Pulau Morotai, Pulau Tropis Eksotis Di Timur Indonesia

Pulau Morotai, Pulau Tropis Eksotis Di Timur Indonesia
info gambar utama

Sebagai negara kepulauan, Indonesia menawarkan keindahan-keindahan pulau yang dikelilingi oleh lautannya yang biru. Selain Pulau Bali yang terkenal dengan destinasi wisata lautnya ternyata terdapat pulau yang jarang kita dengar namun memiliki surga lautan yang luar biasa.

Pulau Morotai merupakan pulau yang berada di Kepulauan Halmahera, Kepulauan Maluku. Pulau Morotai sendiri terbagi atas 33 pulau kecil yang dikelilingi oleh lautan.

Meskipun jarang terdengar di telinga masyarakat Indonesia, ternyata Pulau Morotai telah ditetapkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata pada tahun 2014. Tidak hanya itu, Pulau Morotai juga telah ditetapkan sebagai salah satu dari 10 destinasi wisata utama di Indonesia untuk menjadi 10 ‘Bali Baru’.

Nama Morotai berasal dari pemberian nama Kerajaan Moro yang saat itu berkuasa di kawasan Pulau Morotai pada abad 15 - 17 M. Kerajaan Moro menyebut daerah tersebut dengan "Morotia" dan "Morotai". Morotia untuk daerah daratan sedangkan Morotai untuk daerah lautan.

Saksi Perang Dunia II

Pulau Morotai menjadi saksi bisu terjadinya Perang Dunia ke-II pada tahun 1942. Saat itu, morotai menjadi lapangan terbang tentara Jepang, sarang dari berbagai macam aktivitas militer, serangan mendadak, hentakan ribuan pasukan tentara, sampai kapal-kapal angkatan laut yang pernah berlabuh di sana.

Peristiwa yang cukup terkenal tentang Pulau Morotai adalah peristiwa 15 September 1944, tepatnya ketika pasukan sekutu dari Amerika Serikat dan Australia yang dipimpin oleh Jenderal Douglas MacArthur mendarat di ujung barat daya Pulau Morotai untuk mengambil alih pulau dari kekuasaan pasukan Jepang.

Setelah memenangkan pertempuran, Jenderal MacArthur memutuskan untuk membangun pangkalan militer di Pulau Morotai dengan lebih dari 50.000 personil tentara.

Jenderal MacArthur dipercaya telah membangun beberapa lapangan terbang, sebuah rumah sakit, juga pangkalan lautan pada saat itu.

Aktivitas Menarik di Pulau Morotai

Selain Pulau Morotai sebagai destinasi utamanya, di kawasan pulau ini juga kamu bisa mendapati keindahan Pulau Dodola dan Pulau Mitita. Kedua pulau tersebut juga menawarkan banyak aktivitas hiburan menarik yang tidak boleh kamu lewatkan.

Berikut aktivitas menarik yang bisa kamu nikmati saat berlibur ke Pulau Morotai.

1. 28 Diving Spot

Nah, untuk kamu yang ingin menikmati keindahan bawah laut, Pulau Morotai menawarkan 28 titik keindahan alam bawah laut.

Selain terumbu karang yang indah dengan ikan berwarna-warni, kamu juga bisa melihat sisa-sisa peperangan Perang Dunia II dibawah lautan.

Salah satu peninggalan Perang Dunia II yang paling terkenal adalah bangkai pesawat jenis Bristol Beuford buatan Australia yang tenggelam di kedalaman 40 meter.

Untuk bisa menikmati fasilitas ini kamu bisa menggunakan jasa spot diving bernama Wawama Diving Center. Jika kamu ingin melihat pesawat Jeep Willy dan pesawat sekutu, bisa datang ke spot diving Totodaku Diving Center. Di Mira diving spot kamu bisa melihat kapal karam, di Buho-buho dan dekat Dodola ada pesawat tempur yang karam.

Selain itu, terdapat berbagai lokasi taman laut di perairan Pulau Morotai, tepatnya di sekitar Pulau Sumsum, Pulau Ngele-ngele Besar, Pulau Kolorai, Pulau Dodola, Pulau Rao Dani Pulau Lungu-lungu.

2. Tanjung Gorango

Tanjung Gorango berada di Desa Gorua dan Korago, Kecamatan Morotai Utara. kamu akan menyaksikan hamparan pasir putih yang membentang di Pulau Morotai. Tempat ini akan ramai oleh wisatawan sekali dalam setahun, biasanya saat liburan menjelang hari raya idul fitri.

Jika kamu ingin menikmati Tanjung Gorango dengan tenang, kamu bisa datang pada hari kerja atau weekdays. Dijamin bikin mata rileks deh.

3. Air Terjun Raja

Air Terjun Raja berada di desa Raja, Kecamatan Morotai Selatan. Daya tarik air terjun ini yaitu terletak pada 7 tingkatan air terjunnya. Tingkat ke-1 memiliki ketinggian sekitar 2 meter dan mudah dijangkau pengunjung dan lokasi ini menjadi lokasi yang paling ramai.

Kamu juga bisa ke melihat keindahan air terjun di tingkat ke tujuh. Akan tetapi kamu harus berjalan melewati jalur yang cukup melelahkan. Sesampainya di sana, rasa lelah kamu akan terbayar, karena pemandangan air terjun yang indah dan hijaunya pepohonan.

4. Museum Perang Dunia II dan Museum Trikora

Lokasi Museum Perang Dunia II dan Museum Trikora berada satu tempat, berada di pinggir pantai. Banyak peninggalan di dalam Museum yang koleksinya diserahkan oleh masyarakat setempat. Mulai dari peralatan perang, peralatan makan-minum, sampai uang yang dipakai pada saat zaman penjajahan.

Kamu juga akan mendapati Patung MacArthur di Pulau Zum-Zum yang dibuat untuk mengabadikan lokasi persembunyiannya pada saat menyusun strategi perebutan Pulau Morotai dalam Perang Dunia II.

5. Menikmati Olahan Laut di Pulau Morotai

Rasanya belum lengkap jika berlibur di kawasan pantai tanpa mencoba makanan lautnya. Kamu dapat menikmati olahan makanan laut pedas yaitu gohu ikan yang diolah dari ikan yang dibumbui dengan garam, tumisan bawang dan cabai.

Selain itu kamu wajib mencicipi kuliner khas Pulau Morotai yaitu nasi jaha, salah satu hidangan yang terbuat dari campuran beras, santan kelapa, dan bumbu yang dibakar dan dibalut dengan daun.

Lokasi dan Rute Menuju Pulau Morotai

Masih tergolong minim pengunjung, pulau ini cocok untuk kamu yang ingin melepas penat dari hiruk pikuknya aktivitas sehari-hari. Berikut rute yang dapat kamu ikuti untuk menuju Pulau Morotai.

1. Jalur Darat

Kamu dapat berangkat dari Ternate menuju Sofifi dan melanjutkan perjalanan menggunakan mobil ke Tobelo. Setelah itu, kamu perlu melanjutkan perjalanan ke Morotai dengan waktu tempuh kurang lebih empat jam.

2. Jalur Udara

Untuk kamu yang ingin cepat sampai di lokasi, jalur udara merupakan solusinya. Kamu dapat menggunakan pesawat Wings Air karena setiap hari, maskapai ini menyediakan semua penerbangan baik domestik dan mancanegara ke Pulau Morotai. Nantinya, pesawat kamu akan transit di Bandara Samratulangi (Manado) lalu ke Bandar Udara Pitu Morotai (OTI).

3. Jalur Laut

Sembari menempuh perjalanan, kamu bisa menikmati indahnya lautan sekitar Pulau Morotai dengan menggunakan kapal KM Geovani dari Pelabuhan Ahmad Yani-Ternate. Biasanya, kapal berangkat kurang lebih pukul 20.00 WITA dan tiba di Pelabuhan Imam Lastori, Morotai Selatan, sekitar pukul 07.00 WITA.

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Rizky Phyar Saiputra lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Rizky Phyar Saiputra.

Terima kasih telah membaca sampai di sini