Bagaimana sih Cara Membedakan Lowongan Pekerjaan yang Asli dan Palsu? Cek Yuk?!

Bagaimana sih Cara Membedakan Lowongan Pekerjaan yang Asli dan Palsu? Cek Yuk?!
info gambar utama

Awal pandemi lalu, banyak perusahaan dengan terpaksa memberhentikan para karyawannya akibat perekonomian yang kian memburuk. Akibatnya, jarang sekali perusahaan yang membuka lowongan pekerjaan pada saat itu. Namun setelah dua tahun dan seiring berjalannya waktu, ekonomi kembali bangkit secara perlahan dan mulai banyak perusahaan yang kembali membuka lowongan pekerjaan.

Meski demikian, kamu harus tetap waspada ya, Goodmates. Pasalnya, tidak sedikit oknum dengan kedok perusahaan yang mencoba menipu melalui lowongan pekerjaan. Tidak sedikit pula yang menjadi korban penipuan dari lowongan pekerjaan yang dibagikan. Ada yang memberikan info panggilan interview, namun pada saat interview justru diminta sejumlah uang dengan nominal tertentu. Alasannya, untuk biaya seragam atau administrasi. Memilukan ya, Goodmates.

Nah, untuk menghindari hal tersebut, kamu perlu berhati-hati dan harus bisa memastikan lowongan kerja yang kamu dapatkan asli atau palsu. Berikut adalah cara untuk membedakan lowongan kerja asli dan palsu.

  1. Cek Sumber Informasinya
Ilustrasi cek sumber informasinya
Ilustrasi cek sumber informasinya | Pexels.com/MichaelBurrows

Langkah awal yang bisa kamu lakukan adalah dengan cara mengecek atau melihat sumber informasi lowongan pekerjaan tersebut. Jangan sampai terkecoh dan tergoda dengan benefit yang ditawarkan tanpa memastikan sumbernya terlebih dahulu. Biasanya, informasi asli bisa didapatkan dari website resmi perusahaan dan portal job ternama. Selain dari keduanya, kamu bisa lebih skeptis untuk mencari tahu keasliannya.

Nah, ketika kamu mencari tahu sumber informasi lowongan tersebut di Google dan kamu tidak menemukan website resmi atau akun sosial media profesional perusahaan, dapat dipastikan bahwa lowongan tersebut palsu.

  1. Cek Email Perusahaan
Ilustrasi cek email perusahaan
Ilustrasi cek email perusahaan | Pexels.com/IvanSamkov

Waspada jika kamu menerima email undangan wawancara kerja. Pastikan dulu, apakah email tersebut merupakan email resmi perusahaan atau bukan. Kamu bisa mengeceknya melalui website resmi perusahaan atau hubungi melalui telepon kantor.

Biasanya, jika email menggunakan user perusahaan, namun bagian belakang masih menggunakan Yahoo atau Gmail, patut kamu curigai. Karena, biasanya perusahaan-perusahaan memiliki domain sendiri. Namun, tidak ada salahnya jika mengecek keasliannya karena tidak semua yang menggunakan domain Yahoo atau Gmail adalah lowongan pekerjaan palsu. Check and re-check adalah koentji!

  1. Cek Struktur Penulisan
Ilustrasi cek struktur penulisan
Ilustrasi cek struktur penulisan | Pexels.com/RonLach

Selanjutnya, kamu bisa mengeceknya melalui penulisan bahasa. Biasanya tata bahasa yang digunakan pada info lowongan pekerjaan palsu, berantakan atau tidak teratur. Bahkan ada yang mencampur kosakatanya antara bahasa formal dan informal. Tak hanya itu, jika kamu menemukan typography pada nama perusahaan atau domain email perusahaan, sangat patut kamu curigai.

  1. Bekerja Sama dengan Oknum Agen Travel
Ilustrasi bekerja sama dengan oknum agen travel
info gambar

Beberapa diantara kalian pasti pernah mendapatkan email undangan interview di luar daerah kan? Hati-hati dengan modus undangan interview seperti ini jika kamu diminta untuk membayar biaya biro perjalanan ke lokasi interview. Sekali lagi, interview di sebuah perusahaan tidak akan pernah diminta biaya apapun untuk biaya akomodasi, seragam, dan sebagainya.

Jika lowongan kerja luar kota tersebut benar adanya, kebanyakan perusahaan akan menanggung seluruh biaya akomodasi calon karyawannya. Kalau pun mengharuskan untuk melakukan perjalanan ke lokasi interview luar kota, biaya tersebut kamu tanggung pribadi, dengan mengurusnya sendiri tanpa campur tangan perusahaan.

  1. Hati-Hati Formulir Palsu
Ilustrasi hati-hati formulir palsu
Ilustrasi hati-hati formulir palsu | Pexels.com/OlyaKobruseva

Jika kamu mendapatkan sebuah tautan link dengan alih-alih harus mengisi data pribadi, sebisa mungkin jangan langsung di klik. Karena, bisa saja oknum tersebut ingin mencuri data pribadimu melalui link tersebut atau bahkan menarik sejumlah uang dari rekeningmu secara otomatis, seperti beberapa kasus yang terjadi belakangan ini.

Beberapa orang menjadi korban penipuan dan merugi karena uang tabungannya hilang begitu saja dalam jumlah yang cukup besar karena mengklik sebuah link. Nah, jika link tersebut benar sebuah link formulir, kamu harus memastikan kembali. Tidak benar apabila kamu diminta untuk mengisi nomor rekening, hingga foto pribadi sambil memegang KTP. Ini patut kamu waspadai ya, Goodmates!

Nah, beberapa poin tersebut bisa kamu lakukan sebelum konfirmasi kehadiran interview. Niat untuk mencari kerja, malah merugi, sungguh tidak masuk akal. Tetap skeptis dan hati-hati ya, Goodmates! Goodluck!

Untuk tau lebih banyak seputar informasi lowongan pekerjaan ter-update, kamu bisa cek Instagram @workerspediadan channel Youtube Workerspedia. Disana kamu akan menemukan informasi seputar dunia kerja yang sangat bermanfaat.

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini