Apa Sih Perbedaan Pecel Lele dan Pecel Sayur?

Apa Sih Perbedaan Pecel Lele dan Pecel Sayur?
info gambar utama

Indonesia memiliki beragam kuliner yang tersedia dari Sabang sampai Merauke. Mulai dari yang manis, asin, asam, sampai pedas dan sebagai negara penghasil rempah terbesar ke 9 di dunia terdapat rasa makanan yang hanya bisa kamu dapati di Indonesia. Bahkan saking banyaknya makanan di Indonesia ternyata terdapat beberapa makanan dengan nama yang sama.

Jika kamu berasal dari daerah Jawa Tengah, Jogja, hingga, Jawa Timur pastinya kamu akan mengira pecel itu berisikan sayuran. Namun, jika kamu berasal dari luar daerah tersebut pastinya kamu akan mengira pecel itu berisikan ayam atau ikan yang disajikan menggunakan sambal.

Nah, siapa disini yang masih kebingungan dengan makanan tersebut? Yuk, simak informasi mengenai perbedaan pecel makanan khas Indonesia ini!

Pecel Sayur

Tampilan pecel sayur pada perbedaan pecel lele dan pecel sayur

Pecel khas Jawa Tengah umumnya berisikan sayur-sayuran rebusan seperti kangkung, kacang panjang, tauge, kol, dan timun. Pecel inilah yang dinamakan pecel sayur, penyajian pecel sayur ini menggunakan saus kacang tanah yang manis dengan sedikit rasa pedas gurih. Biasanya pecel sayur dapat disajikan dengan goreng-gorengan seperti gorengan bakwan, gorengan tempe, dan rempeyek kacang.

Dibalik lezatnya makanan yang super murah ini, ternyata pecel sayur sudah ada sejak abad ke-9. Bahkan, konon katanya pecel sayur sudah lahir sebelum masehi dan pecel diketahui tertulis dalam Prasasti Siman dari Kediri yang ditulis pada tahun 943 masehi. Prasasti tersebut menyebutkan terdapat makanan yang terbuat dari sayuran daun yang direbus dan disajikan dengan bumbu rempah.

Pecel sayur juga banyak dijajakan di warung-warung sekitar jalanan. Harganya pun berkisar mulai dari Rp 10.000 hingga Rp 15.000 saja. Dan bagi kamu kaum mageran, bumbu pecel instan kini juga bisa kamu temukan di pasaran dalam bentuk pasta, sehingga kamu tidak perlu repot-repot menggoreng kacang tanah dan menghaluskannya. Kamu hanya perlu menghangatkan bumbu pecel instan dengan sedikit air panas, lalu setelah cair kamu bisa menikmatinya dengan sayur-sayuran dan jadilah pecel sayur ala rumahan.

Pecel sayur lebih terkenal di daerah Jawa Tengah sampai ke daerah Jawa Timur. Mungkin untuk sebagian orang luar daerah tersebut akan kebingungan dengan tampilan pecel, karena yang mereka kira adalah lauk ayam atau ikan yang disajikan dengan sambal serta lalapan.

Pecel Lele

Tampilan pecel lele pada perbedaan pecel lele dan pecel sayur

Masih dengan nama yang sama yaitu pecel, namun pecel satu ini berisikan lauk ayam ataupun ikan yang disajikan dengan nasi tidak lupa sambal serta lalapan sayur. Sama seperti pecel sayur, pecel ayam juga bisa disajikan dengan lauk tambahan seperti tempe goreng dan tahu goreng. Sambal pada pecel ayam biasanya menggunakan sambal bawang yang dicampur dengan tomat dengan rasa pedas gurih dan segar.

Ciri khas pecel ayam ini biasanya dapat terlihat dari spanduk warung pecel ayam dengan sentuhan warna oranye dan hijau yang dilengkapi dengan gambar ayam dan lauk lainnya. Tidak jarang warung pecel ayam juga menjual aneka lauk seperti bebek, burung, nila, bawal, dan sebagainya. Kamu bisa mendapati warung-warung pecel ayam di pinggiran jalan dan biasanya menyediakan tempat lesehan sebagai area makannya. Sehingga kamu bisa menikmati ramainya jalanan sambil menikmati pedasnya sambal pecel ayam. Biasanya makanan ini dapat dinikmati mulai dari kisaran harga Rp 20.000 saja, dan jangan lupa pesan es teh manis untuk melengkapi kenikmatan makan kamu.

Walaupun namanya tidak cukup tenar di daerah Jawa Tengah, Jogjakarta, dan Jawa Timur, ternyata pecel ayam atau lele berasal dari Lamongan, Jawa Timur sehingga di daerah tersebut olahan tersebut dikenal dengan nama Nasi Lamongan. Dan konon katanya penamaan pecel lele dinilai mirip dengan pecek yaitu kuliner Betawi, sehingga untuk menghindari kemiripan itulah makanan satu ini disebut sebagai pecel lele.

Nah itulah penjelasan singkat mengenai perbedaan pecel lele dan pecel sayur. Dari artikel tersebut, apakah kamu telah mencoba salah satunya? Atau bahkan keduanya?

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Rizky Phyar Saiputra lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Rizky Phyar Saiputra.

Terima kasih telah membaca sampai di sini