Indonesia Segera Punya Vaksin Cacar Monyet, Simak Syarat Mendapatkannya

Indonesia Segera Punya Vaksin Cacar Monyet, Simak Syarat Mendapatkannya
info gambar utama

Indonesia akan segera memiliki vaksin cacar monyet atau monkeypox. Untuk mendapatkannya, masyarakat yang membutuhkan dan memenuhi syarat nantinya bisa mendapatkan vaksin tersebut guna menanggulangi wabah yang menjadi perhatian serius di berbagai negara.

Cacar monyet ramai menjadi perbincangan belakangan ini menyusul mewabahnya penyakit tersebut di berbagai negara. Cacar monyet adalah panyakit yang memiliki gejala mirip dengan cacar pada umumnya. Awalnya, orang yang terjangkit cacar monyet akan mengalami demam, sakit kepala, nyeri otot, kelelahan, pembengkakan kelenjar getah bening, lalu muncul ruam di kulit. Proses dari infeksi hingga muncul gejala berlangsung sekitar 7-14 hari hingga 5-21 hari.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia telah mengumumkan bahwa pemerintah akan mengadakan 10.000 dosis vaksin penyakit cacar monyet. Vaksin ini disebut berbeda dengan vaksin untuk cacar air.

Dilaporkan Kompas.com, kepastian bahwa berbedanya vaksin untuk cacar monyet dan cacar air telah disampaikan oleh Juru Bicara Kementerian Kesehatan, Mohammad Syahril, Sp.P, MPH. Vaksin untuk cacar monyet dibuat baru secara khusus.

Seperti diwartakan Antaranews.com, Dokter Spesialis Penyakit Dalam di Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI), dr. Anindia Larasati, Sp.PD menerangkan jika vaksin cacar monyet akan diberikan setelah seseorang terpapar. Artinya, kelompok masyarakat yang memenuhi syarat untuk mendapatkan vaksin adalah orang yang sudah terkonfirmasi positif penyakit tersebut.

Cacar monyet adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus monkeypox dan pertama kali ditemukan tahun 1958. Lebih lanjut lagi, dr. Anindia Larasati, Sp.PD, menjelaskan jika cacar monyet dapat menjangkiti manusia lewat penularan dari binatang. Penularan terjadi ketika ada kontak langsung dengan hewan yang terinfeksi atau pasien yang terkonfirmasi cacar monyet.

Keberadaan cacar monyet telah dipastikan masuk ke Indonesia setelah adanya temuan kasus yang pertama pada Sabtu (20/8/2022). Pernyataan resmi Kemenkes menyebut orang yang terkonfirmasi cacar monyet tersebut baru pulang dari luar negeri di mana negara tersebut termasuk dalam 89 negara yang sudah melaporkan kasus cacar monyet.

Kendati vaksin segera tiba di Indonesia, masyarakat tetap perlu waspada. Sebab, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa vaksin tidak 100 persen efektif. Oleh karena itu masyarakat perlu menjaga jarak dan menghindari kontak dekat dengan orang yang diduga atau terpapar cacar monyet, juga dengan hewan yang bisa terinfeksi guna meminimalisir risiko penularan virus.

Selain itu, masyarakat juga perlu rajin membersihkan lingkungan yang bisa saja terkontaminasi virus. Jika sudah terlanjur terpapar, orang yang menderita cacar monyet harus menjalani karantina dan mengisolasi diri dari orang lain sampai lapisan kulit baru terbentuk di tubuh dan virus tidak lagi bisa ditularkan ke orang lain.

Menyebar ke Eropa dan Amerika Serikat, Apa Itu Penyakit Cacar Monyet?

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan A Reza lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel A Reza.

Terima kasih telah membaca sampai di sini