Pusat Pengendali Operasi Kereta Tercanggih Se-ASEAN Ada di Manggarai

Pusat Pengendali Operasi Kereta Tercanggih Se-ASEAN Ada di Manggarai
info gambar utama

Jika mengingat dua atau tiga dekade ke belakang, dunia perkeretaapian Indonesia tidaklah terlalu membanggakan. Ada banyak permasalahan, mulai dari ketidakdisiplinan penumpang sampai infrastruktur seperti stasiun yang tidak menjami kenyamanan dan keamanan banyak orang.

Namun, sekarang lain dengan yang dulu. Penumpang pengguna kereta api maupun listrik (commuter line) lebih tertib juga stasiun jauh aman dan nyaman karena pembenahan kualitas yang dilakukan PT KAI. Selain itu, jangan lupa peran teknologi yang kian maju membuat pemesanan tiket menjadi mudah.

Teknologi memang tidak bisa ditanggalkan dalam dunia perkeretaapian saat ini. Tak hanya bentuk pelayanan, tetapi peran teknologi di balik dapur atau kendali operasi kereta pun turut ditingkatkan.

Sebagai buktinya pada awal tahun 2021, Indonesia akhirnya memiliki Pusat Pengendali Operasi Kereta Api atau Operation Control Centre (OCC). Semakin bangga karena pusat pengendali ini merupakan karya anak bangsa dan didaulat sebagai yang terbesar dan tercanggih seantero Asia Tenggara.

Tugas Pembuatan OCC Diserahkan pada PT Len

PT Len Industri (Persero) adalah perusahaan peralatan elektronik industri milik Pemerintah Indonesia (Badan Usaha Milik Negara/BUMN) yang bermarkas di Bandung, Jawa Barat dan didirikan pada 1965. Sejak pertengahan 2010-an, PT Len telah menjalin kerja sama dengan PT KAI untuk mengurus persinyalan kereta api.

Mengutip dari laman resmi mereka, pembangunan OCC dipercayakan oleh Direktorat Jenderal KA (DJKA) kepada PT Len Industri (Persero) dan PT Len Railway Systems (anak perusahaan) sebagai kontraktor pelaksana pengerjaan sistem persinyalan. Proyek yang telah rampung kemudian akan dioperasikan oleh PT KAI selaku operator.

''Terimakasih atas kepercayaan yang diberikan oleh DJKA Kementerian Perhubungan kepada Len. DJKA bersama Len dan LRS telah berhasil melakukan switch over OCC Manggarai dan resmi mulai beroperasi sejak tanggal 14 Januari 2021 pukul 00.00 WIB,'' ucap Direktur Utama PT Len Industri (Persero), Bobby Rasyidin.

Ada di Manggarai, Jakarta Selatan

Lalu ada di manakah letak OCC itu? Jawabannya ada di Manggarai, Jakarta Selatan.

Mungkin sebagian Kawan GNFI tahu bagaimana sibuknya jalur kereta di Manggarai. Agar memudahkan memonitor laju pergerakan dan kesesuaian jadwal kereta, dibangunlah OCC yang mulai dioperasikan pada 14 Januari 2021.

Operation Control Centre atau pusat pengendali kereta api di Manggarai resmi dioperasikan pada 19 Januari 2021.
info gambar

Mengutip cuitan DJKA, OCC ini menjadi yang terbesar dan tercanggih di Asia Tenggara. Salah satu yang menjadi keunggulan OCC ini ialah tingkat kompleksitasnya tinggi dan memadupadankan berbagai sistem interlocking yang ada saat ini di Jakarta. Mengapa OCC ini mendapatkan predikat demikian, berikut fakta yang diberikan DJKA:

⁣1. tingkat kompleksitas tinggi dan memadupadankan berbagai sistem interlocking yang ada⁣

2. Produk SiLVue di OCC ini memiliki TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) di atas 45 %

⁣3. Kemampuan desain&integrasui sudah teruji, sehingga tidak perlu bergantung pada vendor luar negeri⁣

4. Dapat mengintegrasikan berbagai jenis tipe interlocking dari luar negeri yang ada di Indonesia seperti SSI, K5B, SILSafe, Westrace dan iVPI.

5. Biaya perawatan relatif murah, karena perangkat sudah menggunakan spesifikasi industrial yang memungkinkan lifetime perangkatnya bisa mencapai 10 tahun masa pakai.

"Jakarta sekarang memiliki OCC terbesar dan tercanggih di Asia Tenggara. Sejak kemarin sedang testcom, mohon doa restu bapak-papak dan ibu-ibu sekalian agar proses testcom berlangsung baik dan sukses. Dalam sistem perkeretaapian, OCC berfungsi melakukan monitoring perjalanan kereta api secara terpusat, sehingga keamanan dan ketepatan waktu, serta jumlah perjalanan kereta menjadi sangat optimal," kata Linus dikutip GNFI dari Detik.

Total Ada 6 Unit OCC yang Sudah Dibangun di Pulau Jawa

OCC KA di Manggarai ini sendiri merupakan sistem centralized operation berupa CTS (Centralized Traffic Supervised) yang fungsinya men-supervisi seluruh pergerakan kereta dan kesesuaian jadwal kereta antara perencanaan dan aktual di seluruh Daerah Operasional (Daop) 1 Jakarta.⁣ Proyek ini merupakan OCC ke-5 yang dibangun oleh PT Len Industri (Persero) dari 9 unit OCC yang harus ada di Pulau Jawa.

Linus menjelaskan OCC di Manggarai memiliki tingkat kompleksitas tinggi yang memadupadankan berbagai sistem interlocking yang ada saat ini di Jakarta, menjadi 1 tampilan dalam sebuah layar supervisi.

"Berbagai merek dan tipe interlocking yang beroperasi di wilayah Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta sekarang (VPI, iVPI, SSI, K5B Kyosan, SIL02, SilSafe4000) harus tampil dan terintegrasi dalam 1 buah tampilan di OCC Manggarai. Hanya insinyur dan produk Len Industri atau LRS (anak perusahaan) yakni SilVue yang dapat melakukan integrasi tersebut," ujar Linus.

Linus juga menjelaskan sudah ada OCC sebanyak 6 unit yang dibangun di Pulau Jawa, di antaranya Daop 1 Jakarta (Manggarai), Daop 4 Semarang, Daop 5 Purwokerto, Daop 8 Surabaya, Daop 6 Yogyakarta (proses konstruksi), dan Daop 7 Madiun. Dua unit lainnya akan dibangun di Bandung dan Cirebon. Sementara di Jember pembangunan OCC CTS belum menjadi prioritas.

Selain di Pulau Jawa OCC telah dibangun untuk kereta perkotaan dengan jarak yang lebih pendek, di antaranya ialah LRT Palembang, LRT Jakarta, dan Skytrain APMS Bandara Soekarno-Hatta.

---

Referensi: Detik.com | Len.co.id | Djka.dephub.go.id

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

DI
MI
Tim Editor arrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini