Ada 7 Rute Baru di Bandara-bandara AP II. Apa Saja?

Ada 7 Rute Baru di Bandara-bandara AP II. Apa Saja?

Bandara Banyuwangi © Angkasa Pura II

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

  • Total tujuh rute baru telah dibuka di bandara-bandara yang dikelola PT. Angkasa Pura II (Persero).
  • Rute-rute itu mencakup domestik dan internasional.
  • Bandara-bandara yang membuka rute baru adalah Sultan Syarif Kasim II, Banyuwangi, dan Husein Sastranegara.

Sejumlah bandara yang dikelola PT. Angkasa Pura II (Persero) telah menambah rute baru. Total ada 7 rute baru yang dibuka untuk memperluas konektivitas, mencakup rute domestik dan internasional.

Di Bandara Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, mulai 9 Agustus 2019 layanan penerbangan rute internasional bertambah dengan dibukanya rute menuju Subang di Malaysia. Rute Pekanbaru-Subang dan sebaliknya dioperasikan oleh Malindo Air sebanyak 4 kali seminggu.

Dengan dibukanya rute tersebut, maka kini Bandara Sultan Syarif Kasim II melayani penerbangan internasional dari dan ke Malaka (Malaysia), Kuala Lumpur (Malaysia), Subang (Malaysia) dan Singapura.

“Seperti diketahui, Pekanbaru merupakan kota terbesar ketiga di Sumatra dan dikenal dengan industri perkebunan, serta sejumlah destinasi wisata. Dibukanya lebih banyak rute penerbangan dapat mendukung akselerasi pertumbuhan perekonomian dan pariwisata di Provinsi Riau,” jelas Ph. SVP of Corporate Secretary, Achmad Rifai.

BACA JUGA: Yuk Kita Tunggu Kapan Beroperasi Bandar Udara Pulau Panjang Ini

Sementara itu, di Bandara Internasional Banyuwangi pada 9 Agustus 2019 juga dibuka penerbangan Banyuwangi-Denpasar yang dioperasikan Citilink. Penerbangan tersebut berdurasi 40 menit menggunakan pesawat Airbus A320.

“Bali adalah destinasi wisata utama yang sudah dikenal luas di seluruh dunia, sementara pariwisata di Banyuwangi tengah tumbuh pesat. Adanya rute penerbangan langsung Banyuwangi-Denpasar sangat mendorong pertumbuhan pariwisata nasional,” ucap Rifai.

Lalu besoknya, Sabtu 10 Agustus 2019, Bandara Internasional Banyuwangi juga membuka rute baru yakni Banyuwangi-Banjarmasin yang dioperasikan Express Air. Rute baru ini menandakan pariwisata di Banyuwangi memang tengah tumbuh pesat sehingga rute destinasi itu semakin beragam.

BACA JUGA: Detik-detik Penyelamatan Kecelakaan Pesawat di Bandara

Bandara lain yang memperluas konektivitas penerbangan adalah Bandara Husein Sastranegara di Bandung. Pada 9 Agustus 2019, Wings Air membuka rute dari Bandung ke Bengkulu, Jambi, Pangkalpinang, dan Tanjung Pandan. Seluruh penerbangan itu dioperasikan Wings Air dengan pesawat propeller ATR 72.

“Dibukanya 4 rute baru dari Bandung menandakan Bandara Husein Sastranegara dapat tetap beroperasi optimal meski seluruh penerbangan domestik dengan pesawat jet sudah dipindah ke Bandara Kertajati,” jelas Achmad Rifai.

Hal ini sekaligus menandakan penataan penerbangan dengan konsep multi airport system di Jawa Barat yang dijalankan AP II tengah berjalan di jalur yang benar.

Berikut ini adalah daftar lengkap tujuh rute baru yang dibuka di bandara-bandara AP II.**

9 Agustus 2019

  • Bandara Sultan Syarif Kasim II, rute baru: Pekanbaru-Malaka
  • Bandara Banyuwangi, rute baru: Banyuwangi-Denpasar
  • Bandara Husein Sastranegara, rute baru: Bandung-Bengkulu, Bandung-Jambi, Bandung-Pangkalpinang, Bandung-Tanjung Pandan

10 Agustus 2019

  • Bandara Banyuwangi, rute baru: Banyuwangi-Banjarmasin

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga100%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Universitas Indonesia Dirikan Sarana Olahraga Standar Internasional Sebelummnya

Universitas Indonesia Dirikan Sarana Olahraga Standar Internasional

Indonesia Juara Film Tari Internasional EurAsia Dance Project Selanjutnya

Indonesia Juara Film Tari Internasional EurAsia Dance Project

Aditya Jaya Iswara
@adityajoyo

Aditya Jaya Iswara

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.