Mengenal Bandung Lebih Dekat Bersama Komunitas Aleut

Mengenal Bandung Lebih Dekat Bersama Komunitas Aleut
info gambar utama

Bicara tentang Bandung, kota ini menjadi kenangan tersendiri bagi sebagian orang. Kota yang terkenal dengan sebutan Paris Van Java ini kaya akan peninggalan sejarah. Ada sebuah komunitas yang berinisiatif untuk mengedukasi sejarah, yaitu Komunitas Aleut Bandung.

Hal tersebut berawal dari masih banyaknya masyarakat yang belum mengetahui sejarah Bandung. Dengan adanya komunitas ini, masyarakat akan lebih teredukasi dan memiliki pengetahuan sejarah. 

Ingin belajar sejarah dengan cara menyenangkan? Goodmates bisa belajar bersama komunitas satu ini. Yuk, kita mengenal sejarah Bandung bersama Komunitas Aleut.

Sejarah Singkat Komunitas Aleut

Komunitas Aleut di geudng sate | Foto: Instagram @komunitasaleut
info gambar

Berdirinya Komunitas Aleut berangkat dari ide mahasiswa angkatan 2005 Jurusan Sejarah Universitas Padjajaran yang akan menjalani ospek. Saat itu, panitia ospek ingin membuat konsep ospek yang berbeda.

Baca juga: Nostalgia Bersama Komunitas Vintage Indonesia

Para mahasiswa pun mengusulkan untuk mengadakan ospek dengan mengunjungi situs-situs bersejarah di Bandung. Atas kejadian ini, muncul gagasan baru pelopor hasil Ridwan Hutagalung dan beberapa mahasiswa lain untuk membentuk komunitas.

Dari situ, terbentuklah Komunitas Aleut. Kata 'aleut' sendiri berasal dari bahasa Sunda, yakni ngaleut yang berarti berjalan beriringan.

Sesuai dengan namanya, Komunitas Aleut mengajak masyarakat untuk berjalan beriringan menyusuri sudut kota Bandung. Mereka akan belajar sejarah, budaya, dan menilik cerita-cerita unik dari tempat yang akan kamu kunjungi.

Kini, komunitas Aleut memiliki anggota lebih dari 5.000 orang dan yang terdaftar aktif mencapai 700 orang. Sekretariat Komunitas Aleut bisa kamu kunjungi di Jl. Pasir Jaya XIII No.3, Kecamatan Regol, Kota Bandung, Jawa Barat.

Ragam Kegiatan Komunitas Aleut

Komunitas Aleut | Foto: Instagram @komunitasaleut
info gambar

Sebagai komunitas yang ingin mengapresiasi sejarah Bandung, Komunitas Aleut rajin menggelar berbagai kegiatan salah satunya ngaleut. Kegiatan jalan-jalan ini tidak hanya mereka lakukan untuk bersenang-senang saja, komunitas ini ingin ada manfaat dari perjalanan tersebut.

Baca juga: Menakjubkan! Para Peneliti Ciptakan Seukuran Butiran Garam

Sebelum ngaleut, komunitas akan melakukan diskusi untuk menentukan lokasi yang ingin mereka kunjungi. Pemilihan lokasi biasanya mereka tentukan sesuai dengan momen atau tanggal penting yang terjadi pada waktu itu.

Misalnya, hari itu bertepatan dengan HUT Kota Bandung. Komunitas ini akan mengadakan kunjungan ke beberapa tempat yang ada kaitannya dengan kelahiran Kota Bandung. Ngaleut menjadi agenda rutin yang mereka adakan setiap hari Minggu.

Saat ngaleut, nantinya para peserta akan mendapat satu pemandu yang sudah memahami sejarah dan asal muasal tempat tersebut. Selain mengunjungi tempat bersejarah, ngaleut juga mengunjungi wisata kuliner dan tempat-tempat yang memiliki suatu cerita.

Adapun agenda rutin lainnya, seperti kelas literasi setiap hari Sabtu. Kelas akan terisi dengan diskusi buku yang sesuai dengan pembahasan kesepakatan bersama.

Baca juga: Indonesian Cat Association, Komunitas Pencinta dan Pemerhati Kucing

Selain itu, komunitas ini juga mengadakan seminar atau workshop menulis bagi anggotanya. Komunitas Aleut rajin mengajak anggotanya untuk membagikan tulisan-tulisan dari perjalanan yang sudah mereka lakukan diwebsite Komunitas Aleut.

Selain seminar kepenulisan, ada juga seminar public speaking. Seminar ini mereka adakan karena tidak jarang ada permintaan untuk menjadi pemandu wisata. Maka, kemampuan public speaking merupakan bekal penting yang harus anggota miliki.

Kemudian, Komunitas Aleut juga memiliki kegiatan momotoran, kegiatan touring dengan sepeda motor ke tempat-tempat bersejarah di Bandung. Tidak hanya di kota, Aleut juga melakukan perjalanan sampai ke desa dan hutan-hutan yang terpencil dan tidak terjamah.

Selama pandemi, komunitas Aleut tetap melakukan kegiatan meskipun secara online. Kegiatan tersebut antara lain berupa workshop menulis, membuat resensi buku, diskusi dengan topik tertentu, pelatihan bahasa isyarat, hingga ngaleut online.

Komunitas Aleut sangat terbuka untuk siapa saja yang ingin bergabung dan belajar bersama. Kamu hanya perlu membayar biaya keanggotaan sebesar Rp15.000 untuk satu tahun. Yuk, kunjungi langsung instagramnya untuk cari tahu informasi lebih lanjut @komunitasaleut.

Referensi: News Detik | CNN Indonesia | Merdeka | Ayo Bandung

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini