Keajaiban Kelor, Bisa Memenuhi Gizi Orang Indonesia

Keajaiban Kelor, Bisa Memenuhi Gizi Orang Indonesia
info gambar utama

Di Indonesia, daun kelor bisa tumbuh sangat mudah dan subur. Sayangnya, masih banyak masyarakat yang belum mengetahui berbagai manfaat dari tanaman yang satu ini.

Daun kelor dengan nama latin Moringa oleifera ini banyak dijual di luar negeri dengan harga lumayan sangat mahal karena dijuluki sebagai salah satu super food, untuk memenuhi kebutuhan gizi bagi tubuh dan mencegah atau menyembuhkan beberapa penyakit, seperti diabetes, anemia, radang sendi, penyakit hati, penyakit jantung, serta gangguan pernapasan, kulit, dan pencernaan.

Daun Kelor juga merupakan sumber vitamin dan mineral yang sangat baik. Penelitian telah menunjukkan bahwa daun kelor dalam bentuk bubuk memiliki protein 4x lebih banyak dibandingkan telur, kalsium 4x lebih banyak dibandingkan susu, pottasium 3x lebih banyak dibandingkan pisang, vitamin A 4x lebih banyak dibandingkan wortel, vitamin C 7x lebih banyak dibandingkan jeruk, dan serat 4x lebih banyak dibandingkan oats.

Kandungan Gizi dari daun kelor

Jika membahas daun kelor ini tidak akan ada habisnya. Bagaimana tidak, di Indonesia sendiri, daun kelor sangat mudah ditanam di mana pun. Tidak seperti padi yang harus benar-benar di jaga untuk ketersediaan airnya, atau seperti stroberi yang bisa tumbuh dan berbuah dengan ukuran besar jika di hawa dingin.

Tanaman kelor bisa tumbuh dengan subur bahkan hanya di letakkan dan disiram air satu minggu sekali. Belum dalam keadaan ditanam ya, ini hanya masih diletakkan saja. Jika ditanam, hasilnya alkan lebih memuaskan. Di luar negeri tanaman yang satu ini bahkan dijuluki miracle tree, atau pohon keajaiban.

Sangat luar biasa bukan daun kelor ini? Jadi, mari tanam dan konsumsi kelor sebagai santapan tiap hari agar SDM Indonesia semakin sehat dan unggul untuk menyongsong Indonesia Emas tahun 2045.

Yuk, Kawan perbanyak konsumsi daun kelor, bisa bikin tubuh lebih sehat dan banyak manfaatnya, lho.*

Sumber : healthifyme.com, amazon.com, kumparan.com

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini