Intip Fakta Arak Bali yang Sudah Resmi Jadi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia

Intip Fakta Arak Bali yang Sudah Resmi Jadi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia
info gambar utama

Berbicara tentang warisan budaya tentu Indonesia memiliki banyak akan hal tersebut. Belum lama ini tambah lagi satu warisan budaya tak benda, yaitu arak Bali. Dari nama Bali saja sudah jelas bahwa minuman ini khas Pulau Dewata.

Arak Bali bukan semacam minuman alkohol yang menjerumus pada minuman untuk sarana mabuk. Di Bali, diraciknya arak sebagai kekayaan budaya lokal sarana kesehatan yang memiliki banyak berkhasiat, diantaranya menyembuhkan sariawan, batuk maupun menghangatkan tubuh.

Memiliki bahan dasar arak rempah, sebelum dikonsumsi arak Bali akan dicampurkan dengan rempah, madu dan buah. Buah yang digunakan, meliputi jeruk Bali, mangga, nanas, beri, kurma, bunga telang, hingga kopi. Kemudian arak akan di simpan terlebih dulu selama enam bulan.

Nah, Kawan pada (3/11/22) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia dengan resmi menetepkan arak Bali sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB).

Penetapan ini tentu disambut riang oleh para petani arak karena sebelumnya petani arak cenderung tak bebas dalam menjual arak karena takut diklaim sebagai pengedar minuman keras. Sekilas tentang sejarahnya, tradisi minum arak Bali sudah dikenal dan ada sejak dulu lamanya.

Mulanya, arak Bali digunakan untuk upacara keagamaan masyarakat Bali, kini arak Bali diminum dengan menambahkan campuran lain, seperti soda. Berikut ini fakta-fakta dari arak Bali yang harus Kawan ketahui.

  1. Menjadi Souvenir Resmi KTT G20

Arak diresmikan jadi souvenir G20 pada Agustus 2022. Disediakan lima varian rasa unggulan arak Bali yang masing-masing tersedia 50 botol. Souvenir arak Bali dibagikan pada jajaran menteri yang hadir. Tentunya ini sebagai salah satu cara untuk makin memperkenalkan minuman lokal Indonesia hingga mancanegara.

  1. Terbuat dari Bahan Alami

Jika sebagian dari Kawan mengira arak terbuat dari alkohol, maka hal tersebut tidak benar. Dalam pembuatannya, arak Bali menggunakan rempah yang diantaranya cengkeh, pala, jahe merah, kayu manis, hingga vanili. Campuran rempah, madu, dan buah di dalamnya sudah terbukti aman dan sangat baik untuk kesehatan tubuh.

Selain itu, arak Bali juga dapat dibuat melalui fermentasi tetesan air dari pohon kelapa atau pohon lontar. Tetesan air yang sudah ditadahi ini direbus hingga menghasilkan uap. Maka dari itu, Kawan, jika ditemukan arak Bali yang tak sesuai dengan bahan baku seharusnya, maka akan ada sanksi tegas karena itu merusak tradisi arak Bali.

  1. Tergolong Pada Minuman Spirit ke-7 Dunia

Maksud dari minuman dengan kategori spirit dunia ialah minuman yang masuk dalam golongan C dengan kadar alkohol 25 persen hingga 45 persen. Totalnya, ada tujuh minuman spirit dunia golongan C. Arak Bali bersanding dengan whiskey, rum, vodka, tequila, brandy, dan gin.

Pemerintah Bali pun dianggap sudah mampu untuk terus melindungi dan menjaga warisan leluhur. Berhasilnya arak Bali yang sudah jadi WBTB ini menjadikan warisan budaya Bali menyumbang total Sembilan WBTB. Tentu eksistensi arak Bali makin ke sini makin diketahui siapapun.

Terlebih lagi digunakannya arak Bali sebagai souvenir G20 makin menunjukkan budaya khas Bali yang begitu dikenal. Dengan begitu masyarakat Indonesia diluar provinsi Bali pun makin tahu kalau arak Bali bukan hanya mendapatkan klaim sebagai alkohol, tetapi ini minuman yang penuh dengan khasiat baik.

Referensi: Antara News | CNN Indonesia| Liputan 6 | Suara

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

AD
KO
Tim Editor arrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini