Transplantasi Terumbu Karang, Langkah Apik Untuk Laut Indonesia

Transplantasi Terumbu Karang, Langkah Apik Untuk Laut Indonesia
info gambar utama

Indonesia kaya akan daerah perairan. Laut-laut yang tersebar diberbagai wilayah ini pun sungguh menawan. Mungkin beberapa memang dalam kondisi yang tak baik, tetapi adanya gerakan untuk melakukan transplatasi terumbu karang jadi langkah tepat untuk memperbaikinya.

Transplantasi karang merupakan teknik rehabilitasi lingkungan laut dengan tujuan agar kekayaan alam dibawah laut terus bisa terjaga dan lestari. Ketika melakukan transplantasi karang itu artinya Kawan ikut serta melestarikan hewan dan tumbuhan laut agar jauh dari ancaman kepunahan.

Keseimbangan dalam perairan pun juga terjadi hingga keanekaragaman hayati serta industri pariwisata yang turut bangkit. Mengingat Indonesia unggul dalam bidang pariwisata dan pariwisata dalam bidang laut atau perairan jadi salah satu kebanggaan yang dimiliki.

Contohnya saja raja ampat, taman laut bunaken, wakatobi, hingga kepulauan seribu yang terkenal akan keindahan laut yang memiliki air jernih, hidup banyak biota laut, dan tentunya kaya akan terumbu karang.

Selain itu, tentu Kawan tak asing dengan fakta dari terumbu karang yang jadi tempat kehidupan bagi beraneka ragam biota laut, diantaranya ikan-ikan kecil, kerang-kerangan, bintang laut, bulu babi, teripang, dan masih banyak lagi.

Dengan banyaknya terumbu karang dalam laut hal ini akan memberikan manfaat dalam hal lingkungan, diantaranya.

  1. Pelindung Ekosistem Sekitar

Tak hanya melindungi biota laut, terumbu karang jadi pelindung bagi ekosistem hutan bakau, misalnya. Untuk menjaga daratan agar tak terkena langsung oleh deburan ombak pantai, terumbu karang bisa meminimalisirnya sehingga abrasi tak kerap terjadi.

  1. Sumber Keanekaragaman Hayati

Jika Kawan mengira kalau hewan maupun tumbuhan di daratan lebih menarik daripada apa yang ada dilaut, maka itu tak sepenuhnya benar. Di dalam laut hidup miliaran jenis-jenis hewan maupun tumbuhan yang unik dan menarik. Spesies dalam laut pun cenderung mempunyai tingkat ketahanan hidup yang lebih tinggi.

Dapat dikatakan sudah mulai banyak komunitas lingkungan atau lainnya yang menggerakkan aksi transplantasi karang. Namun, ditemui pula banyak komunitas diluar fokus lingkungan, seperti project ulang tahun suatu idol yang mana para penggemar menjadikan kegiatan transplantasi karang sebagai project utamanya.

Berikut ini tahap-tahapan untuk melakukan Transplantasi karang

  1. Mengidentifikasi Sumber Karang
  2. Melakukan Pembiakan Pada Terumbu Karang
  3. Mentransplantasi Terumbu Karang
  4. Pengawasan dan Pemeliharaan Karang yang Sudah di Transplantasi

Jadi, ketika terumbu karang sudah di transplan dengan cara diikat pada substrat atau ditanam pada lubang terumbu, maka setelahnya tak langsung dilepas atau dibiarkan begitu saja melainkan dilakukan pengawasan untuk melihat apakah karang berhasil hidup.

Kemudian dilakukan pemeliharaan guna melihat adakah benda-benda lain yang mengganggu karang, seperti sampah plastik, echinodermata maupun jikalau ditemukan bibit karang yang lepas.

Transplantasi terumbu karang jadi hal yang patut generasi manapun pahami bahwasannya laut Indonesia perlu dijaga salah satunya dengan cara transplantasi karang karena banyak ditemui wilayah-wilayah perairan yang kotor, tak sehat, dan tak layak bagi biota laut.

Dengan begitu, gerakan transplantasi karang harus terus diusung agar ini bisa menjadi kesadaran bersama. Tidak hanya komunitas lingkungan atau pecinta laut saja, tetapi seluruh pihak yang ada karena transplantasi karang begitu bermanfaat bagi lingkungan dan kehidupan manusia sekitar.

Referensi: Merdeka | Rimba Kita

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

AD
KO
Tim Editor arrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini