Daftar 13 Unicorn di Indonesia. Apa Saja Kira-Kira?

Daftar 13 Unicorn di Indonesia. Apa Saja Kira-Kira?
info gambar utama

Walaupun sekarang sedang banyak gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), perkembangan perusahaan rintisan (startup) di Indonesia masih menunjukkan kenaikan. Tidak sedikit di antara perusahaan itu sudah masuk status unicorn alias startup dengan valuasi mencapai US$ 1 miliar (Rp 14,3 triliun). Lalu, apa saja startup unicorn itu?

1. Gojek

Bisa dibilang jika Gojek adalah startup Indonesia pertama yang berhasil mencapai status unicorn. Startup yang sudah berdiri sejak 2010 ini sudah mendapatkan sokongan dari berbagai perusahaan besar, mulai dari Telkomsel sampai Amazon dan Google. Saat ini, Gojek sudah menjadi perusahaan terbuka dan telah merger dengan unicorn lainnya, Tokopedia.

2. Tokopedia

Berdiri satu tahun lebih awal dari Gojek, Tokopedia mengalami perkembangan pesat dan menjadi salah satu startup marketplace terbesar di Indonesia. Startup yang didirikan sejak 2009 ini menawarkan berbagai macam kelebihan, mulai dari layanan promo gratis sampai kemudahan dalam bertransaksi.

Dari segi pendanaan, Tokopedia sudah mendapatkan dana dari Google dan salah satu perusahaan investasi asal Singapura, Temasek Holdings. Kini, Tokopedia sudah masuk ke dalam bagian GoTo setelah resmi merger dengan Gojek.

3. Bukalapak

Ini adalah startup marketplace lainnya yang berhasil meraih status unicorn. Bukalapak juga menjadi startup unicorn pertama menggelar Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI). Unicorn ini mulai melantai di bursa saham sejak 2021 kemarin.

Nilai IPO Bukalapak disebut sebagai nilai IPO terbesar dalam sejarah BEI. Menurut laporan prospektus yang dirilis Bukalapak pada 27 Juli 2021, saham perusahaan Bukalapak (BUKA) ditawarkan ke masyarakat dengan harga Rp 850/lembar saham. Selain melantai di bursa saham, Bukalapak juga sudah berinvestasi ke beberapa perusahaan, seperti Allo Bank dan PT Belajar Tumbuh Berbagi.

4. Blibli

Startup yang juga merupakan anak perusahaan Djarum ini merupakan startup marketplace yang menawarkan sistem back-end. Sistem tersebut diciptakan berkat kerjasama Blibli dengan perbankan, mitra logistik, mitra dagang, dan penyedia jasa teknologi.

Sepanjang tahun 2017-2021, Blibli telah mengakuisisi beberapa perusahaan, yaitu Tiket.com dan PT Supra Boga Lestari Tbk. Terbaru, unicorn ini resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun ini.

5. Traveloka

Kalau yang satu ini adalah startup yang menyediakan layanan pemesanan hotel dan tiket pesawat secara online yang berfokus untuk perjalanan domestik Indonesia. Seiring waktu, startup yang didirikan Ferry Unardi dkk ini mengembangkan layanan mereka, dimana Traveloka sekarang sudah menyediakan layanan pemesanan tiket kereta api, bus, penyewaan mobil, serta aktivitas wisata.

Terbaru, startup unicorn ini telah membuka layanan baru, yaitu Traveloka Eats. Layanan ini bisa membantu wisatawan untuk menemukan rekomendasi kuliner di tempat wisata yang mereka kunjungi. Pada tahun 2020 kemarin, Traveloka berhasil mendapatkan pendanaan sebesar US$ 250 juta.

6. tiket.com

Sebelum ada Traveloka, ada tiket.com yang merupakan pioneer dalam tahanan penyediaan layanan pemesanan tiket pesawat dan hotel. Pada 12 Juni 2017, saham startup ini sudah diakuisisi 100 persen oleh Blibli. Tidak ada perubahan besar dari sisi jajaran direksi tiket.com setelah diakusisi. Adapun perubahan pada startup ini hanya ada pada pergantian CEO-nya saja.

7. Kopi Kenangan

Baru berdiri pada 2017 kemarin, perkembangan startup ini tergolong pesat. Sudah lebih dari 230 kedai Kopi Kenangan tersebar ke seluruh daerah Indonesia. Perkembangan tersebut menarik minat investasi dari beberapa nama populer seperti Eduardo Saverin dan Jay-Z.

Terbaru, Kopi Kenangan berhasil mendapatkan US$ 96 juta dari pendanaan seri C yang mereka lakukan pada akhir tahun kemarin. Setelah sukses dengan kedai kopinya, Kopi Kenangan sekarang mulai mengembangkan sektor bisnis mereka ke ranah kopi kemasan.

Selain 7 startup unicorn di atas, masih ada beberapa startup lain yang juga sudah mencapai unicorn, yaitu:

  1. Xendit
  2. DANA
  3. Kredivo
  4. Ajaib
  5. J&T
  6. OVO

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Anggie Warsito lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Anggie Warsito.

Terima kasih telah membaca sampai di sini