Teknologi - Crystal Widjaja
Crystal Widjaja l Foto: summit.techsauce.co

Perempuan lulusan University of California, Berkeley jurusan Metode Empiris ini sebelumnya pernah berkarier di beberapa ekosistem startup di Silicon Valley. Namun, viralnya Gojek pada Januari 2015 lalu yang ia dengar sampai California, membuat Crystal memantapkan hati untuk kembali ke Indonesia dan berkontribusi melalui kemampuan big data-nya bagi negara.

Crystal yang mengawali karier di Gojek sebagai business intelligence ini memiliki pandangan bahwa kemampuan big data saat ini cukup efektif dalam menganalisis dan membangun strategi bisnis. serta memahami kebutuhan masyarakat. Potensi inilah yang menurut Crystal masih harus dikembangkan di Indonesia.

Steven Wongsoredjo, CEO & Co-Founder Nusantara Technology

Anak Muda Indonesia yang Bangun Negeri dengan Teknologi - Steven Wongsoredjo
Steven Wongsoredjo l Foto: forbes.com

Selesai menempuh studi S2 di Amerika Serikat dan banyaknya peluang karier di sana, Steven justru memutuskan untuk kembali ke Indonesia membangun sebuah startup.

Keinginannya untuk memberikan dampak bagi lingkungan sekitar jadi salah satu alasan Steven mendirikan Nusantara Technology. Jatuh bangun startup yang berawal dari situs konten Yukepo ini berbuah manis dengan terpilihnya Nusantara Technology sebagai startup pertama asal Indonesia berbasis AI dalam Y-Combinator Winter 2018. Bahkan, di tahun lalu Steven dinobatkan sebagai 30 Under 30 Forbes Asia 2019.

Hendro Yulius Putro, Pendidik Generasi Muda Lewat Robotika

Anak Muda Indonesia yang Bangun Negeri dengan Teknologi - Hendro Yulius Putro
Hendro Yulius Putro l Foto: satu-indonesia.com

Hendro yang memiliki ketertarikan pada dunia robotika ini mengawali mimpinya dengan merintis ekskul robotik pada tahun 2011 di SMPI Al Azhar 13 Surabaya. Hendro membuat modul untuk dipelajari siswanya, hingga mampu merancang robot penjejak garis dan mini soccer robot.

Di tahun 2012, Hendro berhasil membuat robot penyiram tanaman Loving Plan Robot yang mendapatkan special award di International Robot Olympiade di Beijing, Cina. Hingga di tahun 2016, Hendro menggagas sekolah robot dan mendirikan yayasan AWG (Adicita Wiraya Guna) Robotic Course.

Kini, sekolah robotik Hendro membawahi 21 sekolah dari Surabaya, Solo, Pasuruan, Gresik, Palu, hingga Sorong dan tercatat telah memiliki 389 murid. Kontribusi Hendro melalui robotik ini membawa Hendro terpilih sebagai Penerima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2019.

Itulah profil dari empat anak bangsa Indonesia yang membangun negeri melalui teknologi. Tentunya semangat juang, kerja keras untuk mewujudkan cita-cita dalam membangun negeri bisa menjadi inspirasi untuk Kawan GNFI semua.

Jika Kawan GNFI ingin membaca artikel seru dan inspiratif lainnya, silakan kunjungi youngontop.com, atau ikuti media sosial mereka di @youngontop.*

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga100%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Sudah Banyak Orang yang Booking Travel di 2021, Kemana Mereka Akan Pergi? Sebelummnya

Sudah Banyak Orang yang Booking Travel di 2021, Kemana Mereka Akan Pergi?

Kerupuk Melarat Cirebon, Camilan Unik yang Digoreng Tanpa Minyak Selanjutnya

Kerupuk Melarat Cirebon, Camilan Unik yang Digoreng Tanpa Minyak

Young On Top
@young_on_top

Young On Top

youngontop.com

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.