Ini Dia! 4 Tari Tradisional dari Jawa Timur yang Populer di Mancanegara

Ini Dia! 4 Tari Tradisional dari Jawa Timur yang Populer di Mancanegara
info gambar utama

Dari Sabang sampai Merauke berjajar pulau-pulau. Sepenggal lirik dari lagu nasional tersebut membuktikan bahwa Indonesia adalah negara kepulauan yang terdiri dari banyak pulau. Total ada 7 kepulauan di Indonesia dengan 34 macam provinsi didalamnya. Banyaknya provinsi yang ada, tak mengherankan jika Indonesia juga memiliki banyak sekali ragam kesenian dan budaya.

Jawa Timur merupakan salah satu provinsi di pulau Jawa yang memiliki banyak ragam seni dan budaya khas tersebut. Mulai dari suku, bahasa, rumah adat, pakaian adat, alat musik daerah hingga tarian tradisional dapat kita temukan di Jawa Timur. Bahkan tak jarang dari budaya dan kesenian di Jawa Timur ini yang terkenal hingga ke mancanegara. Misalnya, tari tradisional. Tari tradisional dari provinsi Jawa Timur memiliki karakteristik tersendiri karena sejarah serta makna filosofi yang terkandung pada setiap tarian.

Kali ini Good News From Indonesia akan merangkum 4 tari tradisional dari Jawa Timur yang telah populer di mancanegara. Yuk, simak ulasannya berikut:

  1. Tari Reog Ponorogo

Pesona tari Reog Ponorogo © Muhammad Ali/Jawa Pos

Tari ini berasal dari Kota Reog, Ponorogo. Alkisah, Reog Ponorogo diambil dari cerita perjalanan sang raja yang bernama Prabu Kelana Swandana dalam mengejar cinta putri Kediri, Dewi Sanggalangit. Selama perjalanan tersebut, sang raja ditemani oleh patih Bujangganong dan sejumlah prajurit kerajaan. Namun sesampainya rombongan raja di Kediri, sang putri bertitah bahwa dirinya akan menerima pinangan Prabu Kelana Swandana jika sang raja sudah menciptakan sebuah kesenian. Hal inilah yang mendasari cikal bakal lahirnya tari Reog Ponorogo.

Tarian ini biasanya dibawakan oleh sekitar 20 hingga 30 orang. Terdapat 3 jenis tarian pada tari Reog Ponorogo, yakni Warok, Jaran Kepang dan Ganongan. Adapun makna yang dapat dipetik dari tari Reog Ponorogo adalah pentingnya memiliki pendirian yang teguh.

Tari Reog Ponorogo ini sering tampil di luar negeri loh. Terbaru, tari Reog Ponorogo dipentaskan di Belanda dengan diiringi oleh 20 penari dari Belanda.

  1. Tari Thengul

Ekspresi lucu penari tari Thengul saat menari © humas.bjn/instagram.com

Mungkin sebagian dari kawan GNFI kurang familiar dengan tarian ini. Namun siapa sangka bahwa tari Thengul sudah terkenal hingga ke beberapa negara. Buktinya, tari Thengul pernah dipentaskan di acara Thengul International Folklore Festival 2019 yang bertempat di Bojonegoro. Dimana pada acara tersebut dihadiri oleh delegasi kesenian dari empat negara yaitu Bulgaria, Polandia, Thailand, dan Meksiko.

Tari Thengul sendiri adalah tarian yang berasal dari Bojonegoro yang dibawakan secara berkelompok dengan meniru gerakan, kostum serta ekspresi dari wayang Thengul.

Uniknya lagi, tari Thengul ditarikan dengan pembawaan penari yang jenaka. Terkadang, para penari memunculkan ekspresi wajah yang cemberut, tertawa bahkan melotot. Sehingga, tak jarang pementasan dari tari Thengul ini mengundang gelak tawa penonton.

Satu lagi hal yang perlu kawan GNFI ketahui dari tari Thengul yaitu makna yang terkandung pada tarian tersebut. Karena pada dasarnya manusia adalah makhluk sosial, tari Thengul mengajarkan manusia untuk senantiasa berhubungan baik dengan orang lain.

  1. Tari Gandrung

Anggunnya penari Gandrung saat menari pada festival Gandrung 2018 © Bella/kumparan.com

Tari Gandrung merupakan tari tradisional yang menjadi kebanggaan suku Osing di Banyuwangi. Dilihat dari sejarahnya, tari Gandrung muncul sejak zaman pejajahan Belanda, dimana rakyat pribumi menciptakan tari Gandrung untuk dimanfaatkan sebagai momen bertemu sanak saudara.

Namun, lambat laun, tarian ini digunakan sebagai ungkapan rasa syukur masyarakat kepada Dewi Sri alias Dewi Padi atas hasil panen yang melimpah di desa.

Mulanya tari Gandrung dilakukan oleh pria yang berdandan seperti wanita. Hanya saja pada akhirnya tari ini ditarikan secara berpasang-pasangan.

Kawan GNFI, tari Gandrung telah tersohor baik di Indonesia maupun beberapa negara di dunia loh. Misalnya di tahun 2018, tari Gandrung dipentaskan sebagai tarian pembuka pada Asian Games di Jakarta. Lalu, di tahun 2019 tari Gandrung juga ditampilkan pada acara pameran pariwisata internasional yang bertajuk “Internationale Tourismus Borse” di Berlin.

  1. Tari Remo

Penari memeragakan salah satu gaya dalam tari Remo © ammarabbiyu/instagram.com

Satu lagi tarian dari provinsi Jawa Timur yang telah mendunia, tari Remo namanya. Tarian yang selalu dibawakan dengan gerakan kaki yang menghentak serta tatapan mata yang tajam ini kerap menjadi sebuah tarian pembuka untuk menyambut kedatangan tamu di acara formal maupun informal.

Menurut sejarah, tari Remo pertama kali diciptakan di Jombang oleh seniman jalanan. Namun, akibat dari akulturasi budaya muncullah berbagai versi tari Remo di Jawa Timur seperti tari Remo Sawunggaling, Surabayan, dan Malangan.

Tari Remo ini berangkat dari konsep tarian yang menggambarkan “Pangeran yang kuat dan gagah perkasa”. Diperkenalkan dengan cara berkeliling di jalanan, akhirnya tari Remo tersohor ke berbagai daerah di Indonesia bahkan di dunia. Tercatat, tari Remo pernah ditampilkan di berbagai negara seperti Amerika Serikat dan Rusia.

---

Sumber : liputan6.com | merdeka.com | idntimes.com | negerikuindonesia.com | banyuwangikab.go.id

Catatan Redaksi:

Penulis merupakan peserta magang jurnalistik yang diselenggarakan GNFI untuk periode Agustus 2020.

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

IU
MI
Tim Editor arrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini