Inilah 10 Wilayah Paling Kaya di Kalimantan

Inilah 10 Wilayah Paling Kaya di Kalimantan
info gambar utama

Kawan GNFI, seperti kita tahu, Pulau Kalimantan dikenal memiliki kekayaan alam yang berlimpah terutama sektor pertambangan. Di pulau ini, banyak perusahaan tambang yang beroperasi sebut saja Adaro Indonesia, Adimitra Baratama Nusantara dan masih banyak lagi.

Selain ditopang oleh sektor pertambangan, wilayah Kalimantan juga ditopang oleh sektor industri. Kota-kota penting seperti Bontang, Balikpapan dan Tarakan menjadi markas beroperasinya beragam industri pengolahan berskala besar. Tulisan kali ini mengulas mengenai wilayah paling kaya di Kalimantan. Indikator perghitungan yang digunakan berupa total Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita periode terbaru dari masing-masing wilayah.

Apa itu PDRB dan PDRB per kapita?

Produk Domestik Regional Bruto atau PDRB merupakan jumlah nilai tambah yang dihasilkan oleh seluruh unit usaha dalam suatu daerah tertentu. PDRB bisa juga didefinisikan sebagai jumlah nilai barang dan jasa akhir (netto) yang dihasilkan oleh seluruh unit ekonomi. Transaksi ekonomi yang akan dihitung merupakan transaksi yang terjadi di wilayah domestik suatu daerah, tanpa memerhatikan apakah dilakukan oleh masyarakat (residen) dari daerah tersebut atau masyarakat lain (non-residen). Metode yang digunakan kali ini adalah metode perhitungan PDRB atas dasar Harga Berlaku.

PDRB atas dasar Harga Berlaku maksudnya nilai tambah barang dan jasa dihitung menggunakan harga yang berlaku pada setiap tahun. Dengan menggunakan harga berlaku, kita bisa melihat pergeseran-pergeseran yang terjadi dalam sektor ekonomi. Selain itu, bisa juga untuk melihat struktur ekonomi yang dimiliki oleh suatu kota, wilayah, atau provinsi.

Bisa dikatakan bahwa PDRB adalah jumlah keseluruhan nilai tambah barang dan jasa yang dihasilkan dari semua kegiatan perekonomian di seluruh wilayah dalam periode tahun tertentu, yang pada umumnya dalam waktu satu tahun.

Biasanya data PDRB disajikan dalam bentuk per kapita, seperti halnya pendapatan. PDRB per kapita merupakan gambaran dan rata-rata pendapatan yang diterima oleh setiap penduduk selama satu tahun di suatu wilayah/daerah.

PDRB per kapita diperoleh dari hasil bagi antara total PDRB dengan jumlah penduduk suatu kota/provinsi. Data yang tersaji dalam bentuk ini merupakan salah satu indikator yang dapat digunakan untuk mengukur tingkat kemakmuran suatu wilayah.

Wilayah Terkaya di Kalimantan

10 Wilayah dengan PDRB per kapita tertinggi di Kalimantan
info gambar

Merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2018 yang dirilis pada 2019, menempatkan Kabupaten Kutai Timur sebagai wilayah terkaya di Kalimantan, PDRB per kapitanya menyentuh angka Rp347,03 juta rupiah atau hampir lima kali lipat dari PDRB per kapita Ibu kota Provinsi Kalimantan Timur, Samarinda. Kutai Timur dikenal sebagai markas beroperasinya perusahaan tambang berskala besar.

Posisi kedua diisi oleh Kota Bontang dengan total PDRB per kapita mencapai Rp337,95 juta, tak mengherankan karena wilayah ini merupakan tempat beroperasinya perusahaan pupuk terbesar di Asia Tenggara. Selain itu, di Kota Bontang juga banyak berdiri industri pengolahan berskala besar.

Posisi ketiga diisi oleh Kabupaten Kutai Kartanegara dengan PDRB per kapita mencapai Rp208,74 juta. Wilayah yang menjadi markas klub sepak bola Mitra Kukar FC ini dikenal memiliki cadangan barang tambang yang besar terutama batu bara.

Kabupaten Tana Tidung menempel diposisi keempat dengan PDRB per kapita mencapai Rp192,75 juta, nominal tersebut menjadikannya sebagai wilayah paling Makmur di Provinsi Kalimantan Utara.

Lalu posisi kelima diisi oleh Kabupaten Kutai Barat dengan total PDRB per kapita mencapai Rp190,17 juta, diikuti oleh Kabupaten Berau dan Kabupaten Paser dengan catatan nominal yang sama sebesar Rp172 juta.

Sementara itu Kota Balikpapan bertengger diposisi kedelapan dengan PDRB per kapita sebesar Rp143,37 juta, diikuti oleh ibu kota Provinsi Kalimantan Utara, yakni Kota Tarakan dengan PDRB per kapita sebesar Rp120,88 juta. Sedangkan posisi kesepuluh diisi oleh Kabupaten Bulungan dengan total PDRB per kapita sebesar Rp111,57 juta.

Mayoritas dari wilayah yang masuk dalam daftar ini merupakan wilayah yang memiliki populasi penduduk yang relatif rendah namun dianugerahi kekayaan alam yang amat berlimpah serta menjadi tempat beroperasinya perusahaan berskala besar.

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini