Warisan Berharga untuk Anak Bangsa

Warisan Berharga untuk Anak Bangsa

© Monica Volpin/Pixabay

Aku adalah perempuan Indonesia. Aku suka melihat, mendengar, dan mencari tahu apa yang hebat dari negeriku. Dimulai dari alamnya, prestasi anak bangsa, keanekaragaman budayanya, juga hal-hal unik dari penjuru nusantara.

Sedih jika ada kabar miring tentang Indonesia, rasanya ingin dunia tahu Indonesia tak seburuk yang ditulis oleh orang yang kurang bertanggung jawab, dan tidak mengerti Indonesia seutuhnya.

Selayaknya sebuah ciptaan Tuhan, negeriku tentu tak luput dari kekurangan. Tetapi negeri elok ini punya banyak hal yang membanggakan sebagai negeri pejuang, pembelajar, dan cinta perdamaian.

Aku seorang ibu rumah tangga biasa dari anak-anak luar biasa yang akan mewarisi tanah tumpah darah Indonesia. Kepada mereka akan terus kuperdengarkan sajak indah tentang tanah kelahiran nenek moyang mereka.

Akan terus kukobarkan semangat membela Tanah Pusaka, sekuat dan semampu mereka bisa. Akan terus kudendangkan lagu cinta, pada Tanah Air yang memberikan seluruh cintanya pada mereka, supaya mereka juga mencintai Indonesia.

Aku akan selalu menulisnya. Menulis lagu, sajak, dan ragam cerita, agar anak-anakku mudah membaca kembali cerita yang mereka gemari, supaya lebih terpatri pada hati rasa cinta pada negeri ini.

Aku ingin anak-anakku kelak melakukan hal yang sama dengan apa yang kugeluti saat ini. Menuliskan keindahan Indonesia, dan memberitakan pada dunia.

Menceritakan eloknya kebudayaan dari Sabang hingga Merauke, agungnya nilai nilai yang dijunjung tinggi setiap anak negeri, lalu menjadi duta yang mengharumkan nama Indonesia dimanapun mereka berada.

Aku ingin menjadi suri teladan bagi anak-anakku, sehingga terus kuasah kemampuan literasiku. Aku harus mampu menggambarkan dengan baik dan benar apa yang kulihat, dengar dan rasakan, lalu menyebar kebenaran untuk seluruh penduduk bumi. Supaya masyarakat dunia tahu dan paham Indonesia yang sebenarnya.

Aku dan menulis adalah sebuah usaha memperbaiki generasi mendatang, generasi literasi yang tidak menerima mentah apa yang ia dapat dari jalanan lalu membuang mentah apa yang belum pasti ke jalanan lagi.

Aku adalah perempuan Indonesia, menulis adalah caraku untuk membuktikan cintaku pada negeri ini. Akan kutuliskan segala yang baik tentang negriku, bukan untuk mengingkari kekurangannya, tetapi membuatnya seimbang.

Dengan banyak menulis tentang kebaikan Tanah Airku, yang buruk tentangnya akan terlupa, berganti semangat memperbaiki diri, mempersembahkan yang terbaik dari negeri ini.

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Editor:
Yufi Eko Firmansyah Aditya Jaya Iswara

Menuliskan Indahnya Indonesia untuk Dunia Sebelummnya

Menuliskan Indahnya Indonesia untuk Dunia

Minang dan Kabau: Nama Kecil Kota Padang Selanjutnya

Minang dan Kabau: Nama Kecil Kota Padang

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.