Indonesia Loloskan 4 Wakil, Berikut Draw BWF World Tour Finals 2021

Indonesia Loloskan 4 Wakil, Berikut Draw BWF World Tour Finals 2021
info gambar utama

Dua turnamen bulu tangkis dalam rangkaian Indonesia Badminton Festival (IBF) 2021, yakni Indonesia Masters dan Indonesia Open, sudah usai. Kini ada satu turnamen lagi yang tersisa, yakni BWF World Tour Finals 2021 yang akan digelar mulai Rabu (1/12/2021) di Bali International Convention Centre, Nusa Dua, Bali.

Sebagai informasi, BWF World Tour Finals 2021 adalah turnamen penutup dalam rangkaian turnamen World Tour yang digelar BWF pada tahun berjalan. Level turnamen ini lebih tinggi dibandingkan turnamen World Tour lainnya. Lebih jauh, ajang ini merupakan salah satu turnamen akhir tahun yang paling bergengsi, sehingga gelarannya selalu menjadi incaran para pemain.

Ranking BWF World Tour Finals ini hasil dari akumulasi poin berdasarkan pertandingan yang diikuti oleh pemain sejak awal tahun mulai dari Super 100, Super 300, Super 500, Super 750, dan Super 1000.

Namun, untuk poin multi event dan major event tidak dihitung untuk ranking BWF World Tour Finals ini seperti Olimpiade, Asian Games, Sea Games, Kejuaraan Kontinental, International Series International Challenge, dan sebagainya.

Kala "Dendam" The Minions Terbalaskan

Empat pemain Indonesia dipastikan berlaga

Para pemain yang lolos BWF World Tour 2021 telah ditentukan usai laga final Indonesia Open 2021 kemarin. Indonesia meloloskan 4 wakil di mana dua di antaranya berasal dari sektor ganda putra.

Salah satu wakil Indonesia yang lolos adalah Marcus Fernaldi Gideon-Kevin Sanjaya Sukamuljo. The Minions bahkan menjadi pengoleksi poin terbanyak dalam peringkat akhir Road to Bali 2021 dengan total 49.500 poin.

Keberhasilan lolos ke partai final di 4 turnamen terakhir menjadi penyebab melesatnya poin Marcus-Kevin. Keduanya tercatat mengakhiri turnamen sebagai juara di Hylo Open dan Indonesia Open. Sedangkan 2 final lainnya di French Open dan Indonesia Masters hanya finish sebagai runner-up.

Pasangan lain dari ganda putra Indonesia yang lolos ke World Tour Finals 2021 adalah Pramudya Kusumawardana-Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan. Keduanya lolos karena berhasil menduduki peringkat 6 dengan raihan 31.820 poin.

Berhasil menjuarai Spain Masters 2021 dan menjadi semifinalis Jerman Hylo Open 2021 menjadi salah satu sebab keberhasilan pasangan ganda putra Indonesia itu bisa mencicipi World Tour Finals untuk pertama kalinya.

Wakil Indonesia lainnya adalah Praveen Jordan-Melati Daeva Oktavianti dari ganda campuran. Keduanya lolos sebagai peringkat terakhir dengan raihan 29.710 poin. Lolosnya Praveen-Melati juga terbantu oleh wakil Denmark, Niclas Nohr-Amalie Magelund, yang tidak ikut serta.

Nohr-Magelund sebenarnya lebih berhak lolos karena mereka ada di peringkat 8 dengan 31.260 poin atau unggul 1 peringkat dari Praveen-Melati. Namun sesuai peraturan, hak Nohr-Magelund gugur karena tak ikut Indonesia Masters 2021 dan Indonesia Open 2021.

Beda halnya dengan Greysia Polii-Apriyani Rahayu. Sesuai peringkat akhir Road to Bali, mereka sejatinya tidak berhak lolos karena hanya berada di peringkat 12. Namun keduanya mendapatkan keistimewaan untuk ikut lantaran berstatus sebagai juara Olimpiade 2020 lalu.

19 Tahun Menanti, Indonesia Kembali ke Podium Tertinggi Thomas Cup

Draw BWF World Tour Finals 2021

Drawing BWF World Tour Finals 2021 tuntas digelar pada Selasa (30/11/2021) di Auditorium The Westin Resort, Nusa Dua, Bali. Dalam proses undian BWF World Tour Finals 2021, sebanyak delapan pemain dari masing-masing nomor dibagi ke dalam dua grup yang berbeda. Dua pemain yang memiliki poin tertinggi dipisah pada grup yang berbeda.

Pada nomor ganda putra, The Minions bakal bertemu juara Olimpiade Lee Yang-Wang Chi Lin di grup A. Pertemuan keduanya bakal seru untuk ditunggu lantaran performa Minions kini kembali menunjukkan peningkatan ke level terbaik mereka.

Di nomor ganda putri, Greysia Polii-Apriyani Rahayu bakal bertarung untuk memperebutkan tiket melawan Jongkolphan Kititharakul-Rawinda Prajongjai, Kim So Yeong-Kong Hee Yong, dan Pearly Tan-Thinaah Muralitharan.

Sedangkan di nomor ganda campuran, Praveen Jordan-Melati Daeva Oktavianti bertemu Dechapol Puavaranukroh-Sapsiree Taerattanachai. Di tahun ini, Praveen-Melati belum pernah menang lawan ganda asal Thailand tersebut.

Sebagai turnamen level tertinggi di antara rangkaian turnamen World Tour, para jawara ajang ini akan mendapatkan tambahan poin sebesar 12.000 dan 10.200 untuk runner-up, yang tentunya akan mendongkrak posisi mereka di ranking BWF.

Selain itu, turnamen ini memberikan hadiah total sebesar 1.500.000 dolar AS atau sekitar Rp21,4 miliar. Jumlah tersebut merupakan yang paling besar dibandingkan turnamen sebelumnya yang digelar sepanjang tahun ini.

Para pemenang akan diganjar hadiah 126.000 dolar AS atau setara Rp1,764 miliar. Sementara untuk runner-up memperoleh hadiah 60.000 dolar AS atau Rp840 juta. Tidak hanya itu, para pemain yang hanya mampu finish di peringkat 3 atau 4 di fase grup juga akan memperoleh hadiah masing Rp273 juta dan Rp147 juta.

19 Tahun Menanti, Indonesia Kembali ke Podium Tertinggi Thomas Cup

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Iip M. Aditiya lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Iip M. Aditiya.

Terima kasih telah membaca sampai di sini