Melihat Keindahan Patung Bawah Laut Bali Selamatkan Terumbu Karang

Melihat Keindahan Patung Bawah Laut Bali Selamatkan Terumbu Karang
info gambar utama

Terumbu karang selama ini menjadi habitat bagi seperempat kehidupan laut di dunia. Lebih dari satu juta spesies menggantungkan hidup padanya. Tak hanya sebagai tempat tinggal, tapi ia juga menyediakan makanan, berperan mengunci karbon, tempat berlindung dan berkembang biak. Jika terumbu karang hilang, keanekaragaman hayati laut bakal hancur. Banyak ikan yang akan musnah.

Data National History Museum Inggris pada 2021 menunjukkan, area yang ditumbuhi terumbu karang di seluruh dunia telah berkurang 50 persen sejak 1957. Fenomena ini mendorong sejumlah aktivis di Bali untuk bergerak menyelamatkan ekosistem laut, salah satunya dengan meletakkan patung-patung di bawah laut untuk melahirkan terumbu karang. .

1. Bask Nest, Gili Meno

Seorang pematung asal Inggris Jason deCaires Taylor meletakkan 48 patung sosok manusia di dasar laut Gili Meno, sebuah pulau antara Bali dan Lombok. Semua patung itu terlihat berdiri bersama dan meringkuk di tanah. Inilah cara Jason untuk mengembalikan terumbu karang dan menyelamatkan ekosistem bawah laut.

Patung itu terbuat dari beton berpH netral, ramah lingkungan, dan dicetak menggunakan cetakan orang sungguhan. Dalam setahun, lautan telah mengubah patung-patung itu menjadi terumbu karang.

Patung-patung Jason telah menghuni laut Karibia, Kepulauan Canary, dan Sungai Thames di Inggris. Tujuannya sama, untuk memperbaiki ekosistem terumbu karang.

Mengutip The Reef World Foundation, Tak hanya bagi biota laut, kemusnahan terumbu karang juga mempengaruhi kehidupan manusia. Kelangkaan ikan akan menyulitkan para konsumennya. Pendapatan pariwisata bahari mungkin akan jauh menurun sebab keberadaan terumbu karang menyumbang 36 miliar dolar bagi 100 negara setiap tahun.

Kemudian, garis pantai akan rentan mengalami erosi akibat tidak ada lagi terumbu karang yang selama ini bekerja sebagai penyangga gelombang laut. Pekerjaan medis pun ikut terganggu karena kehilangan sumber obat penyakit berbahaya, seperti kanker, alzheimer, dan penyakit jantung.

Transplantasi Terumbu Karang, Langkah Apik Untuk Laut Indonesia

2. Teluk Jemeluk, Karangasem

Berikutnya ada galeri bawah laut Teluk Jemeluk (Jemeluk Bay) yang menyimpan patung manusia karya seniman Indonesia, Wayan Winten dan Eddi Prabandono. Galeri itu terletak di Amed, Bunutan, Abang, Karangasem, Bali.

Di kawasan ini terdapat beberapa patung kepala bayi raksasa, dewi, putri duyung, peti harta karun, dan barong atau raja roh Bali. Di samping itu, galeri Teluk Jemeluk terkenal dengan kotak suratnya yang sudah ada sejak dulu. Pengunjung bisa membeli dulu kartu pos tahan air ke toko terdekat, kemudian menyelam, memasukkan kartu itu ke kotak surat, dan berfoto ria.

3. Bio-Rock Reef, Pemuteran

Penyelamatan terumbu karang turut dilakukan oleh Yayasan Karang Lestari. Melalui proyek Bio-Rock Reef, upaya restorasi terumbu karang ini termasuk paling sukses di dunia. Terumbu buatan yang berada di lepas pantai Teluk Pemuteran Bali ini memiliki luas 20.000 m2. Di sana terdapat selusin lebih pembibitan karang pada struktur logam cegum yang dialiri arus listrik rendah untuk merangsang pertumbuhan karang.

Lokasi spesifik Bio-Rock Reef terletak di Biorock Center, Banjar Loka Segara, Desa Pemuteran, Buleleng, Bali. Patung-patung yang ada di Bio_Rock Reef antara lain: kubah raksasa, bunga teratai, sepeda, dan patung dewa Budha Hindu. Pengunjung dapat berdonasi dengan menanam pecahan karang kecil di sana untuk melahirkan bayi karang.

Keberkahan Petani Rumput Laut Wakatobi dalam Memanen Masa Depan

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Afdal Hasan lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Afdal Hasan.

AH
SA
Tim Editor arrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini