Keunikan Terowongan Seni di Tengah Kota Jakarta

Keunikan Terowongan Seni di Tengah Kota Jakarta
info gambar utama

Kota Metropolitan, itulah panggilan Kota Jakarta yang menjadi pusat kegiatan perdagangan industri, dan pemerintahan. Meskipun matahari telah terbenam, kota ini selalu sibuk. Namun, banyak sisi dari Jakarta yang masih belum diketahui orang, salah satunya terowongan estetik ini.

Pernahkah Kawan GNFI melihat sebuah terowongan dengan lukisan dinding yang unik? Terowongan Kendal menjadi salah satu kawasan populer berbagai kalangan, khususnya para remaja. Lokasinya berada di Dukuh Atas, Jakarta Pusat, tepatnya diantara Stasiun KRL Sudirman dengan Stasiun MRT Dukuh Atas BNI

Nama "Kendal" sendiri dipakai bedasarkan nama jalan tersebut, yaitu Jalan Kendal. Dahulu, terowongan ini merupakan jalur kendaraan untuk putar balik yang mengarah Bundaran HI. Pada 31 Maret 2019, Anies Baswedan selaku Gubernur DKI Jakarta meresmikannya.

Salah satu lukisan dinding atau mural dalam rangka menyambut HUT Jakarta ke-492 dengan tema
info gambar

Dengan tinggi 8 meter dan panjang 47 meter, terowongan ini memiliki daya tarik sendiri, yaitu lukisan dinding atau mural. lukisan-lukisan ini mulai dikerjakan pada 17 Juni 2019 dalam rangka menyambut HUT Jakarta ke-492 dengan tema "Wajah Baru Jakarta".

Salah satu lukisan dinding dikerjakan oleh Himpunan Mahasiswa Desain Komunikasi Visual (DKV) Universitas Paramadina yang menggambarkan sebuah perubahan Kota Jakarta, dimulai dari pelayanan, hingga modernisasi moda transportasi umum, termasuk kehadiran kereta Moda Raya Terpadu (MRT), Light Trail Transit (LRT), sistem bus transit Transjakarta dan Kereta Commuter Line yang kini terhubung di Terowongan Kendal.

Lukisan dinding yang dibuat oleh IMURAL dan beberapa seniman lainnya dengan gaya penggambaran
info gambar

Terdapat pula lukisan dinding yang dibuat oleh 10 seniman mural dengan tema yang sama. Beberapa pelukis tersebut berasal dari sebuah perusahaan seni komersial, IMURAL.

Digambarkan dengan gaya "Youth Spirit", lukisan tersebut menggambarkan infrastruktur teknologi seperti MRT, Drone dan Transjakarta, ditambah penampakan Rusa totol taman Monas dan Elang Bondol sebagai maskot Kota Jakarta.

"Kami ingin menyalurkan bakat seni dan kreativitas di ruang-ruang publik. Sesuai dengan tagline kami We Believe Art Gives Space Meaning, kami ingin membuat orang-orang untuk menorehkan karya seni dan mengajak volunteer untuk ikut bergabung," ucap Gabe Purnawan selaku Founder IMURAL dikutip dari beritajakarta.id.

Lukisan dinding bergambar Singa, karya seniman luar negeri asal Jerman, Synder | Foto: Muhammad Arya Nugraha
info gambar

Tidak hanya seniman dalam negeri yang ikut meramaikan karyanya di Terowongan Kendal ini. Salah satu seniman asal Berlin, Jerman, yaitu Synder memamerkan karyanya dalam rangka merayakan 25 tahun hubungan kerjasama Kota Jakarta dan Berlin (Jerman) yang dikenal dengan "Sister City".

Bersama dengan seniman asal Indonesia, Darbotz yang merupakan salah satu seniman mural terkenal di Jakarta. Keduanya berkolaborasi membuat sesuatu yang unik dengan penggambaran mereka tentang Jakarta dan Berlin.

Melalui tema "Friends Mural", Singa menjadi karakter yang dipilih Synder, sedangkan Darbotz melalui gaya khasnya warna hitam-putih memilih cumi-cumi dan tranportasi seperti bajaj oranye serta metromini yang kini sudah jarang ditemukan.

Dikutip dari lifestylebisnis.com, Synder mengatakan bahwa street art dan karya seni yang ada di jalan memang untuk dinikmati maupun dikomentari oleh masyarakat yang melewatinya. Synder suka melihat orang-orang berinteraksi terhadap karya seni saya termasuk adanya komentar negatif dari mereka.

Tidak seperti di dunia maya, dimana orang hanya mengomentari unggahan gambar yang tidak dilihat secara menyeluruh. Synder merasa karya seni di terowongan ini dapat menjangkau orang banyak dan itu memberikan arti untuknya.

Ketika Synder membuat grafitti tersebut, beberapa anak kecil duduk di belakang Synder dan mulai menggambar pada buku mereka. Synder senang jika dapat menginspirasi orang lain untuk memulai menggunakan pulpen, kuas, atau alat tulis lain untuk mengekspresikan dirinya.

Keindahan Terowongan Kendal ini juga ditambah dengan adanya pencahayaan lampu berwarna-warni setiap malamnya. Hal itulah yang menjadikannya sebagai salah satu spot foto menarik di Kota Jakarta.

Selain itu, setiap malam minggunya selalu disenggalarakan kegiatan konser musik oleh band-band asal Indonesia. Beberapa grup band yang tampil pun merupakan band-band papan atas, seperti Kotak dan D’masiv.

Sayangnya belum terserdianya tempat sampah di sekitar menjadi sebuah kekurangan, maka dari itu diperlukan kesadaran diri yang kuat dalam menjaga kawasan agar tetap bersih dan layak untuk dilihat.

Apakah Kawan GNFI tertarik untuk berkunjung?

Refrensi : pusatjakarta | beritajakarta | travelkompas

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini