Pesona Kota Onde-onde

Pesona Kota Onde-onde
info gambar utama

#WritingChallegeKawanGNFI #CeritadariKawan #NegeriKolaborasi #MakinTahuIndonesia

Semua orang pasti sudah pernah mendengar nama Kota Mojokerto. Kota terkecil di Jawa Timur dengan segala pesona yang ada di dalamnya. Salah satu kota yang masuk dalam jajaran kota metropolitan karena hanya berjarak sekitar 50 km dari Kota Surabaya, Ibu Kota Provinsi Jawa Timur. Tak kalah dengan Surabaya, di kota ini dibangun pusat perbelanjaan modern yang menawarkan segala macam kebutuhan sehari-hari dan bioskop. Tak hanya itu, restoran cepat saji juga banyak dibangun di kota kecil ini yang mampu menambah gemerlap dan pesona dari kota Mojokerto. Tak heran bila kota ini dijuluki dengan kota metropolitan.

Memasuki kota ini, mata kawan akan dimanjakan dengan panorama alam Sungai Brantas yang membentang panjang. Penampakan ini batas alam antara kota dan Kabupaten Mojokerto di bagian utara. Melewati jembatan di atas sungai besar ini tentunya memberikan kesan tersendiri. Semak-semak yang tumbuh liar diantara sungai menambah keindahan alam ciptaan Tuhan tersebut. Tempat berkembangbiaknya flora dan fauna yang tak terhitung banyak jumlahnya.

Menara menjulang tinggi berwarna emas yang dihiasi lampu warna-warni di malam hari, menambah gemerlap kota ini. Dulunya menara ini difungsikan sebagai tempat penampungan air untuk mengisi kolam renang yang ada di bawahnya. Namun, sekarang disulap oleh pemerintah kota menjadi tempat wisata baru sekaligus menjadi salah satu maskot Kota Mojokerto. Tempat ini bernama pemandian Sekarsari.

Tepat berada di pusat kota, Kawan akan berjumpa dengan alun-alun Mojokerto. Berada diantara Masjid Agung dan pusat pemerintahan, tempat ini tidak lepas dari hiruk pikuk aktivitas masyarakat kota ini. Salah satu taman kota yang menawarkan tempat bermain buat anak-anak maupun sekedar dibuat nongkrong bersama keluarga. Tidak hanya itu, Kawan juga bisa menikmati berbagai macam jajanan yang ada di sekeliling alun-alun ini. Tentunya dengan harga yang sangat terjangkau.

Menuju ke arah selatan dari alun-alun Mojokerto, tepatnya di Jalan Mojopahit, Kawan akan menjumpai deretan pertokoaan di sepanjang jalan tersebut. Mereka menjual alat elektronik, distro, dan toserba. Di malam hari, pedagang kaki lima akan membuka tenda-tenda untuk menjajakan segala macam makanan dan minuman. Hal ini menjadi bukti bahwa perdagangan menjadi komoditas utama masyarakat kota Mojokerto. Salah satu makanan populer yang dijajakan adalah onde-onde.

Ilustrasi Onde-onde | Foto: Masak Apa Hari Ini
info gambar

Onde-onde merupakan salah satu makanan khas dari Kota Mojokerto. Makanan berbentuk bulat yang terbuat dari tepung ketan dan ditaburi wijen ini memang sudah sangat terkenal sejak zaman daluhu. Bahkan menurut cerita makanan ini sudah ada sejak zaman Mojopahit. Pada umumnya, onde-onde berisi kacang ijo, tetapi menurut perkembangan zaman isian dari makanan ini lebih bervariasi lagi. Ada yang berisi coklat, keju, blueberry dan masih banyak varian yang lainnya. Onde-onde termasuk dalam makanan jadul.

Walaupun begitu, makanan ini tak tergores oleh zaman. Terbukti dari tetap eksisnya onde-onde sebagai makanan khas Mojokerto yang tetap diburu para pelancong yang sedang berkunjung atau sekadar lewat kota ini.

Para pedagang kaki lima biasa menjual onde-onde dengan harga yang sangat terjangkau, sekitar 1000-2000 rupian perbuah. Cukup buat kantong kita, bukan? Karena harga yang murah ini menggunakan bahan baku yang ekonomis. Untuk rasa masih aman dilidah, kok. Tapi buat Kawan yang ingin mencicipi onde-onde dengan rasa yang premium, Kawan bisa mampir di toko onde-onde yang legendaris, yaitu Toko Onde-onde Bo Liem. Toko ini berada di Jalan Empunala. Soal rasa tidak perlu diragukan lagi karena toko ini menggunakan bahan yang berkualitas dalam pemuatan onde-onde. Harga onde-onde ini sekitar 5000-8000 rupiah perbuah. Setelah mencicipi onde-onde ini, kalian pasti akan ketagihan untuk datang lagi ke toko ini.

Itulah tadi salah satu pesona dari Kota Mojokerto. Kota kecil yang damai dengan segala cerita di dalamnya. Kota onde-onde sebagai julukannya. Jangan lupa bila Kawan melewati kota ini, untuk singgah menikmati kuliner yang ada di sini.

Referensi:Kominfo Provinsi Jatim | Food Detik

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

RN
KO
Tim Editor arrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini