Fakta Absennya 3 Kepala Negara Anggota G20 Pada KTT di Bali

Fakta Absennya 3 Kepala Negara Anggota G20 Pada KTT di Bali
info gambar utama

Puncak Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 Indonesia tengah berlangsung dari kemarin dan akan berakhir hari ini (16/11/2022). Sebanyak 17 delegasi telah berkumpul di Nusa Dua Bali untuk mengikuti serangkaian agenda penting, sementara tiga kepala negara lainnya memutuskan absen dari perhelatan penuh wibawa ini.

Mereka yang tak hadir antara lain: Presiden Rusia Vladimir Putin, Presiden Brasil Jair Bolsonaro, dan Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador.

Putin telah memastikan ketidakhadirannya sejak 8 November 2022 melalui nota diplomatik yang diterima Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI dari Kedutaan Besar Rusia di Jakarta. Putin dikabarkan absen di semua agenda KTT G20, termasuk secara virtual.

Mengutip keterangan media Rusia Riamo, Sekretaris Pers Presiden Rusia Dmitry Peskov mengatakan bahwa Putin tak bisa datang karena jadwal kerja yang sibuk dan sejumlah kepentingan mengharuskannya tetap berada di Rusia.

Sebagai gantinya, Putin diwakili oleh Menteri Luar Negeri (Menlu) Rusia Sergei Lavrov yang telah bergabung bersama delegasi lain pada pembukaan puncak KTT G20 kemarin di The Apurva Kempinski Bali.

Namun, belakangan terkuak bahwa ketidakhadiran Putin sebenarnya berkaitan dengan masalah keamanan. Imbas invasi dengan Ukraina, risiko Putin menjadi objek pembunuhan meningkat secara signifikan.

Beberapa minggu lalu, Putin menerima laporan dari Badan Intelijen Asing Rusia tentang salah satu pemimpin negara peserta KTT G20 yang ingin memukul Putin dengan tangannya dalam pertemuan pribadi. Ancaman itu untuk menunjukkan bahwa Putin telah dianggap sebagai penjahat perang.

Berkenaan dengan itu, Putin tak siap mengambil risiko karena tidak ada jaminan yang jelas soal keamanan dirinya, demikian pesan tertulis Jenderal SVR dalam aplikasi Telegram, Senin (8/11/2022).

Sederet Kerja Sama Baru RI dengan Luar Negeri Berkat KTT G20

Sementara itu, Brasil diwakili oleh Menlu Carlos Franca setelah Sang Presiden dikonfirmasi tak akan berpartisipasi secara langsung ataupun virtual. Tak ada keterangan apapun terkait alasan tidak hadirnya Bolsonaro dalam pertemuan 20 negara kali ini. Namun, sejumlah media Brasil mengaitkannya dengan hasil pemilu pada 30 Oktober 2022 silam.

Menurut laporan The Brazilian Report, sejak kalah dari rivalnya, Luiz Inacio Lula da Silva, Bolsonaro jarang terlihat tampil di depan umum. Ia juga dikabarkan absen dari media sosial untuk beberapa lama. Kemudian, data dari CrowdTangle menunjukkan, Bolsonaro mengurangi jumlah postingan harian di akun pribadinya secara drastis.

Di samping itu, terkait ketidakhadiran pemimpin Mexico, kantor berita Mexico News Daily melaporkan, Menteri Luar Negeri Marcelo Ebrard akan datang sebagai perwakilan karena Presiden Lopez Obrado lebih nyaman berada di rumah. Hal serupa juga diungkapkan Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan bahwa sepengetahuannya, pemimpin Mexico itu hampir tak pernah keluar dari negaranya.

Nusa Dua Bali, Ini Alasannya Jadi Tempat KTT G20

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Afdal Hasan lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Afdal Hasan.

AH
SA
Tim Editor arrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini