Jangan Lagi Keliru! Inilah Perbedaan Gender dan Jenis Kelamin

Jangan Lagi Keliru! Inilah Perbedaan Gender dan Jenis Kelamin
info gambar utama

Istilah Gender dan Jenis Kelamin (Seks) adalah dua istilah yang sama sekali berbeda dan kerap kali digunakan secara rancu. Umumnya orang menganggap keduanya adalah hal yang serupa.

Maka tak jarang timbul kegaduhan di tengah netizen belakangan ini tatkala ada orang yang mengekspresikan identitas gendernya di luar pakem gender yang umum diakui, yakni sebagai laki-laki atau perempuan.

Oleh karena itu penting memahami kedua istilah tersebut secara lebih jauh sebagaimana yang akan diuraikan di bawah ini.

Apa itu Jenis Kelamin (Seks) ?

Menurut Mansour Faqih (2006), jenis kelamin merupakan pembagian jenis kelamin manusia yang ditentukan secara biologis yang melekat pada jenis kelamin tertentu.

Misalnya, laki-laki adalah jenis manusia yang memiliki ciri-ciri seperti mempunyai penis dan memproduksi sperma. Sedangkan perempuan memiliki alat reproduksi seperti rahim, memproduksi telur, memiliki vagina, dan organ menyusui.

Semua ciri- ciri tersebut melekat dan tidak bisa dipertukarkan antara laki-laki dan perempuan. Secara permanen tidak berubah dan merupakan ketentuan biologis, atau singkatnya sebagai ketentuan Tuhan.

Selain itu, laki-laki dan perempuan dapat dibedakan melalui komposisi kimia dan kadar hormon yang berbeda dalam tubuhnya yang mana akan menghasilkan bentuk fisik yang berbeda pula.

Misal laki-laki mempunyai suara berat, berkumis, berjenggot, pinggul lebih ramping, dan dada yang datar. Sedangkan perempuan memiliki suara yang lebih lembut, dada menonjol, pinggul lebih lebar, dan tentu bentuk alat vital yang sangat berbeda.

Meskipun garis demarkasi kedua jenis kelamin tersebut sangat jelas, terkadang ada sebuah kondisi ketika seseorang terlahir dengan kelamin ganda. Adanya gabungan ciri kelamin laki-laki dan perempuan disebut dengan interseks.

Di luar kelainan tersebut, dapat disimpulkan bahwa jenis kelamin (seks) merupakan ciptaan Tuhan (hukum Alam) yang sifatnya tidak dapat diubah atau ditukar, dan sudah menjadi kodrat tiap manusia.

Apa itu Gender dan Bentuk - Bentuknya ?

Jika jenis kelamin (seks) merupakan hal yang kodrati, dan merupakan pemberian Tuhan, maka berbeda dengan pengertian gender.

Mengutip Mansur Fakih (2006) bahwa gender adalah sifat yang melekat pada laki-laki dan perempuan yang dikonstruksi secara sosial dan kultural.

Misalnya, kelompok masyarakat tertentu mengkonstruksi bahwa seorang perempuan itu idealnya lemah lembut, emosional, atau keibuan. Sementara laki-laki itu idealnya perkasa, kuat, rasional, jantan, atau kebapakan.

Atau secara fungsi sosial, seorang perempuan itu idealnya berfungsi di ranah domestik (sumur, dapur dan kasur), sedangkan laki-laki berfungsi di ranah publik, mencari nafkah hingga mengurus politik pemerintahan.

Semua karakter dan peran tersebut dapat saling dipertukarkan dan berubah sesuai konteks zaman dan masyarakatnya.

Misalnya bagi masyarakat Minangkabau yang menganut sistem sosial matrinial, dimana posisi sosial perempuan lebih tinggi daripada laki-laki. Sumber ekonomi dan pemanfaatannya seluruhnya berada di tangan perempuan (bundo kanduang).

Beda cerita lagi bagi masyarakat suku Yahray di Irian. Peran sosial antara laki-laki dan perempuan itu setara. Mulai dari membuat perahu, menangkap ikan, hingga berkelahi dilakukan oleh keduanya (J. Booelars, 1986)

Sementara pada masyarakat Bugis yang mengakui 5 gender menempatkan kelompok Bissu sebagai posisi sosial tertinggi. Ia memiliki peran vital sebagai penasehat spiritual di masa kerajaan dan dianggap manusia suci.

Maka dalam hal ini, gender seseorang tidak ditentukan berdasarkan jenis kelaminnya, tetapi lebih kepada bagaimana sistem norma sosial-budaya yang berlaku dan bagaimana seseorang itu menghayati dan menjalaninya.

Nah bicara soal gender, kini terjadi perkembangan identitas gender, di luar laki-laki dan perempuan, yang perlu kamu ketahui;

  • Cisgender : Sebutan bagi seorang yang merasa bahwa identitas gender dirinya sejalan dengan jenis kelamin yang ia miliki sejak lahir.
  • Transgender : Sebutan bagi seseorang yang merasa bahwa identitas dirinya berbeda dari jenis kelamin mereka.
  • Non-biner (Queer) : Istilah bagi seseorang yang tidak ingin identitas dirinya dikategorikan sebagai laki-laki maupun perempuan.
  • Gender fluid : Sebutan bagi seseorang yang bisa berpindah dari gender satu ke gender lain dalam periode waktu tertentu, misal dalam hitungan hari, bulan, tahun atau dekade.

Lalu Apa Perbedaan Gender dan Jenis Kelamin (seks) ?

Setelah membaca penjelasan di atas, dapat ditarik beberapa kesimpulan di antaranya;

Ciri - Ciri

Gender

Jenis Kelamin

Asal Pembentuk

Konstruksi Sosial - Budaya

Faktor Biologis (Pemberian Tuhan/Alam)

Sifat

Berubah sesuai zaman

Permanen

Pembeda

Status dan Peran Sosial Seseorang

Tampilan fisik seseorang

Jenis

Beragam dan berkembang

Laki-laki dan Perempuan

Perlu dicatat bahwa membincang gender tidak sama dengan membincang soal masalah perempuan saja, tetapi harus mencakup baik laki-laki maupun perempuan guna mencapai Indeks Pembangunan Gender yang dicita-citakan.

Sehingga tatkala isu gender dengan segala spektrum pro-kontranya dibawa ke ranah kehidupan yang lebih luas seperti pendidikan, pekerjaan, dan politik pemerintahan, maka seyogyanya kita melibatkan seluruh jenis gender yang ada.

Sebagai catatan akhir, setelah kita memahami perbedaan antara jenis kelamin (seks) dan gender, harapannya adalah kita semakin terbuka akan keberagaman gender yang ada dan mampu menempatkan sesuai konteks sosial-budayanya.

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Achmad Faizal lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Achmad Faizal.

Terima kasih telah membaca sampai di sini