Sejarah Hari Ini (3 Mei 1985) - Tumbangkan Petinju Korsel, Ellyas Pical Harumkan Nama Indonesia

Sejarah Hari Ini (3 Mei 1985) - Tumbangkan Petinju Korsel, Ellyas Pical Harumkan Nama Indonesia
info gambar utama

Petinju Indonesia, Ellyas Pical, berhasil menumbangkan petinju Korea Selatan, Chun Ju-do, dalam perebutan gelar juara International Boxing Federation World Super Fly di Istora Senayan, Jakarta, pada 3 Mei 1985.

Mengalahkan Ju-do yang berpredikat jawara kelas bantam junior IBF, membuat nama Pical melambung.

Petinju kelahiran Saparua, Maluku Tengah, itu pun menjadi petinju profesional pertama di Indonesia yang memenangkan gelar internasional.

Pical yang saat itu berusia 25 tahun dikenal dengan pukulan hook dan uppercut kirinya yang cepat dan keras.

Sebuah rudal milik Prancis bernama "The Exocet" lantas menjadi julukan dirinya.

Ju-do sendiri KO setelah menerima straight (pukulan lurus) kiri jarak pendek Pical yang mendarat di rahang kanannya.

Sorak sorai "Hidup Ely, Viva Ely, Ely manise!" pun menggema dari sekitar 12.000 penonton yang hadir.

Pukulan yang sulit ditangkap mata itu mendapat pujian dari sang wasit, Joe Cortez.

"Sulit diimbangi petinju mana pun di kelasnya," kata wasit asal New York tersebut, dikutip dari buku Ellyas Pical: Legenda Tinju Indonesia - Seri III.

Referensi: Boxrec.com | Pusat Data dan Analisa TEMPO, "Ellyas Pical: Legenda Tinju Indonesia - Seri III"| David L. Hudson Jr, "Combat Sports: An Encyclopedia of Wrestling, Fighting, and Mixed Martial Arts" |

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini