Kecanggihan Wuling Air ev, Mobil Listrik Termurah yang Jadi Kendaraan KTT G20

Kecanggihan Wuling Air ev, Mobil Listrik Termurah yang Jadi Kendaraan KTT G20
info gambar utama

Wuling Motors (Wuling) genap berusia lima tahun datang meramaikan pasar otomotif di Indonesia. Menandai perayaan lima tahun berkarya di Indonesia, Wuling kembali memperkuat komitmennya untuk menjawab tantangan masa depan.

Selama lima tahun, Wuling telah membuktikan eksistensinya berkarya di Tanah Air dengan berbagai produk inovatif. Hal ini juga memberikan pengalaman berkendara bagi lebih dari 87.000 konsumen.

“Kami mengapresiasi dan berterima kasih kepada konsumen dan seluruh pihak atas pencapaian Wuling selama lima tahun di Indonesia,” ujar Arif Pramadana selaku Vice President Wuling Motors.

Memulai perjalanannya di Indonesia sejak 2017, Wuling telah menghadirkan serangkaian produk yang terdiri dari Fomo, Confero, Cortez, Almaz, dan Almaz RS. Deretan inovasi berkendara ini pun disematkan di ragam mobil Wuling.

Misalnya Almas RS yang telah dilengkapi teknologi Internet of Vehicle (loV) yang dapat diakses melalui Wuling remote control app. MyWuling+, dan Advanced Driver Asistance System (ADAS) yang merupakan fitur keselamatan berkendara modern.

Mengintip Fasilitas Pembelajaran Elektrifikasi xEV Center di Indonesia

Tidak berhenti sampai di situ, Wuling segera mewujudkan inovasi terbarunya pada tahun ini melalui kendaraan listrik. Mobil berdimensi compact yang memiliki desain future-tech tersebut diharapkan dapat mendorong percepatan elektrifikasi kendaraan di Indonesia.

“Selaras dengan perayaan lima tahun Wuling di Indonesia, kami akan memasuki tingkatan inovasi selanjutnya dengan membawa serta kendaraan listrik pertama Wuling untuk pasar Indonesia yang mengusung tagline ‘Drive for A Green Life’,” paparnya.

Wuling menamakan produk mobil listriknya dengan sebutan Air ev. Mobil ini akan dibangun dengan platform Global Small Electric Vehicle (GSEV). Dengan platform yang sama, Wuling juga memiliki mobil listrik bernama Hongguang Mini EV yang dipasarkan di China.

Mobil mungil itu diperkirakan akan dijual di kisaran harga Rp250-Rp300 juta. Di Indonesia, harga mobil listrik ini tergolong murah dibandingkan jajaran mobil listrik yang saat ini beredar di pasaran.

Wuling memang menargetkan pasar luas, khususnya orang-orang yang sudah konsern akan perbaikan lingkungan. Namun demikian, sejauh ini pembuat mobil asal China tersebut belum mengungkap waktu peluncuran dari mobil listrik Wuling Air.

“Kami belum bisa bilang kapan launching. Namun yang jelas sebelum kuartal keempat,” ungkap Brian Gomgom, Media Relation Wuling.

Sensasi berkendara

Wuling memberi kesempatan kepada awak media untuk melihat interior dan merasakan duduk di kabin mobil listrik terbaru mereka, Air ev. Memiliki dimensi kompak dengan kapasitas 4 penumpang, seperti apa rasanya duduk di mobil mungil ini?

Secara dimensi, Wuling memiliki panjang 2.947 mm, lebar 1.505 mm, dan tinggi 1.631 mm. Duduk di baris depan mobil ini masih terasa nyaman dan seperti naik mobil city car pada umumnya. Joknya terasa empuk dengan headrest yang terintegrasi.

Karena mobil ini hanya memiliki pintu akses penumpang sebanyak dua, maka bagi penumpang yang ingin mengakses baris kedua harus terlebih dahulu memiringkan kursi di baris pertama, dengan cara menarik tuas di bagian samping.

Tester GNFI yang memiliki tinggi 171 dengan berat 65 kg masih terasa cukup nyaman di baris kedua Wuling Air ev. Ruang kepala masih terasa sangat luas, namun ruang kaki terasa agak mepet walau masih dalam tahap wajar.

Headrest pada baris kedua ini tidak terlalu tinggi, sehingga tidak menyangga dengan baik kepala penumpang dewasa. Namun, kursi baris kedua ini memiliki keunggulan, karena bisa dilipat 50:50 sehingga bisa menghadirkan opsi bagasi.

Tampilan interior Wuling Air ev mengaplikasikan konsep modern dan teknologi yang menonjolkan aspek kendaraan masa depan. Hal ini ditunjang dengan penggunaan Intelligent Tech Dashboard di bagian depan.

Mengintip Mobil Listrik Otonom Garapan BRIN

Hal ini juga memadukan panel dan knop futuristik serta layanan antarmuka yang luas. Pada bagian dashboard ini, terdapat pula Multifunction Steering Wheel dengan logo Wuling berwarna silver yang dilengkapi tombol pengoperasian audio dan pengaturan menu.

Pada sektor Intelligent Tech Dashboard, Wuling menghadirkan sentuhan kecanggihan melalui Integrated Floating Wide Screen. Bagian ini terdiri dari head unit berdimensi 10,25” serta meter cluster berukuran 10,25”.

Desain yang canggih dan inovatif ditonjolkan dengan kehadiran layar yang luas pada bagian dashboard ini. Tidak hanya itu, entertainment system pada head unit juga sudah dilengkapi dengan konektivitas internet sehingga pengguna bisa mengakses segala hiburan

Aspek kenyamanan juga ditunjang dengan aplikasi Synthetic Leather Seat di seluruh bangku. Terdapat pula cup holder yang terletak persis di depan AC yang menjaga suhu dingin minuman penumpang dalam perjalanan.

Konsep modern dan futuristik juga tertuang dalam tampilan konsol tengah pada Wuling Air ev. Pada bagian ini, Rotary Gear Selector hadir sebagai pengoperasi transmisi dengan knop putar futuristik yang dihiasi chrome ring dan pola unik di sekelilingnya.

Selain itu, konsol tengah kendaraan ini juga turut dilengkapi dengan tombol pengoperasian jendela elektrik, Electric Parking Brake, dan Auto-Vehicle Holding. Eksterior Wuling Air ev ini telah diperlihatkan kepada publik secara resmi sejak awal Juni lalu.

Terdapat lima pilihan warna yang tersedia untuk Wuling Air ev, yakni peach pink, pristine white, galaxy blue, avocado green, dan lemon yellow. Wuling telah membuka keran pemesanan untuk mobil listrik ini.

Partner KTT G20

Udara yang bergerak bebas dan memberikan kesegaran, memberikan inspirasi bagi Wuling untuk menciptakan mobil listrik ini. Wuling Air ev ingin menonjolkan kemudahan berkendara yang bebas polusi.

Selain itu, pengisian daya Wuling Air ev juga dapat dilakukan dengan mudah di rumah. Karena itu, tagline 'Drive For a Green Life' sesuai dengan konsumen dari semua kalangan yang ingin berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Mobil listrik Wuling Air ev cocok dipakai harian, karena memiliki daya tempuh hingga ratusan kilometer dan waktu pengisian ulang daya baterai yang relatif singkat. Untuk tipe standard range, bisa menjangkau 200 km, sedangkan long range menjangkau 300 km.

Sementara itu, Wuling Air ev bisa diisi dengan daya listrik rumah tangga berkapasitas minimum 2.200 Watt, khusus untuk mengisi daya baterai Air ev saja. Jika daya listrik rumah tangga Anda di bawah itu, perlu di-upgrade terlebih dahulu.

“Mengenai lama waktu pengecasan, dengan daya 2.2 kW: 8,5 - 11 jam (20 persen-100 persen). Dengan daya 6,6 kW: yakni 4 jam (20 persen-100 persen),” tambah Gomgom.

Tantangan Dekarbonisasi dan Pilihan Bahan Bakar Alternatif yang Ideal

Wuling mengaku banyak peminat terhadap mobil listrik ini sejak pertama kali dipamerkan. Mereka berharap dengan hadirnya Wuling Air ev bisa menjawab kebutuhan mobilitas ramah lingkungan untuk masa depan yang lebih baik.

Selain itu, hal menarik lainnya adalah Wuling Air ev resmi menjadi kendaraan dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali sebagai official car partner. Hal ini diharapkan jadi langkah awal bagi kendaraan listrik di Indonesia.

“Hal ini merupakan langkah awal untuk Wuling menjadi bagian dalam kegiatan berskala internasional dan turut berkontribusi pada program pemerintah dalam hal percepatan elektrifikasi kendaraan di Indonesia,” terang Dian Asmahani selaku Brand & Marketing Director Wuling Motors.

Dian menyebut sebanyak 300 unit Wuling Air ev yang siap mendukung kebutuhan mobilitas selama kegiatan KTT G20 berlangsung. Nantinya seluruh unit yang digunakan dalam acara tersebut merupakan unit yang diproduksi di fasilitas pabrik Wuling di Cikarang, Jawa Barat.

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Rizky Kusumo lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Rizky Kusumo.

Terima kasih telah membaca sampai di sini