Mengenal Ngupit, Kawasan Tertua di Indonesia Sejak 866 Masehi

Mengenal Ngupit, Kawasan Tertua di Indonesia Sejak 866 Masehi
info gambar utama

Kawasan tertua di Indonesia rupanya ada di Klaten, Jawa Tengah. Namanya Ngupit atau Upit. Tempat itu tak punya status adminstrasi apapun. Tapi dalam catatan sejarah, ia telah berdiri sejak abad 8 Masehi.

Melansir Detik.com, Ngupit merujuk kepada wilayah radius satu kilometer dari pasar Totogan, yang meliputi dua kecamatan. Mulai dari Desa Ngawen, Kahuman, Senden, sampai Mranggen di Kecamatan Jatinom, Klaten.

Tapi, Ngupit yang sekarang telah berubah menjadi tempat tukang sunat (bong supit). Aktivitas itu telah berlangsung sejak masa kerajaan Mataram Islam.

Mengenai asal usul Ngupit, sebuah makalah berjudul Tinjauan Ulang Prasasti Yupit 1994 memaparkan, nama Ngupit tercantum dalam dua prasasti yang ditemukan di Kabupaten Klaten pada waktu berbeda. Pertama, prasasti Yupit 1 ditemukan di halaman Masjid Dusun Sogaten, Desa Ngawen, Kecamatan Klaten Utara pada 1989. Kemudian, prasasti Yupit 2 ditemukan tahun 1991 di Dusun Kauman.

Tinggi keseluruhan dua prasasti ini 72-85 sentimeter, tinggi bagian bawah/kaki 27-48,5 sentimeter, lebar dan panjang kaki 25 sentimeter, tinggi bagian atas 36,5-45 sentimeter, dan bagian atas 25 sentimeter.

Menjelajah Klaten sebagai Surganya Kuliner Soto yang Abadi

Kedua prasasti itu dituliskan pada permukaan batu berbentuk lingga. Meski keduanya didapati dalam keadaan rusak, namun aksara yang terpahat masih dapat dibaca dengan jelas. Kedua prasasti itu ditulis menggunakan aksara Jawa kuno dengan isi tulisan yang memiliki kesamaan.

Isi prasasti itu umumnya membahas peringatan penetapan sebidang tanah atau suatu daerah sebagai perdikan (dibebaskan dari kewajiban membayar pajak kepada Belanda) pada 11 November 866 Masehi. Daerah itulah yang dikenal sebagai Ngupit.

Lalu, prasasti itu juga diberikan kepada pejabat sebagai anugerah dari raja untuk kepentingan bangunan suci. Di dalamnya terdapat keterangan orang yang menetapkan daerah, macam-macam upacara beserta orang yang melaksanakannya.

Saat ini, Ngupit sudah berumur 1.156 tahun. Sejumlah sesepuh Desa Kauman membeberkan bukti lain terkait Ngubit sebagai kawasan tertua di Indonesia, yaitu beberapa batu candi yang terletak di Makam Padalan.

Mengutip Klatenkab.go.id, bebatuan candi itu awalnya berupa batu berundak. Tapi, setelah diteliti, batu itu ternyata bongkahan kecil dari bebatuan yang tersusun rapi seperti bangunan candi.

Masyarakat setempat justru kebanyakan tidak tahu Ngupit itu apa karena memang dia bukanlah nama apapun, melainkan hanya sebutan untuk kawasan yang telah terpapar di atas. Tapi, keberadaannya bisa dijumpai dengan melihat sejumlah tanda yang terpampang di sekitar wilayah itu.

Misalnya, nama Ngupit digunakan pemerintah provinsi sebagai rambu jalan. Lalu, banyak sekali toko mencantumkan Ngupit dalam papan promosi mereka. Ada juga tulisan besar “Ngupit Regency” di pagar tembok.

Ironi Pencurian Bata Merah Candi di Situs Mbah Gempur Klaten

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Afdal Hasan lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Afdal Hasan.

AH
SA
Tim Editor arrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini