Ampiang Dadiah, Makanan Kaya Rasa Hasil Fermentasi Alami

Ampiang Dadiah, Makanan Kaya Rasa Hasil Fermentasi Alami
info gambar utama

Penulis: Thalitha Avifah Yuristiana

#WritingChallengeGNFI#CeritaDaerahdariKawan#MakinTahuIndonesia

Ketika ditanya makanan apa yang terlintas di kepala Kawan ketika mendengar kata ‘Padang’? Mungkin sebagian besar akan memikirkan dendeng atau rendang yang terkenal. Nah, ada satu lagi makanan khas Padang yang tidak boleh Kawan lewatkan. Makanan tersebut adalah Ampiang Dadiah.

Untuk Kawan penyuka produk olahan susu, seperti yoghurt, maka Ampiang dadiah ini cocok untuk Kawan. Ampiang dadiah diproduksi dengan metode fermentasi alami. Saat proses fermentasi, susu kerbau tersebut hanya dimasukkan ke dalam wadah bambu, lalu ditutup dengan daun pisang atau daun waru.

Biasanya, bambu yang digunakan berukuran 15-30 cm. Proses fermentasi dadiah sendiri akan mencapai hasil maksimal, setelah didiamkan selama dua malam di dalam tabung bambu.

Ampiang Dadiah
info gambar

Secara historis, Ampiang dadiah sudah ada sejak zaman dulu. Dari asal usul kata, Ampiang dadiah berasal dari Bahasa Minang, "ampiang" yang bermakna berdekatan dan "dadiah" berarti susu yang dikentalkan atau susu fermentasi. Bahkan, cita rasa Ampiang Dadiah ini terkenal hingga ke telinga pesohor dunia masak-memasak, Gordon Ramsay.

Salah satu episode dari acara ragam atau variety show “Gordon Ramsay: Uncharted” yang tayang di National Geographic Channel. Ramsay terlihat memeras susu kerbau untuk bahan dadiah.

Ampiang dadiah ini dapat Kawan temukan di daerah Batipuh Baruah, Kecamatan Batipuh, Kabupaten Tanah Datar. Tepatnya di Jorong Ladang Laweh sekitarnya. Perlu diketahui juga bahwa pembuat ampiang umumnya dipanggil "induak induak" atau kaum ibu.

Pembuatan ampiang dadiah ini cukup membutuhkan banyak orang sehingga masyarakat di Padang memanfaatkan hal tersebut, untuk sekaligus bersosialisasi dengan masyarakat lainnya. Dalam proses pembuatannya diperlukan satu orang menumbuk, satu menimang, dan satu lagi untuk merandang.

Ampiang Dadiah
info gambar

Karena melalui proses fermentasi, hidangan ini memiliki rasa yang mirip dengan yoghurt atau bubur sumsum. Ampiang dadiah dinikmati untuk sajian sarapan dengan emping dan gula merah. Selain itu, dadiah juga bisa dinikmati dengan sambal, bawang, dan sirih. Dadiah juga cocok dijadikan lauk pendamping nasi ditambah sambal.

Apakah tertarik untuk mencobanya, Kawan? Kawan juga dapat menceritakan berbagai macam makanan enak di daerah kalian dengan mengikuti #WritingChallengeGNFI.

Kawan, untuk mendengarkan dan mengetahui lebih banyak informasi, yuk, dengarkan podcast GoodVoice di Spotify supaya Kawan Makin Tahu Indonesia!

Referensi: Kompas | IndonesiaKaya

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini