Indonesia dan Singapura Meningkatkan Kerjasama

Indonesia dan Singapura Meningkatkan Kerjasama

Perdana Menteri Singapura, Lee Hsien Loong di acara pembukaan Kawasan Industri Kendal Park © Foto: Prime Minister's Office Singapore

Indonesia dan Singapura telah sepakat untuk meningkatkan kerjasama dalam investasi dan pendidikan vokasi, khususnya pada sektor industri.

Menteri Perindustrian Indonesia, Airlangga Hartarto menyebutkan pada Senin (19 Februari) lalu bahwa Indonesia telah mendorong Singapura untuk melanjutkan perkembangan kawasan industri di Kalimantan Utara, Sumatra Utara, dan Sulawesi Utara, dengan konsep terpadu yang sama dengan yang diaplikasikan di Kawasan Industri Kendal di Semarang, Jawa Tengah.

ANTARA FOTO/R. Rekotomo | Indonesia's President Joko Widodo and Singapore's PM Lee Hsien Loong in Indonesia (14/11/16) Indonesia and Singapore Boost Cooperation in Investment and Vocational Education
Presiden Indonesia Joko Widodo dan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong di Indonesia | Foto: ANTARA FOTO/R. Rekotomo

Kawasan Industri tersebut, yang diresmikan oleh Perdana Menteri Lee Hsien Loong dan Presiden Joko Widodo pada 2016, sejauh ini telah menarik investasi dari 39 perusahaan, dengan total investasi sebesar 30 juta Dolar Amerika, dan memperkerjakan lebih dari 1950 orang. Hal ini merupakan usaha bersama dari developer-developer asal Singapura dan Indonesia.

Channel News Asia melaporkan, perusahaan-perusahaan yang berinvestasi berasal dari berbagai sektor industri - dari perabot hingga kemasan makanan. Seorang politeknik di kawasan industri melatih pekerja terlatih untuk mendukung proyek ini juga hampir selesai.

"Singapura merupakan salah satu dari negara tetangga yang memiliki peran strategis terhadap rencana Indonesia dan juga regional," ucap Menteri Airlangga, seperti yang dikutip dari Kompas.com.

President Joko Widodo and Singapore's PM Lee Hsien Loong in Indonesia (14/11/16). Image:  Indonesia's Secretariat of the Cabinet
Presiden Indonesia, Joko Widodo dan Perdana Menteri Singapura, Lee Hsien Loong di Indonesia (14/11/16) | Foto: Sekretariat Kabinet Republik Indonesia

Kementerian Perindustrian mengatakan bahwa Singapura memiliki peran dalam pengembangan perabot politeknik di KIK yang telah ditencanakan akan mulai beroperasi tahun ini dengan satu kelas pertama dengan 96 siswa.

"Hal ini sejalan dengan rencana Presiden untuk memberi modal pada setiap kawasan industri melalui fasilitas edukasi vokasi," ucapnya.

The Jakarta Post menyebutkan bahwa 25 Kepala Sekolah SMK di Indonesia berpartisipasi dalam sebuah program pelatihan kepemimpinan dimulai dari tanggal 19 Februari lalu hingga 3 Maret di Institute of Technical Education (ITE) Singapura.


Sumber: Diterjemahkan dari seasia.co

Pilih BanggaBangga27%
Pilih SedihSedih10%
Pilih SenangSenang33%
Pilih Tak PeduliTak Peduli10%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi7%
Pilih TerpukauTerpukau13%

Artikel ini dibuat oleh Tim Redaksi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Teknologi 5G Hadir di Jakarta Tahun ini? Sebelummnya

Teknologi 5G Hadir di Jakarta Tahun ini?

1001 Cerita Dari Tanah Lot Pulau Jawa Selanjutnya

1001 Cerita Dari Tanah Lot Pulau Jawa

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.