Menjelajah Angkasa dengan Busana Khas Indonesia

Menjelajah Angkasa dengan Busana Khas Indonesia

Pramugari Garuda Indonesia di Tenun Flight, Rabu (16/10) © Aditya Jaya/GNFI

  • Setelah Kebaya Pertiwi Special Flight, Garuda Indonesia kembali mengadakan thematic flight.
  • Kali ini berjudul Tenun Flight yang diadakan Rabu (16/10) kemarin.
  • Tahun depan juga akan dilakukan thematic flight lagi dalam momen Tahun Baru Cina.

Garuda Indonesia kembali mengadakan thematic flight. Setelah sebelumnya para awak kabin mengenakan kebaya, kali ini mereka berbusana tenun dengan tema Puspa Nusantara.

"Puspa berarti bunga. Kami mengetengahkan suatu konsep untuk perempuan adalah inspirasi kebaya Kartini dengan kebaya pendek peranakan kemudian ikat pinggangnya itu inspirasi dari Bali, kemudian tenunnya juga memakai tenun dari seniman tenun ikat di Bali," urai Didiet Maulana sang desainer seragam awak kabin di Tenun Flight.

Kemudian untuk awak kabin pria, inspirasinya dari beskap lalu ditambahkan berbagai macam detail lurik dari beberapa daerah. Detailnya terdapat di pocket square dan di bagian leher.

Penerbangan Tenun Flight dilakukan pada Rabu (16/10) kemarin dengan rute Jakarta (CGK) menuju Denpasar (DPS), Makassar (UPG) ke Jakarta (CGK), dan Denpasar (DPS) ke Jakarta (CGK). Good News from Indonesia (GNFI) berkesempatan hadir langsung di rute yang disebut pertama.

Penerbangan bertema spesial dari Garuda Indonesia ini juga tidak menutup kemungkinan akan dilakukan di rute internasional. Singapura dan Amsterdam menjadi rute yang sedang diupayakan untuk turut menggelar Tenun Flight.

BACA JUGA: Ketika Kain Tenun Mengangkasa Bersama Srikandi Bangsa

Dirut Garuda Indonesia, Ari Askhara (tengah), beserta para awak kabin dan pilot di Tenun Flight | Foto: Garuda Indonesia

Tenun Flight ini melanjutkan thematic flight sebelumnya yang berjudul Kebaya Pertiwi Special Flight. Thematic flight tersebut diadakan pada awal Juli 2019. Para awak kabin perempuan mengenakan kebaya rancangan Anne Avantie, desainer kenamaan Tanah Air.

"Kebaya Pertiwi Special Flight merupakan bentuk komitmen Garuda Indonesia untuk turut menjaga dan melestarikan kebaya sebagai salah satu warisan budaya Indonesia yang telah menjadi identitas wanita Indonesia hingga saat ini," ucap Direktur Utama Garuda Indonesia, Ari Askhara, dalam keterangan resminya.

BACA JUGA: Menjajal Live Music di Ketinggian 35.000 Kaki

Selain Kebaya Pertiwi Special Flight dan Tenun Flight, Garuda Indonesia juga berencana mengadakan thematic flight lagi di tahun 2020. Momen yang dipilih adalah Tahun Baru Cina.

"Kita akan ada lagi (thematic flight). Selain memang kita akan mengganti seragam kita tahun depan, kita akan ada lagi thematic flight nanti di Tahun Baru Cina. Mungkin di bulan Maret atau maksimum April kita akan launch juga," terang Ari Askhara kepada media di Jakarta (16/10).

"Dan desainernya belum kita tentukan. Siapa tahu Pak Didiet lagi," lanjutnya sambil berseloroh.***

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang50%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau50%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Ketika Kain Tenun Mengangkasa Bersama Srikandi Bangsa Sebelummnya

Ketika Kain Tenun Mengangkasa Bersama Srikandi Bangsa

Mulai Desember, 4 Stasiun di Jawa Timur Ini Berganti Nama. Sudah Tahu? Selanjutnya

Mulai Desember, 4 Stasiun di Jawa Timur Ini Berganti Nama. Sudah Tahu?

Aditya Jaya Iswara
@adityajoyo

Aditya Jaya Iswara

Tidak bisa masak tapi suka makan. Tidak bisa main bola tapi suka nonton bola.

1 Komentar

  • Lucky mellenda buana putra

    Terimakasih

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.