Ikan Asar, Kuliner Sarat Makna Ketahanan Pangan Ambon

Ikan Asar, Kuliner Sarat Makna Ketahanan Pangan Ambon
info gambar utama

Ambon memiliki sejuta pesona keindahan alam dan ramah tamah masyarakatnya. Wilayah perairan Ambon kaya akan hasil laut sehingga tak heran bila ikan menjadi makanan utama. Salah satu olahan ikan yang terkenal di Ibu kota Maluku ini adalah ikan asar.

Ikan asar adalah sebutan lain dari ikan asap, olahan ikan yang dimasak dengan cara diasapi. Panganan ini sarat akan makna, simbol kekayaan wilayah laut Indonesia dan ketahanan pangan masyarakat Ambon.

Nama asar memiliki makna bahwa ikan ini tahan lama, dari waktu sholat Asar hingga ke Asar lagi. Namun, beberapa sumber lain mengungkapkan bahwa sebutan asar berkaitan dengan pelafalan bahasa di beberapa wilayah di Indonesia Timur yang sering menyebut asap dengan asar. Ikan bisa tahan hingga 3 sampai 7 hari, ikan akan lebih awet jika semakin diasap dan semakin kering teksturnya.

Karena ketahanannya, ikan ini kerap menjadi oleh-oleh. Kuliner ikan asar merupakan makanan juga sangat populer, baik di Ambon, Maluku, maupun di luar wilayah Maluku. Bahkan hingga ke mancanegara, termasuk negara-negara di Eropa.

Desa Galala dikenal sebagai pusat olahan ikan asar. Uniknya, seluruh olahan ikan yang dijajakan hanya berasal dari 11 tungku warisan yang dikelola oleh 12 keluarga. Semua ikan diambil langsung dari laut oleh para nelayan, harganya bisa turun bila ikan sedang banyak dan cuaca bagus, tetapi harga akan naik bila ikan langka dan cuaca buruk.

Pengasapan Ikan Asar © Malukupost.com
info gambar

Pembuatan ikan asar harus memilih ikan yang lebih kuat sehingga dagingnya tidak hancur ketika diasap. Mula-mula, ikan mentah dibersihkan, dibelah menjadi dua bagian ikan, dan ditusuk dengan bambu. Kemudian, ikan disusun dan melalui proses pengasapan yang bisa menghabiskan waktu sekitar 3 jam, warna cokelat kehitaman menandakan bahwa ikan-ikan telah matang.

Ikan asar sebenarnya sudah dalam kondisi matang dan siap santap saat dijajakan, tetapi tak masalah bila ingin dimasak lagi. Banyak yang memuji kenikmatan citarasanya ikan beraroma gurih ini. Umumnya ikan disantap bersama nasi putih panas dan pelengkap sambal colo-colo khas Maluku.

Penjaja Ikan Asar © Femina.co.id
info gambar

Melihat tingginya minat pembeli, keberadaan warisan Ambon ini mendapat dukungan baik. Pemerintah Indonesia membangun pusat penjualan ikan asar di wilayah Galala, tak jauh dari dapur pengasapan. Galala terletak sekitar 5 kilometer dari pusat Kota Ambon.

Pastikan untuk mencicipi dan membeli oleh-oleh ikan asar jika Kawan mampir ke Ambon. Selain kaya akan gizi, dijamin kenikmatannya akan melekat di lidah dan sulit dilupakan. (RIF)

Referensi:Indonesia Kaya | Kumparan | Teras Maluku

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Kawan GNFI Official lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Kawan GNFI Official.

Terima kasih telah membaca sampai di sini