Jokowi Terima Penghargaan Perdamaian Internasional 2022 dari Uni Emirat Arab

Jokowi Terima Penghargaan Perdamaian Internasional 2022 dari Uni Emirat Arab
info gambar utama

Pada 7 November 2022, Indonesia kembali meraih penghargaan bergengsi. Bertempatan di Istana Merdeka, Sekretaris Jenderal Forum Perdamaian Abu Dhabi, Cheikhna Abdallah AlSheikh AlMahfodh Bin Bayah menyerahkan penghargaan langsung kepada Joko Widodo selaku Presiden Republik Indonesia.

Diserahkannya Penghargaan Perdamaian Internasional Imam Hasan bin Ali 2022 dari Uni Emirat Arab (UEA) ini sebagai dasar pengakuan dari dedikasi Joko Widodo selaku pemimpin negara dan Indonesia atas kontribusinya terhadap perdamaian internasional.

Dapat dikatakan bergengsi karena penghargaan kali ini menjunjung nama dari Imam Hasan bin Ali yang merupakan cucu dari Nabi Muhammad SAW. Hal ini sebagai tanda bahwa Joko Widodo dipercaya oleh dunia sebagai pemimpin yang menyebarkan pesan dan budaya damai.

Sebelumnya, Penghargaan Perdamaian Internasional Imam Hasan bin Ali 2022 sudah diserahkan pada Ma’ruf Amin, Wakil Presiden Republik Indonesia kala itu bertempatan di Abu Dhabi. Ma'ruf menerima penghargaan berupa plakat.

Penghargaan Perdamaian Internasional dari Masa ke Masa

Pertama kali di 2015, Penghargaan Perdamaian Internasional diserahkan pada Wahiduddin Khan, itelektual India yang telah berkontribusi dalam memerangi mentalitas kekerasan dan perang.

Kemudian pada 2016 diberikan untuk National Interfaith Peace Platform, Afrika Tengah, karena berhasil ikut andil dalam memperkuat nilai-nilai perdamaian dengan cara tersendiri dan berkomunikasi secara langsung dengan warga setelah terjadi perang saudara sejak 2012 silam.

Egyptian Family House sebagai penerima penghargaan ini pada 2017 atas dedikasinya terhadap koeksistensi antar umat beragama, sedangkan 2018 diberikan untuk Presiden Eritrea, Isaias Afwerki, dan perdana menteri Ethiopia, Abiy Ahmed, atas peran mereka dalam menyelesaikan konflik berkepanjangan antar negara dan menjunjung nilai-nilai toleransi.

Pencapaian atas upaya global dalam mengenalkan perdamaian dan toleransi di seluruh dunia yang dilakukan Sekretaris Jenderal Liga Muslim Dunia, Sheikh Dr. Muhammad bin Abdul Karim pantas menerima penghargaan ini pada 2019.

Tahun 2020 giliran The Frontline Heroes Office, PEA karena peran dan perhatiannya terhadap setiap individu yang bekerja di garis terdepan. Dengan begitu, di 2022 tentu jadi kebanggaan bagi Indonesia karena berhasil menerima penghargaan ini.

Keberhasilan presiden RI serta Indonesia yang mampu diklaim sebagai mereka yang ikut memberikan kontribusinya pada perdamaian dunia turut jadi bukti bahwa Indonesia makin menunjukkan eksistensinya pada global atas pencapaian yang baik.

Adanya perhargaan ini sebagai hal baik pula untuk makin mempererat hubungan antara Indonesia dan Emirat Arab. Seperti halnya Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) yang bertujuan untuk menjaga perdamaian dunia.

Apa yang telah diraih Indonesia saat ini jadi bukti nyata bahwasannya Indonesia pun telah berkontribusi akan hal tersebut. Tentu ini menjadi semangat baru baik untuk Indonesia maupun negara-negara lain untuk makin sadar bahwa untuk menciptakan perdamaian dunia, semua pihak harus bersatu dan bekerja sama.

Referensi: Kompas | Presiden RI | Kerjha

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

AD
KO
Tim Editor arrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini