Inilah Calon Tol Terpanjang di Indonesia. Berapa Tarifnya?

Inilah Calon Tol Terpanjang di Indonesia. Berapa Tarifnya?
info gambar utama

Di beberapa kota besar di Indonesia, masyarakatnya sudah terbiasa menggunakan jalan tol untuk mempersingkat waktu saat bepergian. Memang keberadaan jalan tol terbilang sangat penting karena dapat meningkatkan mobilitas dan aksesibilitas, baik itu orang maupun barang. Meski harus membayar sejumlah uang untuk masuk ke jalan tol, tentu sebanding dengan keuntungan yang didapatkan.

Tahun 1978 adalah kali pertama Indonesia memiliki jalan tol dengan rute Jakarta-Bogor-Ciawi yang kini dikenal dengan sebutan Jagorawi. Sejak saat itu, pembangunan jalan tol di berbagai daerah terus dilakukan.

Tak hanya untuk mempersingkat waktu, pembangunan jalan tol juga dapat memperlancar lalu lintas di daerah berkembang, juga meningkatkan pelayanan distribusi barang dan jasa penunjang pertumbuhan ekonomi.

Memasuki awal tahun 2022 ini, akan ada tol baru yang dibangun sepanjang 206,65 kilometer dengan rute Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap. Total panjang tol baru ini akan melampaui jalan tol Terpeka yaitu Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung dengan panjang 189 kilometer.

Tol Nirsentuh MLFF Ditargetkan Beroperasi Akhir Tahun 2022, Berikut Fakta Persiapannya

Menghubungkan Jawa Barat dan Jawa Tengah

Menurut keterangan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), pembangunan tol baru ini akan menghubungkan Jawa Barat dengan Jawa Tengah, serta mendukung pariwisata di kedua provinsi.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR Danang Parikesit, mengatakan bahwa pembangunan tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap ini merupakan proyek prioritas di era kepemimpinan Presiden Jokowi. Pun telah ditetapkan siapa pemenang dari pelelangan pengusahaan jalan tol baru ini yang nantinya akan memiliki pelaksanaan konstruksi dengan hasil berkualitas.

"Sesuai pesan bapak Presiden Jokowi serta Menteri Basuki pada tahun 2022 ini adalah tahun kualitas, kita semua mengharapkan pekerjaan proyek tol ini memiliki hasil dengan kualitas yang semakin lebih baik dengan standar internasional," ujar Danang.

Proyek ini merupakan bentuk Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) unsolicited, artinya sumber utama pengembalian investasi yaitu User Charge. Perlu diketahui bahwa masa konsesi jalan tol baru ini selama 40 tahun.

Kementerian PUPR melalui BPJT sudah menetapkan Konsorsium Jasa Marga sebagai pemenenang lelang investasi jalan tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap dengan total investasi sebesar Rp56 triliun.

Pada pengerjaannya, Jasa Marga akan bermitra dengan PT Daya Mulia Turangga-PT Sarana-PT Gama Group, PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk, PT Waskita Karya (Persero) Tbk, dan PT Wijaya Karya (Persero Tbk (Konsorsium).

Kementerian PUPR menargetkan konstruksi tahap pertama ruas tol Gedebage-Tasikmalaya akan dimulai pada 2022-2024. Tahapan pertama ini akan melewati Garut dan Tasikmalaya dengan total panjang jalan 95,2 kilometer.

Selanjutnya tahapan kedua adalah melanjutkan ruas jalan dari Tasikmalaya menuju Cilacap sepanjang 111 kilometer melewati Ciamis dan Banjar. Rencananya pengerjaan tahap dua akan dilakukan pada tahun 2027 dan diperkirakan selesai tahun 2029.

Dari tahap satu yang selesai tahun 2024 menuju tahap dua yang mulai dikerjakan tahun 2027 ada jeda pengoperasian selama tiga tahun. Menurut penjelasan anggota BPJT Unsur Profesi Koentjahjo Pamboedi, adanya jeda pada jadwal konstruksi tersebut, financial close untuk investasi ruas tol ini dapat dilakukan 2 kali, yakni untuk kebutuhan ruas Gedebage-Tasikmalaya terlebih dahulu, kemudian dilanjutkan Tasikmalaya-Cilacap.

Nantinya tol baru ini akan memiliki simpang susun yang terdiri dari Majalaya, Nagrek, Garut Utara, Garut Selatan, Singaparna, Tasikmalaya, Banjar, Patimuan, dan Cilacap.

Seperti yang dijelaskan dalam keterangan BPJT, tarif kendaraan golongan I tahun 2024 yang melintasi tol ini adalah Rp2.025 per kilometer. Untuk perkiraan, jika nantinya Anda akan melintas dari ujung ke ujung, alias dari Gedebage sampai keluar di Cilacap, tarif tol yang harus dibayarkan adalah Rp418.466.

7 Jalan Tol Terpanjang di Indonesia, Salah Satunya Berada di Kalimantan

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Dian Afrillia lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Dian Afrillia.

DA
MI
AH
Tim Editor arrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini