Widya Wicara Prima, Speaker Pintar Cita Rasa Lokal Pesaing Google Nest

Widya Wicara Prima, Speaker Pintar Cita Rasa Lokal Pesaing Google Nest

Ilustrasi speaker pintar | Shutterstock @CoinUp

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Kawan GNFI penyuka gawai pintar, ada kabar baik datang dari PT Widya Informasi Nusantara. Sebuah perusahaan berbasis teknologi yang baru saja meluncurkan perangkat gawai cerdas penunjang smart home yang mereka beri nama, Widya Wicara Prima.

Widya Wicara Prima sejatinya adalah gawai speaker cerdas (nest) serupa Google Nest Mini. Sebuah kebetulan, Google Nest Mini beberapa waktu lalu juga baru saja diluncurkan di Indonesia.

Perangkat cerdas ini merupakan gawai yang dapat berkomunikasi melalui ekosistem dengan perangkat elektronik lain. Semisal dapat menghidupkan dan mematikan lampu rumah, AC, TV, menyetel jam dan alarm, bahkan dapat memberikan informasi secara digital, yang tentunya kesemuanya dikendalikan secara penuh perintah suara (voice command).

Lain itu, perangkat ini juga dapat digunakan sebagai media hiburan, semisal mendengarkan radio maupun siniar (podcast) melalui aplikasi Svara.

Meski merupakan produk pertama yang diciptakan, namun PT Widya Informasi Nusantara mengklaim bahwa produknya dapat kompetitif, baik dari kualitas maupun fitur seperti yang disediakan Google Nest Mini. Kira-kira demikian kata Handlee Susanto, Chief Marketing Officer PT Widya Informasi Nusantara, saat peluncuran perangkat tersebut di Jakarta, Selasa (12/5/2020).

‘’Kami tahu bahwa belakangan ini Google sempat meluncurkan smart speaker Mini. Mungkin di pasar Indonesia, jika melihat produk smart speaker yang resmi, pesaing kami yang paling dekat adalah Google,’’ kata Handlee dalam Kompas.com.

Diklaim Unggul dari Google Nest Mini

Masih menurut Handlee, jika dibandingkan dengan Google Nest Mini, Widya Wicara Prima memiliki beragam keuntungan. Selain harganya yang dikatakan cukup kompetitif, fitur-fitur yang disediakannya pun kaya akan konten lokal.

Itulah salah satu alasan perangkat ini diluncurkan, karena diyakini kontennya akan sesuai dengan apa yang dibutuhkan masyarakat Indonesia secara umum.

Handlee mengatakan bahwa pihaknya bakal fokus untuk terus menghadirkan beragam konten lokal yang bisa dinikmati lewat speaker pintar Widya Wicara Prima.

''Kami akan fokus dengan bahasa Indonesia dan juga konten dalam negeri,'' tegasnya.

Dukungan Penuh Konten Lokal

Melalui asisten digital bernama Widya, speaker pintar Widya Wicara Prima bisa digunakan untuk menggali informasi yang relevan dengan konsumen Indonesia.

Beberapa di antaranya seperti informasi cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), serta dapat memberikan informasi soal wabah Covid-19 secara tepat waktu (realtime).

Selain itu, ada pula layanan dokter virtual yang didukung penuh oleh platform kesehatan Pro Sehat, serta informasi penunjang ibadah yang dibutuhkan selama Ramadan ini melalui aplikasi Muslimnesia.

Chief Operation Officer PT Widya Informasi Nusantara, Patrick Simamora, mengatakan bahwa kedepannya speaker pintar ini juga akan dilengkapi dengan platform belanja daring (online). Hal ini mengingat pengguna layanan online tumbuh cukup subur di Indonesia.

Meski begitu, Patrick belum menjelaskan secara rinci kapan penyediaan fitur belanja online ini bakal dihadirkan. yang pasti dalam waktu tak lama lagi.

‘’Dalam waktu yang tidak lama lagi, masyarakat Indonesia bisa berbelanja melalui Widya dengan suara,’’ ungkapnya.

Pengguna Internet di Indonesia

Tak seperti ponsel yang produsennya banyak bertebaran di Tanah Air, produsen speaker pintar boleh dibilang masih tergolong jarang.

Meski begitu, pertumbuhan para pengguna layanan data internet di Tanah Air yang tumbuh pesat, memacu para produsen ini memproduksi gawai yang secara ekosistem bakal dibutuhkan masyarakat.

Saat ini pengguna smart home memang mulai tumbuh di Indonesia, hal tersebut karena smart home mampu memudahkan segala akses antar-perangka elektronik.

Secara umum, pengguna internet di Indonesia bertumbuh cukup signifikan setiap tahunnya. Melalui data statista, sejak 2017 hingga 2020, pertumbuhannya tak pernah kurang dari 10 persen.

Sementara prediksi pengguna internet pada tiga tahun mendatang, diprediksi bakal tumbuh 10 persen hingga 6 persen.

pengguna internet di indonesia
Pengguna internet di Indonesia dan proyeksinya pada tiga tahun kedepan | Statista

Baca juga:

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Membaiknya Kualitas Siaran pada Televisi Indonesia Sebelummnya

Membaiknya Kualitas Siaran pada Televisi Indonesia

Guru Besar UGM Sebut Pandemi Covid-19 Jadi Momentum Berhenti Merokok Selanjutnya

Guru Besar UGM Sebut Pandemi Covid-19 Jadi Momentum Berhenti Merokok

Mustafa Iman
@mustafa_iman

Mustafa Iman

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.