Malea Emma, Aktris Cilik Keturunan Indonesia dalam Film Science-Fiction “After Yang”

Malea Emma, Aktris Cilik Keturunan Indonesia dalam Film Science-Fiction “After Yang”
info gambar utama

Keikutsertaan pelaku seni baik aktris, aktor, maupun penyanyi Indonesia untuk terlibat dalam industri hiburan bertaraf internasional mungkin memang sudah bukan menjadi hal yang baru. Jalan menuju kesempatan tersebut sudah lebih dulu dibuka oleh beberapa nama yang membuktikan kualitas karyanya secara apik dan diakui masyarakat dunia.

Namun dari sederet nama yang masih didominasi oleh kalangan orang dewasa, nyatanya ada satu sosok yang berhasil menyamai pencapaian serupa di usia yang terbilang jauh lebih muda, yakni Malea Emma Tjandrawidjaja.

Bukan nama yang terlalu baru, Malea Emma sendiri dikenal sebagai sosok artis cilik kelahiran tahun 2011 dari pasangan orang tua yang salah satunya berasal dari Indonesia. Sang ayah, Arman Tjandrawidjadja diketahui berasal dari Jakarta.

Menetap di Los Angeles, Amerika Serikat, Malea sebelumnya memang lebih banyak disorot berkat kemampuannya dalam bernyanyi. Belakangan namanya semakin melejit dan menjadi buah bibir ketika ia diketahui terlibat sebagai salah satu aktris utama dalam film produksi Negeri Paman Sam berjudul After Yang.

Yayan Ruhian Akan Bintangi Film “Boy Kills World” Garapan Produser Sam Raimi

Perankan karakter Mika dalam film bergenre science fiction

After Yang adalah sebuah film bergenre drama keluarga sekaligus science fiction yang digarap oleh sutradara Kogonada asal Korea Selatan. Menceritakan tentang kehidupan sebuah keluarga yang terdiri dari pasangan suami istri (Colin Farrel dan Jodie Turner-Smith) dengan dua anak angkat bernama Mika dan Yang, yang diperankan oleh Malea Emma dan Justin Min.

Film ini nampak menarik, karena salah satu anak yakni Yang sendiri diketahui bukan seorang manusia melainkan robot yang dibekali kecerdasan buatan (AI). Karakter Mika yang diperankan Malea dalam film terlihat memiliki hubungan yang sangat erat dengan sosok kakak robotnya.

Konflik sendiri mulai muncul sewaktu robot Yang mengalami kerusakan dan malfungsi, sudah terkoneksi seperti keluarga pada umumnya, mereka berusaha buat memperbaiki kerusakan tersebut, karena Yang sendiri jadi sosok berarti terutama bagi Mika.

Sayangnya di tengah usaha memperbaiki Yang, Mika juga mengalami krisis identitas waktu menyadari kalau dirinya adalah anak adopsi, konflik itu yang membuat After Yang banyak mendapat penilaian positif dan dinilai berhasil menyuguhkan kisah perjalanan keluarga yang menyentuh.

Karena kualitasnya yang dinilai apik, film ini mendapat banyak penilaian cukup memuaskan dari para pengamat dan kritikus di Negeri Paman Sam. Bahkan, film yang rilis di tahun 2021 ini juga memperoleh skor tinggi dalam gelaran bergengsi Festival Film Cannes.

Film “Yuni” Raih Penghargaan Platform Prize di Toronto International Film Festival 2021

Kiprah Malea Emma sejak usia 4 tahun

Mendapat banyak pujian dari masyarakat di tanah air maupun luar negeri, Malea Emma dianggap berhasil memerankan karakter Mika dengan baik. Bukan tanpa alasan, meski masih terbilang sangat muda, dirinya ternyata sudah memiliki banyak pengalaman selama berkecimpung di industri hiburan AS.

Melea memulai karier aktingnya saat masih berusia 4 tahun setelah membintangi berbagai iklan untuk sejumlah brand internasional seperti Amazon, Lenovo, Kiehl's, dan Jeep. Sejak usia 1 tahun, Malea juga memiliki bakit di dunia tarik suara dan telah memenangkan beberapa kompetisi menyanyi.

Debutnya sebagai penyanyi dimulai dari Carnegie Hall, New York, pada Juli 2017, dan pernah tampil sebagai sebagai Molly dalam musikal Annie yang bertabur bintang di Hollywood Bowl pada Juli 2018. Penampilannya dalam kesempatan tersebut mendapat ulasan memuaskan dari sejumlah media nasional AS seperti LA Times, Times Squares Chronicles, dan Broadway World.

Dia juga pernah diundang untuk mengikuti audisi American Idol dan dianugerahi tiket emas meskipun saat itu masih terlalu muda untuk bersaing.

Lama berkarier di AS, bukan berarti membuat Malea melupakan identitas darah yang mengalir dalam dirinya, dalam beberapa kesempatan Malea sempat membawakan lagu nasional Tanah Air ciptaan Ibu Sud. Di rumahnya, Malea bahkan diketahui masih menggunakan Bahasa Indonesia saat berkomunikasi dengan sang ayah, dan masih gemar membaca buku cerita rakyat serta memakan makanan khas Indonesia.

Malea Emma, Penyanyi Cilik Keturunan Indonesia dan Pertemuannya dengan Penyanyi Internasional

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Siti Nur Arifa lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Siti Nur Arifa.

Terima kasih telah membaca sampai di sini