Fakta Pembangunan Tol Yogyakarta-Bawen, Pangkas Waktu Tempuh hingga 1,5 jam

Fakta Pembangunan Tol Yogyakarta-Bawen, Pangkas Waktu Tempuh hingga 1,5 jam
info gambar utama

Selain proyek tol Solo-Yogyakarta dan sebaliknya, masih ada satu proyek tol lagi di wilayah sama yang sedang digarap pemerintah untuk mempercepat rute mobilitas masyarakat antar provinsi, yakni Tol Yogyakarta-Bawen.

Jika tol Solo-Yogyakarta diproyeksikan dapat memangkas waktu tempuh dari yang tadinya 1,5 jam menjadi 20 menit, tol Yogyakarta-Bawen diharapkan dapat memangkas waktu temput yang tadinya berkisar antara 3 jam menjadi 1,5 jam.

Baru dimulai proses pembangunannya, tahap groundbreaking untuk memulai konstruksi dari penggarapan tol Yogyakarta-Bawen sendiri dimulai pada tanggal 30 Maret 2022 lalu.

Akan melintas antar provinsi Yogyakarta dan Jawa Tengah, proyek tol ini disebut akan didukung investasi mencapai Rp14,26 triliun.

Bicara mengenai jarak, secara keseluruhan tol Yogyakarta-Bawen akan akan memiliki panjang lintasan 75,82 kilometer. Dengan detail 68,17 kilometer ruas tol berada di kawasan Jawa Tengah, sedangkan 7,65 kilometer berada di ruas tol provinsi Yogyakarta.

Adapun pihak-pihak yang terlibat dalam konsorsium pembangunan tol ini adalah PT Jasamarga Persero Tbk. PT Adhi Karya Persero Tbk, PT PP Persero Tbk, PT Waskita Karya Persero Tbk dan PT Abipraya Persero.

Memasuki Tahun Target, Sejauh Mana Progres Tol Solo-Yogyakarta?

Terdiri dari 6 seksi

Progres pembangunan Tol Yogyakarta-Bawen | Dok. BPJT
info gambar

Mengutip ketarangan di laman Binarmarga, nantinya tol Yogyakarta-Bawen ini akan memiliki enam seksi yang terdiri dari:

  1. Seksi I Sleman - Banyurejo (8,25 kilometer),
  2. Seksi II Banyurejo-Borobudur (15,26 kilometer),
  3. Seksi III Borobudur-Magelang (8,08 kilometer),
  4. Seksi IV Magelang-Temanggung (16,46 kilometer),
  5. Seksi V Temanggung-Ambarawa (22,56 kilometer), dan
  6. Seksi VI Ambarawa-Junction Bawen Tol Semarang-Solo (5,21 kilometer).

Soal rute pembangunan, Hedy Rahadian selaku Direktur Jenderal Bina Marga menjelaskan jika pembangunan tol Yogyakarta-Bawen sebenarnya memiliki tantangan tersendiri. Hal tersebut lantaran jalur tol melewati ruas cagar budaya dan kelestarian lingkungan yang harus dijaga, belum lagi jalur yang melewati titik potensi gempa, sungai lahar dingin, hingga wilayah mata air.

Untuk saat ini, proses pembangunan sedang berjalan untuk pengerjaan konstruksi seksi I. Jika sesuai target, perampungan seksi I ini dijadwalkan selesai pada kuartal 4 2023.

Sementara itu jika bicara mengenai dampak ekonomi nantinya ruas Yogyakarta-Bawen, akan terhubung dengan tol Semarang-Solo dan tol Solo-Yogyakarta-Yogyakarta Internasional Airport (YIA) Kulonprogo.

Sehingga nantinya, ketiga ruas tol tersebut akan membentuk 'segitiga emas' yang dapat meningkatkan perekonomian dan konektivitas wilayah khususnya Yogyakarta, Solo, dan Semarang.

Bahkan nantinya, tol Yogyakarta-Bawen juga akan melewati wilayah Magelang dan memiliki exit tol untuk akses wisatawan yang akan menuju Candi Borobudur untuk mendukung perkembangan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN).

Pertama Kalinya, Indonesia Akan Punya Rest Area di Tol Tengah Laut

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Siti Nur Arifa lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Siti Nur Arifa.

Terima kasih telah membaca sampai di sini