Siapa Sangka! Inilah Provinsi Paling Makmur di Indonesia

Siapa Sangka! Inilah Provinsi Paling Makmur di Indonesia
info gambar utama

Indikator yang digunakan dalam perhitungan kali ini berdasarkan Produk Domestik Bruto (PDRB) Per Kapita. PDRB per kapita ini bisa diperoleh dari hasil bagi antara PDRB dengan jumlah penduduk wilayah yang bersangkutan. Data yang tersaji dalam bentuk ini merupakan salah satu indikator yang dapat digunakan untuk mengukur tingkat kemakmuran suatu wilayah/provinsi.

Daftar Provinsi paling makmur di Indonesia menurut total PDRB Per Kapita
info gambar

Merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2018 yang dirilis awal tahun 2019, DKI Jakarta merupakan provinsi paling makmur di Indonesia. Nominal yang digunakan dalam perhitungan kali ini adalah menggunakan satuan USD. Total PDRB per kapita DKI Jakarta mencapai USD16.586, Selanjutnya diikuti oleh Kalimantan Timur sebesar USD12.738, Kepulauan Riau dengan nominal sebesar USD8.129 dan posisi keempat ditempati oleh provinsi baru yakni Kalimantan Utara dengan PDRB Per Kapita sebesar USD8.071.

Sementara Papua dan Papua Barat menjadi provinsi paling makmur di wilayah Indonesia Timur, kedua provinsi tersebut mencatatkan nominal PDRB Per Kapita sebesar USD5.404 dan USD4.807, sedangkan PDRB Per Kapita Riau tercatat sebesar USD6.970 sekaligus mengukuhkan diri sebagai wilayah paling makmur di daratan pulau Sumatera.

Tingginya angka PDRB per kapita dipengaruhi oleh transaksi, kegiatan perekonomian dan jumlah penduduk di wilayah tersebut. Seperti kita tahu DKI Jakarta merupakan pusat bisnis dan perdagangan terbesar di Indonesia, sedangkan Kalimantan Timur dan Kepulauan Riau merupakan provinsi yang memiliki jumlah penduduk yang tidak terlalu banyak namun dikaruniai sumber daya alam yang melimpah seperti minyak bumi, gas alam, batu bara dan berbagai macam olahan tambang.

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

IA
YF
Tim Editor arrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini