Menelisik Potensi Besar Investasi Asing di Indonesia

Menelisik Potensi Besar Investasi Asing di Indonesia
info gambar utama

Indonesia menjadi negara yang terus diproyeksikan oleh dunia internasional menjadi negara dengan ekonomi yang kuat dan besar dalam beberapa tahun kedepan. Bahkan, Indonesia dinilai mampu menyaingi perekonomian negara-negara di Benua Eropa.

Beberapa hari sebelumnya, Bank Dunia (World Bank) dan IMF telah memprediksi bahwa pada tahun 2024 Indonesia akan menjadi negara dengan perekonomian terbesar ke-5 di dunia. Prediksi ini juga diperjelas dengan pernyataan bahwa perekonomian Indonesia akan menyalip Inggris dan Jerman.

Salah satu tonggak utama dalam peningkatan kuantitas dan kualitas perekonomian di Indonesia adalah investasi. Berdasarkan hasil survey yang dihimpun Bank Dunia dalam laporan Global Investment Competitiveness Report 2019/2020, disebutkan bahwa Indonesia menjadi salah satu dari 10 negara yang paling banyak dilirik oleh investor asing.

Indonesia patut berbangga, dikarenakan posisi Indonesia berada pada peringkat ke-5 dari 10 negara tersebut. Sebelumnya, China masuk ke peringkat pertama, kemudian disusul oleh Brazil, India, dan Meksiko.

Sumber: World Bank Data Statistic
info gambar

Nilai investasi asing di Indonesia sempat mengalami penurunan secara signifikan pada tahun 2016, yakni sebesar 4,5 Miliar US DOllar yang sebelumnya pada tahun 2015 nilai investasi asing tersebut adalah sebesar 19,7 Miliar US Dollar.

Namun, Indonesia mampu untuk membangkitkan kembali gairah investor asing. Hal tersebut dibuktikan dengan nilai investasi asing di Indonesia yang kembali melonjak pada tahun 2017, yaitu sebesar 20,51 Miliar US Dollar dan terus naik hingga mencapai nilai sebesar 24,58 Miliar US Dollar pada tahun 2019.

World Bank Statistic
info gambar

Sementara itu, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menyatakan bahwa Singapura adalah negara yang memberikan kontribusi terbesar bagi investasi asing di Indonesia. Kemudian, disusul oleh negara China dan Jepang yang masing-masing berada pada peringkat kedua dan ketiga.

Sementara itu, di posisi ke-6 hingga kesepuluh masing-masing diduduki oleh negara Hong Kong, Belanda, Malaysia, Korea Selatan, Amerika Serikat, Inggris, dan terakhir yakni Australia. 30,6% dari total investasi asing di Indonesia dimiliki oleh Singapura, kemudian Jepang dan China dengan memberikan kontribusi investasi bagi Indonesia masing-masing sebesar 17,8% dan 8,2%.

Berdasarkan peta wilayah sebaran Investasi Asing di Indonesia yang dipublikasikan oleh BKPM pada tahun 2020 Kuartal Pertama, DKI Jakarta menduduki peringkat pertama sebagai provinsi dengan perolehan nilai investasi asing dan jumlah proyek terbesar di Indonesia.

Kemudian disusul oleh Jawa Barat, Maluku Utara, Kepulauan Riau, Sulawesi Tenggara, Sumatera Utara, Lampung, Riau, Sulawesi Tengah, dan Jawa Timur.

bkpm.go.id
info gambar

Akan tetapi, dibalik luar biasanya potensi investasi asing di Indonesia, terdapat beberapa kendala yang saat ini masih sering dihadapi oleh para investor asing di Indonesia. Salah satu kendala yang sering diperbincangkan adalah dalam hal regulasi, khususnya regulasi investasi yang dibuat oleh pemerintah daerah setempat.

Kepala BKPM Bahlil Lahadalia menyatakan bahwa terdapat 24 perusahaan asing yang siap sedia untuk berinvestasi di Indonesia dengan estimasi total nilai investasi adalah sebesar Rp700 Triliun. Dikarenakan regulasi perizinan, perpajakan, pengaturan lahan yang dinilai rumit, membuat banyak dari investor tersebut yang mengurungkan niatnya untuk berinvestasi di Indonesia

Global Investment Competitiveness Report 2019/2020
info gambar

Indonesia yang saat ini telah menjadi salah satu negara tujuan investasi asing terbesar di dunia dapat diharapkan terus melakukan pembenahan pada iklim investasinya agar kedepannya investasi asing tersebut semakin membantu Indonesia dalam memajukan kondisi perekonomian.

Tentunya upaya dalam meningkatkan investasi asing tersebut juga diharapkan dapat diiringi dengan semangat untuk meningkatkan kemakmuran bangsa dan negara dan mendorong adanya pembangunan yang keberlanjutan untuk masa depan Indonesia yang lebih baik.*

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini