Gerobak Mapan, Upaya Gotong Royong Masyarakat Memulihkan Sektor UMKM

Gerobak Mapan, Upaya Gotong Royong Masyarakat Memulihkan Sektor UMKM
info gambar utama

Pandemi Covid-19 yang telah terjadi selama tujuh bulan di Indonesia, berdampak pada seluruh sektor kehidupan, termasuk sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Dilansir dari situs Bappenas, UMKM memiliki kontribusi besar untuk negara meliputi perluasan kesempatan kerja dan penerapan tenaga kerja. Pembentukan Produk Domestik Bruto (PDB) dan penyedia jaring pengaman terutama bagi masyarakat berpendapatan rendah untuk menjalankan kegiatan ekonomi produktif.

Di sisi lain, menurut survei Organisasi Perburuhan Internasional (ILO), 70% UMKM berhenti produksi akibat pandemi. Salah satu faktor penyebabnya adalah karena penurunan pesanan selama pandemi.

Hal ini mendorong hadirnya inisiatif sosial Gerobak Mapan untuk membantu UMKM di Indonesia. Ini adalah upaya gotong royong masyarakat, organisasi sosial dan perusahaan dalam mendukung bangkitnya sektor UMKM dalam masa pandemi.

“Gerobak Mapan adalah program kolaborasi untuk membantu memulihkan sektor UMKM. Kami fokus membantu warung-warung kecil dan menengah dengan memberikan pelatihan dan bantuan modal untuk membantu mereka bertahan di masa sulit ini,” ujar Marisa Thara Wardhani, Head of Brand and Partnership Kitabisa.com.

Bekerja sama dengan Human Initiative, program ini turut mengajak masyarakat luas untuk membantu para pegiat UMKM dengan berkontribusi melalui donasi di kitabisa.com/gerobakmapanshopeepay.

Selain itu, penyedia pembayaran digital yang mudah, aman, dan memuaskan, ShopeePay juga menjadi perusahaan kolaborator dalam mewujudkan usaha pemulihan sektor UMKM ini.

Nantinya donasi yang terkumpul akan dimanfaatkan untuk pegiat UMKM yang kesulitan dan belum memiliki tempat berjualan yang layak. Mereka akan diberikan modal serta gerobak baru untuk berjualan. Strategi berjualan dan bertahan di masa pandemi juga akan menjadi fokus utama dalam pemberdayaan sektor UMKM ini.

ShopeePay turut menjadi saksi kontribusi UMKM pada perekonomian negara melalui pembayaran digital. Cindy Candiawan, Marketing Manager ShopeePay mengatakan bahwa ShopeePay mendukung penuh upaya pemulihan sektor UMKM melalui program Gerobak Mapan ini.

"Hal ini juga merupakan dukungan kami kepada para pelaku UMKM agar dapat bertahan dan semakin memiliki daya untuk berkembang terutama di masa pandemi. Hadirnya ShopeePay diharapkan mampu memberikan sarana donasi yang aman dan nyaman bagi pengguna,” kata Cindy.

Selain dukungan, Cindy juga mengatakan bahwa ShopeePay akan memberikan dampak yang lebih nyata.

“Pada program kali ini, kami akan menyamakan setiap donasi yang masuk melalui ShopeePay. Bersama pengguna, kami percaya donasi yang diberikan dapat menjadi berkat untuk keberlanjutan usaha pelaku UMKM. ”

UMKM memiliki dampak signifikan dalam membantu pemulihan sektor ekonomi yang terdampak selama pandemi.

“Kolaborasi ini diharapkan mampu memberikan akses pendampingan bisnis agar sektor usaha mikro kecil menengah ini bisa lebih tangguh dalam menjalankan usaha selama pandemi,” tutup Thara.*

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini