CV ATS Friendly vs CV Kreatif: Lebih Baik Pakai yang Mana?

CV ATS Friendly vs CV Kreatif: Lebih Baik Pakai yang Mana?
info gambar utama

Goodmates, apakah kamu yang sudah menginjak umur diatas 18 tahun atau malah dibawah itu, sudah merasa pentingnya memiliki CV?

CV atau curriculum vitae merupakan dokumen persyaratan penting yang harus kamu punya ketika ingin mendaftar pada suatu kepanitian, organisasi, magang, maupun suatu perusahaan untuk bekerja. Memang masih ada persyaratan lain yang tak kalah penting, seperti portofolio.

Akan tetapi, CV menjadi dokumen utama. HR (Human Resources) divisi yang bertugas pada proses perekrutan biasanya menggunakan cara ATS (Applicant Tracking System) untuk memudahkan dan mempercepat kerja HR dalam menyeleksi ratusan CV kandidat yang masuk.

Berisi tentang data diri, kemampuan, pengalaman, dan prestasi (optional), baik CV ATS Friendly maupun CV Kreatif memiliki keunggulan masing-masing. Namun, yang masih kerap diperdebatkan adalah lebih baik mana antara keduanya?

Baca Juga:

CV ATS Friendly

Perbedaan paling menonjol terletak pada unsur tampilan dan desain. CV ATS Friendly memiliki tampilan yang sederhana. Hanya menggunakan warna hitam-putih dan jenis font yang biasa karena mengutamakan kemudahan pembaca.

Meskipun kalah dari segi tampilan, CV ini lebih berpeluang dan formal. Perusahaan besar, seperti BUMN, Apple, dan lain-lain saja hanya menerima CV jenis ATS Friendly. Mayoritas perusahaan besar akan melalukan screening CV menggunakan teknik ATS dengan begitu CV ATS Friendly akan lebih mudah terdeteksi.

Hal penting yang perlu diperhatikan, kamu harus menuliskan keyword yang tepat serta informasi secara ringkas dan jelas. Bidang yang ingin dilamar pun mencakup keseluruhan dan jika GoodMates tertarik untuk mendaftar pada perusahaan ternama, maka sudah sebaiknya menggunakan CV ATS Friendly.

Baca Juga:

CV Kreatif

Dari namanya saja kreatif, tentu CV Kreatif memiliki tampilan yang lebih menarik dan wah. Dibandingkan CV ATS Friendly yang hanya menggunakan warna hitam-putih, CV Kreatif jauh lebih berwarna.

Untuk kamu yang tertarik dan cakap dalam bidang desain grafis, multimedia, illustrator, dan semacamnya, CV Kreatif akan menjadi pilihan yang pas karena secara tak langsung kamu sudah memperlihatkan skill dalam mendesain.

Akan tetapi, hati-hati GoodMates jangan sampai terlalu membuat tampilan CV terlihat penuh dan kombinasi warna serta font yang kurang pas akan memengaruhi. Apalagi, kalau tulisannya saja sudah susah untuk dibaca.

Selain itu, jika tempat tujuan kamu mendaftar atau melamar pada perusahaan yang melakukan screening CV secara manual dan perusahaan kecil menengah, maka tak masalah kalau GoodMates mau menggunakan CV jenis ini.

Di samping memperhatikan jenis CV apa yang ingin digunakan, kamu juga harus memastikan untuk menuliskan segala isi dalam CV yang berkualitas. Mau bagaimana pun isi menjadi hal penting dan utama. Jangan hanya berfokus pada tampilan, tetapi mengabaikan isi.

Baca Juga:

CV ATS Friendly memang terlihat lebih unggul daripada CV Kreatif. Namun, bukan berarti CV Kreatif tak pantas untuk dipakai. Seperti yang sudah dijelaskan diatas, segala bidang yang mencangkup masalah desain dan hal kreatif, tentu CV Kreatif menjadi pilihan yang tepat.

CV menjadi tempat di mana kamu harus pandai dalam branding diri sendiri. Pastikan dulu tempat yang ingin kamu tuju condong pada jenis CV yang apa dan jangan sampai memakai desain serta jenis font yang justru membuat pembaca susah dalam melihat keseluruhan isi.

Pada dasarnya jenis CV manapun tak ada yang salah. Akan salah jika kamu tidak tepat dalam menempatkan CV tersebut. Semangat dalam mencari kesempatan dan pengalaman untuk membuat CV-mu makin cantik, ya, GoodMates.

Referensi: Kompas | Instiki | linovhr

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini