Keripik Moring - Camilan Sehat Khas Garut Yang Pedas nan Gurih

Keripik Moring - Camilan Sehat Khas Garut Yang Pedas nan Gurih
info gambar utama

Moring merupakan akronim dari kata Cimol Kering. Makanan sejenis keripik renyah ini adalah camilan khas daerah Garut, Jawa Barat.

Proses pembuatan Moring hampir mirip dengan Cimol yakni adonan tepung yang digoreng dengan suhu tertentu sehingga menjadi renyah tiada tara.

Biasanya masyarakat Garut kerap menjadikannya sebagai makanan pelengkap, maupun lauk nasi karena rasanya dikenal gurih dan sedikit pedas. Sehingga cocok disantap dengan nasi hangat.

Dengan dua rasa utama asin dan pedas, kehadiran moring di atas meja makan atau ruang tamu memberikan alternatif makanan renyah nan sehat, baik sebagai camilan atau pendamping lauk.

Menurut Tini dalam liputan6 mengatakan bahwa geliat perajin moring di kampung Sukadana Baru, Garut dimulai sejak duu puluh tahun lalu. Saat itu, warga sekitar berharap memiliki camilan khas daerah, yang menyerupai camilan keripik dalam kemasan yang biasa dijajakan di warung milik warga.

Perbedaan Moring dengan Cilok dan Cireng

Moring sebenarnya adalah kudapan yang berasal dari keluarga 3C, yaitu cilok, cireng, dan cimol. Ketiganya sama-sama terbuat dari olahan tepung, namun memiliki penyajian yang berbeda-beda.

Cilok adalah singkatan Aci (tepung kanji) yang dicolok. Penganan ini direbus dan diisi dengan daging, lalu dibentuk bulat seperti bakso. Umumnya disantap menggunakan bumbu kacang, saos pedas, dan kecap dan sangat cocok disantap saat masih hangat.

Sedangkan Cireng adalah singkatan dari aci digoreng. Pembuatannya sederhana yakni tepung kanji dicampur dengan air dan bumbu penyedap lalu digoreng dalam minyak panas hingga berwarna putih sedikit kecoklatan.

Yang terakhir adalah Cimol, yakni Aci digemol. Kudapan ini berbentuk bulat seperti cilok namun berasa cireng. Cimol sendiri proses pembuatannya yakni tepung kanji dibulat-bulatkan kemudian digoreng. Setelah itu ditaburi dengan bermacam bumbu bubuk dengan berbagai rasa, bisa keju, jagung, pedas, atau asin.

Yang membedakan Moring (cimol kering) dengan Cimol biasa adalah bahan pembuatannya. Moring umumnya dibuat dari tepung tapioka atau tepung singkong, sedangkan Cimol terbuat dari Tepung Kanji.

Bahan dan Cara Membuat Moring

Jika kalian tertarik mencoba di rumah untuk membuat Moring, berikut adalah bahan dan tahap pembuatan Moring yang kami sadur dari resepkoki.id.

Bahan-bahan ;

- 150 gram tepung tapioka

- 100 gram tepung terigu

- 2 siung bawang putih, haluskan

- 1 sdt garam

- 1/2 sdt kaldu bubuk

- 2 tangkai seledri, cincang halus

- 2 sdm minyak goreng

- 250 ml air panas

- Cabai bubuk (optional) secukupnya

Langkah-Langkah Pembuatan ;

  1. Campur tepung tapioka, terigu, bawang putih, garam, kaldu bubuk, dan seledri. Aduk hingga semuanya tercampur rata.
  2. Masukan air panas sedikit-sedikit, sambil diaduk dengan sendok kayu. Kemudian uleni sampai kalis dan bisa dibentuk.
  3. Bagi adonan menjadi beberapa bagian, bentuk adonan menjadi bulat memanjang.
  4. Rebus adonan dalam air mendidih yang sudah dicampur 2 sendok makan minyak goreng sampai mengapung dan matang.
  5. Dinginkan kemudian simpan di kulkas minimal 4 jam.
  6. Iris tipis moring yang sudah mengeras, kemudian goreng dalam minyak panas. Saat menggoreng jangan langsung diaduk, tunggu beberapa saat sampai moring agak mengering baru diaduk supaya tidak menempel satu sama lain.
  7. Taburi moring yang sudah matang dengan cabai bubuk jika suka pedas. Kocok merata dan perlahan agar moring tidak banyak pecah-pecah.

Itulah sekilas tentang Moring, camilan khas daerah Garut yang dapat kalian cicipi saat bertandang ke daerah pembuat dodol ini.

Jika belum sempat, kalian dapat bereksperimen sendiri di rumah dengan menyediakan bahan dan mengikuti tahap-tahap pembuatannya. Selamat mencoba !.

Referensi: resepkoki.id | Liputan6.com

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Achmad Faizal lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Achmad Faizal.

Terima kasih telah membaca sampai di sini