Sering Hujan? Bukan di Bawah Pohon, Begini Cara Berteduh yang Aman

Sering Hujan? Bukan di Bawah Pohon, Begini Cara Berteduh yang Aman
info gambar utama

Berteduh saat kehujanan di tengah perjalanan tidak boleh sembarangan. Salah-salah, justru kita bisa terancam bahaya.

Pada awal tahun 2023, masyarakat Indonesia dihadapkan dengan cuaca cukup ekstrem. Hujan yang sangat deras hingga badai terjadi di berbagai wilayah.

BMKG bahkan sudah menyampaikan peringatan akan adanya cuaca ekstrem. Diharapkan masyarakat bisa berhati-hati dan mempersiapkan diri.

Kondisi itu tentu bisa menjadi kesulitan tersendiri bagi masyarakat yang sehari-harinya beraktivitas di luar ruangan. Saat hujan deras turun, terkadang tak ada pilihan lain selain menghentikan aktivitas dan berteduh sejenak.

Situasi semacam itu biasanya paling sering dihadapi pengendara sepeda motor. Saat hujan turun di tengah perjalanan, pengendara harus segera mencari tempat untuk berteduh.

Dalam mencari tempat berteduh inilah kita tidak boleh sembarangan. Ada tempat tertentu yang tidak bisa dijadikan tempat berteduh seperti pohon dan papan reklame. Mengapa demikian?

Sungai Terpanjang di Asia Tenggara

Cara Aman Berteduh

Bagaimana cara berteduh yang baik dan aman disampaikan oleh Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Pertamanan (Disbudparman), Rizal Ridolloh. Ia menyebut beberapa benda yang harus dihindari sebagai tempat berteduh.

"Tetap fokus dan berhati-hati saat berkendara ketika melintas di bawah tiang listrik, tiang rambu lalu lintas, hingga billboard. Selain itu, waspada akan pohon tumbang saat berkendara, berhentilah sejenak di tempat yang aman ketika hujan lebat disertai angin," kata Rizal seperti dilansir Antara.

Pohon, tiang listrik, dan papan reklame adalah contoh tiga benda yang tidak boleh dijadikan tempat berteduh. Bukan tanpa alasan, ternyata di sana ada ancaman sambaran petir yang bisa berefek fatal, bahkan hingga membuat meninggal dunia.

"Sambaran petir dapat menimbulkan efek bahaya pada tubuh, tak sedikit korban meninggal dunia karena tersambar petir,” lanjut Rizal.

Rizal juga mengingatkan bahwa pohon, tiang, dan reklame sebisa mungkin dijauhi. Sebab, selain sambaran petir, ada ancaman lainnya yakni tumbang atau runtuhnya benda-benda tersebut hingga menimpa orang di dekatnya.

Oleh karena itu, resiko demikian dihadapi tidak hanya orang yang berteduh, namun juga yang terus melanjutkan perjalanan. Oleh karena itu, saat cuaca buruk disarankan untuk menunda perjalanan dan mencari lokasi berteduh yang aman, baik itu bagi pengendara sepeda motor maupun mobil.

“Kemudian bagi pengendara mobil, dituntut agar lebih fokus dan meningkatkan kewaspadaan dan mengurangi kecepatan. Tidak hanya pada sisi depan, samping dan belakang, namun juga ancaman dari atas,” jelas Rizal.

Indonesia Punya Banyak Sungai Bersih nan Memukau, Ini 3 di Antaranya

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan A Reza lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel A Reza.

Terima kasih telah membaca sampai di sini