Buah Merah, Tanaman Endemik Papua dengan Berbagai Keunikannya

Buah Merah, Tanaman Endemik Papua dengan Berbagai Keunikannya
info gambar utama

Tahukah kamu terdapat buah tradisional khas Indonesia yang tersebar di Papua?

Buah satu ini termasuk tanaman endemik dan dapat dengan mudah ditemukan jika kamu berkunjung ke Pulau Papua. Buah ini banyak dimanfaatkan oleh masyarakat Papua sebagai penggerak ekonomi mereka.

Oleh karena itu, yuk simak beberapa informasi menarik mengenai Buah Merah asal Papua ini!

Buah Merah (Pandanus conoideus) merupakan buah tradisional yang berasal dari pulau Papua khususnya di daerah pegunungan Papua. Masyarakat Papua khususnya Wamena menyebut buah ini kuansu dan sekilas buah ini hampir mirip dengan buah sukun dari keluarga nangka-nagkaan namun dengan keunikan pada kulit buah ini yang berwarna merah.

Buah ini juga tersebar banyak di daerah Papua seperti Lembah Baliem sampai Pengunungan Arfak dan masyarakat Papua selalu menyajikan Buah Merah saat Pesta Adat Bakar Batu dan dikonsumsi sebagai makanan sehari-hari.

Buah Merah, Pohon Pandan Besar yang Berbuah Merah

Pohon Buah Merah Papua yang seperti tanaman panda dengan kulit buahnya yang berwarna merah terang

Sesuai dengan namanya, Buah Merah memiliki warna merah pada kulit yang menyelimuti daging buahnya. Buah Merah tumbuh besar dengan panjang sekitar 100 cm dengan berat sekitar 7,5 kg dan memiliki ujung yang tumpul dengan bentuk silinder. Saat mencapai kematangan buah, Buah Merah berubah warna dari hijau menjadi berwarna merah terang.

Daun dari pohon Buah Merah ini berbentuk lanset sungsang seperti daun pandan dengan warna hijau tua dan bagian ujungnya yang runcing serta memiliki tepi daun yang berduri. Bunga Buah Merah berbentuk menyerupai bonggol lonjong berbentuk silinder dan terbungkus oleh braktea dengan warna kekuningan dan kepala putih yang pipih agak lebar berwarna kehitaman.

Batang Buah Merah berbentuk seperti batang pandan dengan bentuk lonjong meninggi dan tumbuh mengelompok dengan kerapatan 12-30 individu setiap rumpun., batang ini ditopang dengan akar tunjangnya yang pangkalnya keluar dari batang yang berada di permukaan tanah.

Umumnya, usia pertumbuhan Buah Merah ini dapat mencapai 10 tahun dan akan mulai berbuah pada usia 3 atau 4 tahun dengan umur buah sampai panen 3-4 bulan. Buah Merah juga berbuah sepanjang tahun sehingga Buah Merah ini menjadi salah satu komoditi pangan penting bagi masyarakat Papua.

Tanaman Endemik di Pegunungan Papua

Buah Merah Papua, Tanaman endemik yang menjadi komoditi pangan dan budidaya di Provinsi Papua

Tanaman Buah Merah merupakan tanaman endemik dan hanya dapat ditemukan di daerah Papua saja. Penyebaran buah ini pun tergolong luas meliputi daerah Lembah Baliem, Wamena, sampai Pegunungan Arfak Papua Barat.

Walaupun penyebarannya hanya di sekitar Papua saja, kamu tidak perlu khawatir jika ingin mengkonsumsi buah ini karena bukan termasuk tumbuhan langka ataupun tumbuhan yang dilindungi di Indonesia. Buah ini juga menjadi salah satu tanaman pertanian yang aktif dibudidaya di wilayah Papua.

Baca juga buah asli Papua lainnya: Mengenal Matoa, Tumbuhan Berbuah Manis Asal Papua

Cara Memakan Buah Merah

Pengolahan Buah Merah Papua yang diambil minyaknya atau dijadikan saus untuk sagu dan ubi

Buah Merah dapat dikonsumsi dengan cara dimakan langsung namun kamu juga dapat mengolah buah ini dengan merebusnya, memanggang, atau dimasak di dalam oven. Masyarakat Papua seringkali memanfaatkan ekstrak minyak Buah Merah sebagai sumber minyak dan saus untuk olahan sagu dan ubi jalar, selain itu minyak Buah Merah juga digunakan sebagai obat tradisional masyarakat lokal.

Kini, perkembangan Buah Merah dalam pangan fungsional juga sudah berkembang secara luas. Pasta Buah Merah yang merupakan hasil samping dari ekstraksi minyaknya digunakan sebagai bahan baku pembuatan permen Buah Merah serta teksturnya yang kental dapat digunakan juga sebagai bahan baku pembuatan selai dan es krim.

Baru-baru ini juga telah berkembang juga minuman Ready-to-Drink yang berasal dari Buah Merah dengan rasanya yang asam dan manis. Jika kamu ingin kepo dan ingin mencicipi seperti apa rasa Buah Merah, minuman ini dapat menjadi solusinya.

Sebagai pangan fungsional Buah Merah juga memberikan efek yang baik untuk tubuh. Buah Merah diketahui memiliki pigmen betakaroten dengan kadar berkisar antara 123-4583 ppm sebagai pewarna dan antioksidan alami serta sumber provitamin A bagi tubuh. Buah ini juga mengandung omega 3, omega 6 ,dan omega 9 serta vitamin E terutama alpha-tokoferol yang baik bagi pertumbuhan otak.

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Rizky Phyar Saiputra lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Rizky Phyar Saiputra.

Terima kasih telah membaca sampai di sini