Selesai Revitalisasi, Situ Bagendit Garut Siap Jadi Objek Wisata Kelas Dunia

Selesai Revitalisasi, Situ Bagendit Garut Siap Jadi Objek Wisata Kelas Dunia
info gambar utama

Pada kunjungan kerja ke Situ Bagendit tahun 2019, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengusulkan kepada Presiden RI Joko Widodo agar tempat wisata kebanggaan Garut itu bisa dipercantik dan menjadi objek wisata kelas dunia.

Penataan kawasan wisata Situ Bagendit merupakan komitmen bersama antara pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia (PUPR), Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jabar, dan Pemda Kabupaten Garut.

Adapun nilai kontrak pada penataan kawasan Situ Bagendit senilai Rp81,1 miliar dengan lingkup pekerjaan seperti pembangunan pintu masuk, area parkir, area plaza, dermaga wisata, amfiteater, pujasera, masjid, serta bangunan penunjang lainnya. Untuk total lahan yang dibutuhkan pada penataan tahap pertama seluas 3,5 hektare, pedestrian dengan panjang 6,7 kilometer, dan pembangunan Pulau Nusa Kelapa seluas 2,3 hektare.

Kini, Pemerintah Kabupaten Garut menyatakan bahwa revitalisasi Situ Bagendit telah rampung 100 persen dan menunggu diresmikan oleh Presiden Joko Widodo. Rencananya acara peresmian akan diselenggarakan pada akhir Mei atau awal Juni 2022.

Legenda Situ Bagendit, Bermula dari Wanita Kikir hingga Jadi Danau Indah

Situ Bagendit

Wakil Bupati Garut Helmi Budiman mengatakan bahwa pihaknya kini tengah melakukan persiapan sebaik mungkin jelang peresmian Situ Bagendit. Ini terkait penempatan pedagang, penempatan tempat permainan, penempatan eceng gondok dan teratai, juga terkait sampah. Momen peresmian Situ Bagendit nantinya diharapkan bisa menjadi gambaran serta optimisme terhadap pemulihan ekonomi di Kabupaten Garut.

Revitalisasi Situ Bagdendit juga diharapkan dapat membuat wisatawan lebih nyaman dalam menikmati aktivitas di objek wisata tersebut. Beberapa hasil dari revitalisasi tersebut adalah tersedianya wahana permainan air, area bermain anak, area kuliner dan cindermata, dan fasilitas penunjang seperti toilet dan tempat ibadah.

Situ Bagendit berlokasi di Jalan Raya Banyuresmi, Desa Bagendit, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut. Dengan luas lahan 124 hektare, objek wisata alam berupa danau ini berbatasan dengan Desa Banyuresmi, Desa Cipicung, Desa Binakarya, dan Desa Sukamukti.

Di Instagram pribadinya, Ridwan Kamil menulis bahwa Situ Bagendit sudah puluhan tahun tidak diperbarui, akhirnya dapat terlaksana hingga bertransformasi menjadi luar biasa. "Dari 12 Zona, ada 1 zona istimewa yaitu kebun teratai dengan bunga-bunga yang indah dan keren," tulisnya.

Selama mengunjungi Situ Bagendit, ada beberapa kegiatan yang bisa dilakukan seperti mengelilingi danau dengan perahu atau rakit, mengunjungi jembatan melingkar berbentuk bunga teratai, mengunjungi area kebun teratai di mana danau dihiasi bunga teratai yang cantik, hingga menikmati makanan di zona kuliner.

Pada masa revitalisasi objek wisata di Situ Bagendit, Pemerintah Kabupaten Garut juga mengembangkan rumpon untuk menjadi wisata pengelolaan air berbasis perikanan. Rumpon merupakan salah satu jenis alat bantu penangkapan ikan yang dimaksudkan untuk menarik gerombolan ikan agar berkumpul disekitar rumpon, sehingga ikan mudah untuk ditangkap.

Bupati Garut Rudy Gunawan menjelaskan bahwa penataan terkait rumpon ini bisa menjadi daya tarik baru di Situ Bagendit. Rumpon di di Situ Bagendit juga dinilai sangat bagus karena memiliki ikan-ikan yang berukuran cukup besar. Sebelumnya pada tahun 2018, Kementerian Kelautan dan Perikanan telah memberikan bantuan ratusan ribu benih ikan yang ditanam di Situ Bagendit.

Meski belum diresmikan, Situ Bagendit sudah dibuka untuk umum dan telah ramai dikunjungi wisatawan pada momen lebaran lalu. Bupati Garut meminta agar para wisatawan dan warga setempat dapat menjaga objek wisata ini dan diharapkan tidak melakukan aksi-aksi tidak terpuji seperti perusakan fasilitas hingga vandalisme. "Ayo ke Garut, nikmati wisata di Situ Bagendit. Murah meriah, Instagramable dan insyallah aman," ajak Rudy, seperti dikutip Detik.com.

Pada kesempatan berbeda, Ridwan Kamil juga mengatakan bahwa pihaknya sedang mengusahakan pengadaan balon udara di Situ Bagendit. Hal ini terinspirasi dari serial "Layangan Putus" yang belakangan ramai diperbincangkan. Sedangkan balon udara sendiri menjadi salah satu ciri khas wisata di Cappadocia, Turki.

Menyaksikan Semburan Uap Belerang di TWA Kawah Kamojang Garut

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Dian Afrillia lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Dian Afrillia. Artikel ini dilengkapi fitur Wikipedia Preview, kerjasama Wikimedia Foundation dan Good News From Indonesia.

Terima kasih telah membaca sampai di sini