Peringati Hari Pahlawan Nasional, Ingat 4 Pahlawan Berjasa Ini?

Peringati Hari Pahlawan Nasional, Ingat 4 Pahlawan Berjasa Ini?
info gambar utama

Keadaan Indonesia saat ini tak terlepas dari jasa-jasa para pendahulu. Tentu saja dulunya Indonesia belum indah dan sehebat sekarang. Jasa para pahlawan harus terus dijunjung.

Pahlawan Indonesia tersebar diberbagai daerah. Sebagian diantaranya memperjuangan Indonesia secara utuh maupun melalui perjuangan di daerah masing-masing dahulu. Ketika berbicara mengenai pahlawan, tiap negara pasti memilikinya.

Begitu pula pahlawan nasional kita. Hari ini, 10 November, tepat pada perayaan hari pahlawan nasional. Hari di mana Kawan mengenang kembali para pahlawan hebat Indonesia yang sudah berjuang untuk kemerdekaan.

Dirayakan pada 10 November bukan tanpa alasan. 10 November 1945 terjadi peristiwa di mana sedang terjadi pertempuran sengit di Surabaya, Jawa Timur dengan pasukan Inggris. Inggris melalui mayor Jenderal Eric Carden Robert Mansergh mengeluarkan surat perintah 10 November 1945.

Surat tersebut berisi pernyataan bahwa Indonesia harus menghentikan perlawanan dan menyerahkan diri. Para pemuda Surabaya turut diminta untuk mendatangai tempat yang sudah ditentukan pada tanggal tersebut.

Jika pasukan Indonesia tak melakukannya, Inggris akan melancarkan serangan yang lebih hebat. Dalam pertempuran pertama kali setelah proklamasi kemerdekaan Indonesia ini jadi pertempuran paling sengit dan banyak korban sipil yang berjatuhan.

Surabaya pun dijuluki sebagai neraka kala itu. Akibat dari peristiwa ini, dalam rangka mengenang mereka yang gugur mempertaruhkan nyawa untuk negeri dikenang dalam peringatan Hari Pahlawan Nasional, 10 November.

Disamping itu, tentunya siapa-siapa saja pahlawan nasional Kawan harus mengenalnya, terutama lima pahlawan nasional dibawah ini yang begitu berjasa untuk Indonesia.

  1. Soekarno

Paling utama dan penting, siapa yang tak kenal Soekarno? Kawan sudah tentu taka sing dengan sosoknya. Soekarno begitu dikenal karena perjuangannya yang aktif dan gesit untuk memerdekakan Indonesia hingga membuat dirinya menjadi presiden pertama serta menjabat selama lebih dari 20 tahun.

Selain sukses memproklamasikan kemerdekaan, beliau turut mengusulkan dasar negara Indonesia yang hingga kini masih terus digunakan, Pancasila. Perjuangannya melawan kolonialisme dan imperialisme yang turut menyita banyak pengorbanan berhasil ia pukul mundur bersama para pahlawan lainnya.

  1. Laksamana Malahayati

Malahayati, perempuan pertama di dunia yang menjadi seorang laksamana laut. Tak hanya dikenal secara nasional, sosoknya akrab dikenal para sejarawan internasional. Sebagai seorang perempuan ia memiliki catatan apik kala itu.

Laksamana Malahayati bersama pasukan Inong Balee yang dipimpinnya berhasil menaklukkan pasukan Cornelis de Houtman, penjajah pertama Belanda yang menginjakkan kaki di Indonesia. Bahkan, malahayati sendiri yang membunuh Cornelis de Houtman melalui tikaman rencongnya.

  1. Pangeran Diponegoro

Berbicara tentang penjajah dibagian tanah Jawa tentu sosok Pangeran Diponegoro yang menentang keras mereka tak akan terlupakan. Perang yang menghabiskan waktu selama lima tahun ini penuh dengan perjuangan pasukan Pangeran Diponegoro untuk meruntuhkan banteng Belanda.

Atas dedikasinya, nama Pangeran Diponegoro digunakan pada sejumlah tempat sampai dijadikan nama pada suatu universitas di Indonesia, Universitas Diponegoro. Bahkan UNESCO memberikan penghargaan berupa ditetapkannya Babad Diponegoro sebagai Memory of The World atau Warisan Ingatan Dunia.

  1. Maria Walanda Maramis

Pahlawan yang berasal dari Sulawesi Utara ini menjadi sosok pendidik dan pegiat hak-hak perempuan. Tak hanya Kartini saja yang memperjuangkan perempuan, Maria turut berkontribusi pada emansipasi perempuan di dunia pendidikan maupun politik. Hingga akhirnya, Maria berhasil membuat kaum perempuan Minahasa untuk ikut serta dalam memilih wakil rakyat kala itu.

Referensi: CNN Indonesia | Kumparan | National Geographic

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

AD
KO
Tim Editor arrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini