Mahasiswa UGM Berinovasi untuk Genjot Produktivitas Minyak Kelapa

Mahasiswa UGM Berinovasi untuk Genjot Produktivitas Minyak Kelapa
info gambar utama

Meningkatkan produktivitas dan mengawetkan minyak kelapa Virgin Conut Oil (VCO) masih menjadi persoalan yang dihadapi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Indonesia. Berangkat dari masalah tersebut, lima mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) mengembangkan inovasi untuk membuat VCO semakin awet.

Mahasiswa UGM yang ambil bagian dalam pengembangan inovasi untuk mengawetkan minyak kelapa VCO adalah Aldi Riyanto (FMIPA 2019), Muhammad Haris Yulianto (FTP 2020), Farrizh Noer Abdiellah (FT 2020), Yasmeen Afifah Nurbakhsy (FMIPA 2020), dan Laila Mukarromah (FMIPA 2020). Kelimanya bekerja di bawah bimbingan dosen Fakultas Matematika dan Ilmu Pengatahuan Alam UGM, Mokhammad Fajar Pradipta, S.Si., M.Eng.

Kelima mahasiswa UGM tersebut mengembangkan Alat Sentrifugasi dan Penyaring Vacuum Pump. Dengan alat itu, produktivitas dan umur simpan VCO dapat ditingkatkan. VCO yang diolah dengan cara sentrifugasi akan mengekstraksi minyak yang ada pada krim kelapa. Adapun minyak bisa diekstraksi jika dilakukan destabilisasi protein hingga emulsi krim akan pecah menjadi minyak, protein, dan air. Sementara itu pada vacuum pump, VCO dipompa dan dialirkan dengan daya hisap berkekuatan tinggi sehingga proses penyaringan dapat berjalan cepat dan efisien.

“Setelah semua VCO tersaring masuk ke dalam kontainer kembali dilakukan pemvacuum-an yang bertujuan untuk mengurangi kadar oksigen yang ada di dalam kontainer sehingga perkembangbiakan mikroorganisme dapat diminimalkan," ujar Aldi Riyanto di Kampus UGM, Kamis (18/8) seperti dilansir laman resmi UGM.

VCO adalah minyak kelapa yang dihasilkan dari daging kelapa tua segar. Seperti diwartakan Kompas.com, secara tradisional, VCO bisa diproduksi dengan memeras kelapa dan mengambil santannya untuk kemudian difermentasi. Sedangkan dengan cara modern, VCO dibuat dengan mengeringkan kelapa dengan mesin lalu dimasukkan ke dalam mesin tekan untuk diambil minyaknya.

Alat Sentrifugasi dan Penyaring Vacuum Pump karya mahasiswa UGM telah diterapkan langsung di sentra produksi VCO. KWT Nira yang berlokasi di Dusun Semen, Desa Trenten, Kecamatan Candimulyo, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah telah menggunakan alat tersebut untuk menopang aktivitas produksi VCO-nya. Hasilnya, kapasitas produksi KWT Nira Lestari mengalami peningkatan.

“Alat sentrifugasi sangat membantu meningkatkan produktivitas karena dengan satu kali proses penggunaan alat dapat meningkatkan kapasitas dari yang awalnya hanya 5 – 6 liter saja menjadi 13,8 liter. Untuk penyaringan VCO menggunakan penyaring vacuum pump dapat menempuh waktu yang relatif cepat dari awalnya bisa mencapai 1 jam, kini bisa diselesaikan menggunakan alat hanya sekitar 7 – 15 menit," tambah Aldi Riyanto.

Inovasi ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Lewat Program Kreativitas Mahasiswa Penerapan IPTEK (PKM-PI) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI tahun 2022, tim mahasiswa UGM berhasil mendapatkan bantuan pendanaan. Ketua KWT Nira Lestari, Yuni Setyaningsih, juga menilai alat sentrifugasi dan penyaring menjadikan KWT Nira Lestari mampu menerima pesanan dalam jumlah banyak karena produktivitas dan masa umur VCO dapat diperpanjang.

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan A Reza lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel A Reza.

Terima kasih telah membaca sampai di sini