Pebalap Sepeda Gunung Indonesia Berprestasi di Kejuaraan Internasional Korea Selatan

Pebalap Sepeda Gunung Indonesia Berprestasi di Kejuaraan Internasional Korea Selatan
info gambar utama

Olahraga balap sepeda gunung berhasil menorehkan prestasi untuk Indonesia. Kali ini, para atlet Indonesia meraih medali dalam turnamen internasional di Korea Selatan.

Tim balap sepeda gunung (MTB )Indonesia tampil dalam Asian Continental Championships (ACC) 2022 di Suncheon, Korea Selatan. Di ajang yang digelar pada 19-23 Oktober itu, Indonesia meraih dua medali perak dan satu perunggu.

Dua medali perak diraih lebih dulu pada Jumat (21/10). Atlet yang menyumbangkan kedua medali perak tersebut adalah Merah Putih Feri Yudoyono yang tampil di Cross Country Olympic (XCO) Junior Putra dan Sayu Bella Sukma Dewi di nomor XCO Under 23 Putri.

Sehari kemudian, giliran Zaenal Fanani yang menyumbang medali perunggu. Ia tampil pada nomor XCO Elite Putra yang bergulir, Sabtu (22/10).

Bibit muda dan peluang Indonesia

Bagi tim MTB Indonesia, pencapaian di ACC 2022 ini adalah hal yang sangat berharga. Sebab, Indonesia menjadi punya peluang untuk ambil bagian di Olimpiade Paris 2024.

"Di Men Elite Zaenal Fanani mendapatkan perunggu dan membuka peluang menuju Olimpiade," ujar Manajer Timnas Balap Sepeda Indonesia Budi Saputra kepada Antara.

Di samping itu, ada satu hal positif lain. Indonesia kini memiliki bibit potensial atlet muda yang bisa diasah untuk lebih berprestasi di masa depan.

"Yang menggembirakan untuk masa depan Timnas MTB XCO, kita mempunyai atlet muda potensial di Women U23 dan Men Junior yang meraih perak yakni Sayu Bella dan Fery Yudoyono," lanjut Budi.

Sayu Bella finis di urutan kedua dengan catatan waktu 1 jam 13,15 menit. Torehan Sayu Bella hanya kalah dari atlet Jepang Akari Kobayashi menjadi yang mencatatkan waktu 1 jam 09,10 menit.

Lalu Fery Yudoyono mencatatkan waktu 56 menit 25 detik. Ia hanya kalah dari Sho Takahashi dari Jepang yang mencatatkan watu 54 menit 14 detik.

Sementara itu, Zaenal Fanani yang finis urutan ketiga mencatatkan waktu 1 jam 30,31 menit. Dua pebalap yang unggul di depannya adalah Riki Kitabayashi dengan catatan waktu 1 jam 29,30 menit serta Mino Kim dengan 1 jam 30,05 menit.

Untuk bisa menyumbang atlet di Olimpiade, Indonesia harus terus berprestasi di ajang-ajang internasional yang sekalius menjadi kualifikasi bagi pesta olahraga multievent terbesar dunia itu.

Ada kuota masing-masing 34 atlet pria dan wanita yang tersedia. Setiap negara bisa menyumbang dua atlet pria dan wanita.

Selain Jadi Tuan Rumah MotoGP 2021, Pesona Lombok Memang Menawan



Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan A Reza lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel A Reza.

AR
SA
Tim Editor arrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini